<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567</id><updated>2012-02-13T11:51:22.371+07:00</updated><category term='berita'/><category term='buku'/><category term='islam'/><category term='Lomba'/><category term='bisnis'/><category term='puisi'/><category term='artikel'/><category term='cerita'/><category term='internet'/><category term='bahasa-sastra'/><category term='komputer'/><category term='kisah'/><category term='curhat'/><category term='film'/><category term='Resensi'/><category term='blog'/><category term='Fanfiction'/><category term='hikmah'/><title type='text'>torehan may</title><subtitle type='html'>alami, temukan, renungi, dan bagikan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>324</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-2561190644023598506</id><published>2012-01-31T11:22:00.000+07:00</published><updated>2012-01-31T11:22:18.113+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Pengejaran</title><content type='html'>DUAAKKK!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ARGH!" Tubuhku terlempar ke sudut ruang dingin itu. Lelaki yang menendangku--meski aku perempuan--hingga aku seperti ini nampak terengah-engah. Seragam ketat yang dipakainya sepertinya membantu gerakan-gerakan tadi. Kugunakan punggung tangan kananku untuk mengelap cairan anyir di sudut bibir. Oke, aku berdarah. Segera aku berdiri dan menatap nyalang padanya, lelaki yang tingginya 15 cm melebihiku sepertinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TRRRR TRRRR segera kami berdua sama menoleh ke sumber suara, jendela ruangan. Kami melihat ada capung besi terbang mendekati bangunan kami. Aku tak tahu apakah helikopter itu ada di pihakku atau pihak lelaki itu. Tapi rasa ingin tahu itu seketika menghilang setelah aku tahu bahwa salah seorang di dalam helikopter itu berpakaian seperti penendangku. Yah, aku dalam keadaan terjepit. Kulihat lelaki itu berjalan menuju jendela, mendekat, sama mendekatnya helikopter itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ikut aku" ucap lelaki itu. Kejadian yang begitu cepat dan TEPP! tanganku sudah ada di dalam genggamannya. Aku ikut melompati jendela bersamanya, ada sesuatu dalam diriku yang mengatakan bahwa tindakan ini benar. Tak perlu waktu lama hingga kami berada di dalam helikopter, bersama teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau bawa dia?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yeah. Aku yakin dia berguna...dan dia bukan bagian mereka, cuma alat," jawab lelaki yang masih saja menggenggam tanganku. Eh? Alat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiranku melayang pada kejadian awal semua ini. Ketika aku ikut bersama kesatuan keamanan khusus mengejar lelaki ini. Tak disangka setelah perkelahian satu lawan satu aku bersamanya, aku malah disekap di bangunan tadi. Entahlah apa benar aku disekap karena aku merasa dia sebenarnya menginginkan informasi dariku. Dan entah apa dia menyebutku tawanan kalau aku diberi makan, minum, dan diajak berkisah meski berakhir seperti tadi: perkelahian satu lawan satu. Dia sejenis lelaki yang tak memilih lawan, laki-laki maupun perempuan akan dia hantam bila memang disebut musuh. Tapi, kenapa dia tadi mengajakku bersamanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BLAMM!! DUARR!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunyi keras itu mengalihkan lamunanku. APA!? Bangunan tadi hancur!?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Syukurlah, tepat waktu," ujar lelaki itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ja...jadi kau tahu?" tanyaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memangnya kau kira kami tak tahu rencana satuanmu heh?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hei, katakan. Rencana apa maksudmu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tak perlu pura-pura. Kami tahu satuanmu memasang bom di sana untuk meledakkan kami....dan juga kau."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mataku membelalak, terkejut dengan ucapannya. Tak mungkin, tak mungkin satuan keamanan khusus itu ingin membunuhku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau bohong kan?" tanyaku dengan sedikit gertakan gerahamku. Berharap ia berbohong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sayangnya, aku berkata jujur."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bohong! tak mungkin kakakku yang merencanakan ini!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hei, Nona. Kau benar-benar diperalat, ya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kakak yang merencanakan operasi ini, tak mungkin ia mengorbankan adiknya. Kau bohong."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki itu terdiam. Sementara teman-temannya ikut diam sambil sesekali menggunakan receiver sebagai alat komunikasi dengan pangkalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itulah kenapa aku tarik dirimu tadi. Kau terlalu polos, Nona. Besok malam kita akan lihat siapa yang jahat, Oke?" lelaki tadi seolah menghiburku. Kukeraskan wajahku kemudian mengangguk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku baru mendengar dari satu pihak, kan? dan kebenaran hanya akan didapat bila kedua belah pihak menyatakan semua sejujurnya. Aku hanya akan bersiap untuk esok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;_+_+_+_+_+_+_+_+_+_+_&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini lelaki itu mengajakku menyamar, menemaninya sebagai pasangan bangsawan di sebuah pesta. Kami mendapat kabar bahwa malam ini akan ada operasi yang dipimpin kakakku. Segera kupakai gaun selutut dan jaket berbulu warna hitam, sedangkan lelaki itu memakai setelan jas berwarna abu-abu tua. Aku memeluk lengannya kala kami memasuki gedung Hurric. Karpet merah yang menyambut kami segera saja menjadi alas menapaknya kakiku, juga kakinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berdirinya Hurric" Begitu kubaca sebuah tulisan berpigura di salah satu bagian gedung itu. Semua tamu berpesta, dan kami tidak terlalu membaur dengan mereka, hanya bersama Bangsawan Kazardov saja kami berbincang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu piagam negara untuk gedung ini, Nona," ujar lelaki itu berbisik di telingaku. "Kau sebaiknya melirik layar berjalan di sebelahnya," lanjutnya. Mataku mengikuti perintahnya. Ada tulisan di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Lelaki Terbunuh di Kebun Samping Gedung Hurric&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu isi tulisan di layar tersebut. Saat itu kulihat sekitar kami tak ada siapapun. Berdua aku dan lelaki itu bersegera ke kebun samping. Kupeluk erat lengannya, agak ngeri membayangkan apa yang akan terjadi. Aku tak berharap Kakak melihatku sekarang ini. Entah kenapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami keluar gedung dan mendapati sebuah mobil ambulans memarkirkan dirinya di samping gedung Hurric. Eh? Apa baru saja terjadi? Tapi kenapa hanya ada dua-tiga mobil biasa di sini? Kenapa tak ada mobil polisi? Selain itu, kulihat tak banyak orang yang berkerumun di sekitar lokasi yang diduga tempat terjadinya pembunuhan. Lelaki yang sejak tadi kupeluk lengannya segera berkata padaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau pergi dan biarkan aku yang menyelidiki. Aku bukan detektif tapi aku harus memastikan kau aman. Masuklah ek dalam gedung, kembalilah." Dia berkata seperti itu sambil menatap dinding seng di depan kami, yang diduga sebagai lokasi pembunuhan. Tempat itu hanya terisi beberapa mobil dan tak ada apapun. Tak ada siapapun selain kami. Sangat aneh. Tapi kuturuti ucapannya dan aku melangkah berbalik menuju gedung Hurric.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di dalam gedung, langkahku menuju layar tadi. Entah kenapa aku berfirasat aneh sehingga kupercepat langkahku. Beberapa pelayan yang menawarkan minuman segera kutolak halus. Dan firasatku semakin menguat, terasa aneh ketika mataku menatap layar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya! Aneh, kenapa berita seperti itu ditampakkan pada layar seperti ini di saat orang lain tak ada? Kenapa bukan melalui pengumuman suara? Dan, kenapa tadi tidak ada orang berkerumun di lokasi pembunuhan bila benar terjadi pembunuhan? Segera kupercepat langkahku, melalui gedung yang jaraknya agak jauh ke pintu depan itu. aku ingin segera berlari, ingin segera bertemu lelaki itu, karena aku tak ingin dia dalam bahaya. Aku ingin menemuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GUK! GUK! GUK!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Argh!" teriak seseorang di depanku. Suara yang tak asing. Kulihat tubuh dua orang lelaki diikat di bagian perut, melilit lengan mereka, menjadi satu, satu dalam ikatan. Kulihat mereka sedang dikejar herder. Kulihat lelaki yang tadi bersamaku pakaiannya telah acak-acakan, tak lagi rapi. Bahkan lebam telah nampak di wajahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Argh!" teriaknya. Kuhampiri ia yang sedang dikejar herder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lelaki tua ini takut herder sehingga aku ikut ditariknya," ucap lelakiku itu tersengal. Kuhampiri herder yang menggonggong brutal ke arahku. Kupegang kepala dan moncongnya kemudian kuputar hingga herder itu tak bergerak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau, hebat juga," ujar lelakiku saat kulepaskan ikatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terima kasih."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini ulah kakakmu, kau tahu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya, aku percaya sekarang. Itu salah satu herder yang dipelihara kakak," jawabku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-2561190644023598506?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/2561190644023598506/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2012/01/pengejaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2561190644023598506'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2561190644023598506'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2012/01/pengejaran.html' title='Pengejaran'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-2377678581684444983</id><published>2012-01-28T21:03:00.000+07:00</published><updated>2012-01-28T21:03:57.613+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Curhatan Malam Minggu: Stoic, eh?</title><content type='html'>Yeah, kini aku ingin sedikit meracau, meluahkan gundah yang menggalau. ianya semakin kacau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua bermula sejak awal masuk ke kampus yang tak hijau itu. Aku merasa teman hanya menghambatku. Kurasakan pergaulan juga mengurangi semangatku. Jadi, kupilih sebuah sikap: dingin, angkuh, tak peduli pada sekitarku. Yang penting tidak mempengaruhi nilaiku. itu sudah cukup. Kegiatan kampus juga tak kuikuti karena pengalaman mengajarkan tak ada yang seidealis awal reformasi di kampus yang marak berdiri. Popularitas, itu yang diharapkan melekat pada diri, bila kegiatan ekstra diikuti. Bukankah keren berstatus ketua BEM? bukankah hebat menyandang gelar ketua forum A, sanggar B?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, aku dikenal pendiam pada setengah masa semester pertama. Tapi sebagian teman menyadarkan bahwa aku punya arti lebih dari sekadar pencari nilai di atas kertas.&amp;nbsp; Bahkan pengajar juga seolah mengatakan,&amp;nbsp; bahwa aku memiliki tugas sebagai pengingat, tugas para nabi dan wali. Terlalu mulia, eh? Oke, mungkin kurendahkan sedikit, aku memiliki tugas sebagai manusia untuk menjawab permasalahan orang lain. Dan itu hanya bisa kulakukan bila aku berinteraksi dengan mereka. Ah! Aku sudah underestimate terhadap mereka awalnya. Apa bisa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kini, aku berada di tengah mereka, tetap bertekad dengan titel: tukang tidur yang hobi baca. mungkin titel itu harus sedikit luntur karena waktuku tidak terlalu banyak untuk tidur di kampus....ya, meski aku menyukainya, merefresh otak dengan tidur dan baca, bukankah itu nikmat surga yang turun ke dunia?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-2377678581684444983?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/2377678581684444983/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2012/01/curhatan-malam-minggu-stoic-eh.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2377678581684444983'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2377678581684444983'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2012/01/curhatan-malam-minggu-stoic-eh.html' title='Curhatan Malam Minggu: Stoic, eh?'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-526281738514440367</id><published>2012-01-24T10:23:00.002+07:00</published><updated>2012-01-24T10:23:45.631+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>Rekreasi Produktif</title><content type='html'>Apa kabar liburan panjang kemarin? Seru? Bete? Atau..malah nggak  terasa liburannya? Pergi ke mana liburan kemarin? Rekreasi gitu. Pantai?  Ke rumah nenek? Xixixi, pilihan kedua mirip judul karangan semasa SD.  Atau malah ada yang ke museum? Puncak gunung?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin saya  mengisi waktu luang bersama teman-teman saya (sayang sekali salah  satunya harus cepat pulang).&amp;nbsp; Di tengah perjalanan pulang itu saya  nyeletuk pada teman saya, “Kalau punya anak nanti diajak ke pusat  peragaan kayak gini seru kali ya?” dan teman saya tertawa mendengarnya.  Kenapa saya berucap begitu? Begini ceritanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika di  pusat peragaan IPTEK, tepat kami datang saat akan ada demo peluncuran  roket air *jadi penasaran apa sama seperti ketika komunitas myQuran  mengadakan demo yang sama?*. Akhirnya kami ikut dalam jajaran penonton  demo tersebut. Dipandu seorang *err…apa ya namanya?* kakak berseragam  merah-hitam, peluncuran itu dilakukan. Di tengah demo, sang kakak  meminta partisipasi para penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hayo siapa yang mau  bantu saya memompa udara?” tanya sang kakak demonstran *akhirnya ketemu  juga istilah ini* ke arah penonton. Lalu dua anak kecil dengan langkah  malu-malu datang ke depan sore itu *halloooow, ini bukan puisi taufik  Ismail Maaayyyy*. Salah satunya memompa agar udara masuk ke dalam botol  roket-roketan, kemudian yang seorang lagi membantu menekan alat yang  disebut launcher.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah peluncuran itu, kami menuju  arena lain di dalam pusat peragaan IPTEK. Yep, saya melihat antusiame  adik-adik ketika mencoba berbagai peralatan di dalam ‘museum’ itu.  Setidaknya, mereka bukan hanya penikmat pasif berbagai hal yang ada di  depannya. Seketika saya memiliki ide untuk mengajak keponakan—atau  bahkan kelak anak—saya kelak bila kami memiliki kesempatan, ke tempat  penuh pelajaran ini. Bukan hanya pelajaran kimia, fisika, aeronautika,  tapi juga pembelajaran terkait kepercayaan diri ketika mereka dilibatkan  dalam berbagai percobaan seperti demo peluncuran roket air tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari  situlah saya berpikir, bahwa sungguh berguna bila rekreasi yang  dilakukan adalah rekreasi produktif, yang artinya kita mendapat  ‘sesuatu’ usai kita rekreasi, bukan sekadar melepas penat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Tapi,  hei, rekreasi, kan memang tujuannya untuk melepas penat May. Buat apa  rekreasi kalau menyuruh kita berpikir? Apalagi para pegawai yang memang  disibukkan dengan kejenuhan kantor masing-masing. Apa salah kalau  rekreasi pasif?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nggak salah, kok. Nggak salah, hanya,  rekreasi produktif malah akan membuat waktu kita lebih bermakna.  Semisal outbond, tempat renang, mendaki gunung sebagai contoh rekreasi  aktif nggak bikin capek mikir kan? Heuheuheu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yuk, kita  coba mengisi waktu luang dengan rekreasi produktif, terutama bila  bersama adik, keponakan, atau anak-anak. Karena hidup yang sudah indah  ini akan lebih indah bila benar-benar terisi ^^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-526281738514440367?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/526281738514440367/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2012/01/rekreasi-produktif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/526281738514440367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/526281738514440367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2012/01/rekreasi-produktif.html' title='Rekreasi Produktif'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-3744682971857674986</id><published>2012-01-21T14:03:00.001+07:00</published><updated>2012-01-21T14:11:40.583+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>You (fanfiction by reiei)</title><content type='html'>&lt;div class="acw apm" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-POmPmXUShPI/TZ6Ft4PJ1TI/AAAAAAAAAEI/A0uZMDvfF0Q/s1600/Mouri-Ran-mouri-ran-14171126-900-507.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-POmPmXUShPI/TZ6Ft4PJ1TI/AAAAAAAAAEI/A0uZMDvfF0Q/s1600/Mouri-Ran-mouri-ran-14171126-900-507.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Lalu lalang manusia memadati jalan. Tetap  sama meskipun musim berganti. Kelopak-kelopak sakura yang belum seberapa  lama mekar mulai berguguran, terbawa angin, jatuh ke tanah, dan  terinjak. Menghilang. Aroma khas musim semi menguar menembus indra  penciuman. Beberapa orang berhenti sesaat untuk mengagumi keindahan  bunga-bunga yang sedang bermekaran. Hanya sesaat. Dan diantara  orang-orang itu, adalah seorang gadis muda yang perlahan berusaha  memulai kehidupan barunya, dengan kesibukan baru, teman-teman baru,  profesi baru. Ia sudah beranjak dewasa, bukan lagi seorang siswi SMA  melainkan seorang mahasiswi. Orang-orang di sekitarnya bilang ia telah  berubah, menjadi gadis yang lebih dewasa, lebih baik hati, lebih kuat.  Tapi di dalam, ia tetap ia yang dulu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat datang, ada  yang bisa kami bantu?" tanya pelayan yang entah sudah berapa kali  mengucapkan kalimat itu pada pelanggannya yang datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kafe  yang didatamgi gadis itu mengambil konsep garden café. Meja-meja dan  payung-payung sebagai pelindung dari terik mentari tampak tersebar di  halaman hujau penuh beraneka bunga seluas 200 m2. Para pelayan dengan  pakaian ala maid dan butler café siap melayani berbagai pesanan par  pelanggan, mulai Japanese, Chinese, Italian, sampai French cuisine.  Selain itu juga disediakan berbagai jenis cake dan the serta cocktail  maupun minuman lain. Tinggal pilih saja mana yang disuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku sudah memesan tempat atas nama Mouri, Ran Mouri," jawab gadis itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelayan  tadi membuka buku besar yang ada di hadapannya, menjelajahi setiap nama  yang tertera di dalamnya sebelum akhirnya menemukan nama yang  disebutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah, selamat datang, Mouri-san," ujarnya  sebelum membunyikan bel untuk memanggil pelayan lain. "Antarkan nona ini  ke meja 21," perintahnya. "Selamat menikmati, Mouri-san."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mari  ikuti saya," ujar pelayan wanita yang kemudian membimbing Ran ke salah  satu meja di daerah yang dipenuhi bunga-bunga ayame dengan warna biru  cerah. Ada juga pohon-pohon plum dengan bunga-bunga pink yang seakan  menghias langit di atasnya. Suasananya benar-benar nyaman, membuat  siapapun akan terlena dengan semilir angin dan harum bunga musim semi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika  Ran sampai di meja yang telah disediakan untuknya, ia tertegun. Vas  kaca bening -yang permukaannya berukir-ukir- berisi air dingin, yang  menghias meja bertaplak bercorak lavender itu berisi bunga-bunga anggrek  ungu yang mempesona. Setiap tangkai dan daunnya entah bagaimana tampak  tertata dengan indah, membelit dan menyanggah satu sama lain.  Bunga-bunganya yang tengah mekar tampak menonjol di antara bunga-bunga  biru ayame ataupun pink plum dan hijaunya rumput di sekitanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Anggrek. Orchid. Ran.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rentetan  pemikiran yang berputar di kepalanya dipotong oleh panggilan sang  pelayan yang bertanya apa dia sudah siap memesan atau belum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aku  akan menunggu temanku dulu," jawabnya seraya tersenyum. Pelayan itu  mempersilahkan untuk memanggilnya kapan saja Ran siap memesan, dan Ran  membalasnya dengan anggukan dan senyuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pelayan  itu pergi, ia kembali memandangi anggrek-anggrek yang ada di hadapannya.  Mengagumi sekaligus mengobservasi. Terpikat tapi juga curiga. Ketika  arus-arus pemikiran mengalir deras dalam otaknya, saat itulah sudut  matanya menangkap adanya bunga lain di atas mejanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya,  disana, di atas piring putih datar yang ada di hadapannya, setangkai  mawar terbaring. Cuma setangkai. Setangkai mawar yang tengah mekar  sempurna. Tapi berbeda dengan bunga-bunga mawae yang ada di toko-toko  bunga, mawar ini masih lengkap dengan duri-durinya. Seakan sengaja  dibiarkan agar tak disentuh. Agar sulit untuk mendapatkan sang mawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa bunga-bunga ini mengandung suatu pesan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin.  Sangat mungkin malah. Ia sudah melewati dan mengamati beberapa meja  kosong dengan tulisan 'reserved' tadi, tapi tak ada yang memiliki  penataan seperti ini. Ya, pasti ada pesan di baliknya. Tapia pa? Dan  dari siapa? Untuk apa? Ran memutar otaknya. Berusaha kesar mencari  pengetahuan tentang bunga-bunga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahasa bunga? Ya, pasti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setangkai  mawar… Satu-satunya arti yang dapat dipikirkannya adalah pernyataan  cinta. Cinta… Perasaan yang sudah lama tak ia rasakan lagi. Perasaan  yang berusaha ia kubur rapat-rapat dalam hatinya seiring menghilangnya  satu-satunya orang yang ia cinta. Otaknya menolak keras untuk mengingat  masa lalu itu, tapi hatinya tak mampu dihentikan. Dan potongan-potongan  kejadian 4 tahun silam itu menyerbu ingatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Empat  tahun lalu, kekacauan besar terjadi. Ia tidak benar-benar tahu apa yang  terjadi atau apa yang menyebabkannya. Yang ia tahu, maut seakan  mengintai Tokyo, dan Beika khususnya. Korban-korban berjatuhan. Udara  dipenuhi teror. Ia seakan berada di dimensi lain, seakan kedamaian  hari-harinya –jika kasus-kasus yang terjadi dihadapannya tidak dihitung–  selama ini hanyalah semu. Dan lagi, teror yang terasa empat tahun lalu  itu lebih besar dari semua kasus yang pernah dihadapainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekacauan  yang berlangsung selama sebulan penuh itu hampir menjebol pertahanan  mentalnya. Melihat orang-orang yang dikenalnya terluka membuatnya hampir  kehilangan kewarasannya. Sniper. Bom. Kejar-kejaran. Darah. Luka. Mati.  Conan yang terus-menerus meminta maaf padanya, entah kenapa. Ayahnya  yang hampir kehilangan nyawa. Ai yang terlihat sangat ketakutan.  Profesor Agasa yang berjuang melindungi anak-anak. Polisi-polisi yang  gugur. Dan bahkan ia sendiri hampir kehilangan nyawanya. Ya, ia sempat  mengalami koma selama beberapa minggu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ia tersadar  di bangsal rumah sakit yang serba putih, semuanya telah usai. Keadaan  telah kembali normal. Ia mendengar soal organisasi yang berhasil dipukul  mundur, tapi tak seorangpun mau menjelaskannya. Mereka mengatakan  keadaan sudah aman, tapi wajah mereka menunjukkan bahwa masih ada yang  harus diwaspadai. Dan saat ia telah pulih sepenuhnya, ia menyadari hal  yang lebih menyakitkan. Conan tidak ada. Ia tidak akan tinggal lagi  bersamanya. Mereka bilang Conan sudah kembali tinggal bersama orang  tuanya. Pergi tanpa mengucapkan apapun padanya. Tanpa memberitahunya.  Tanpa bisa dihubungi olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh dan satu lagi. Kediaman  Kudo telah dijual. Mereka telah pindah. Ke antah berantah. Tak seorang  pun tahu. Atau lebih tepatnya, tak ada seorang pun yang mau  memberitahunya kalaupun mereka tahu. Pemuda itu kini benar-benar pergi,  menghilang. Tanpa meninggalkan alamat. Tak mengucapkan salam perpisahan.  Bahkan tak menemuinya sama sekali. Sakit. Itu yang dirasakannya. Seakan  dicampakkan begitu saja. Seakan dikhianati…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia ingat, di  hari pertama ia keluar dari masa komanya, ketika ia baru saja memperoleh  sebagian kesadarannya, ia samar-samar memndengar suara pemuda yang  dicintainya itu, pemuda yang kini meninggalkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf  Ran, gara-gara aku kamu jadi seperti ini. Aku tak bisa melindungimu. Aku  tak berguna untukmu. Keberadaanku di sampingmu hanya akan menempatkanmu  dalam bahaya. Karenanya… akan lebih baik jika aku menghilang dari  kehidupanmu. Kumohon, lupakan saja aku. Berbahagialah tanpaku. Selamat  tinggal, Ran…"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Aishiteru."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Refleks Ran  memalingkan wajah ke sumber suara itu, berharap bahwa sang detektif akan  berdiri disana, berharap mata biru seindah langit luas itu akan  menatapnya, berharap—&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah, Matsuoka-kun, duduklah," ujarnya agak serak, mempersilahkan teman sekelasnya -yang tengah ditunggunya- duduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia  merasa sangat bodoh karena berharap akan bertemu lagi dengan pemudah  yang sudah empat tahun menghilang tanpa kabar. Empat tahun. Itu bukan  waktu yang singkat. Tapi juga tak terlalu lama, karena toh ternyata ia  masih belum bisa melupakan segala hal tentangnya. Ia bahkan tak yakin  akan sanggup melupakan sosok pemuda itu seumur hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ran… kamu menangis?" tanya pemuda yang bernama Matsuoka itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Eh?"  tangan Ran menyeka ujung matanya yang ternyata sudah tergenang air  mata. "Ah, tadi anginnya agak kencang, jadi ada beberapa kelopak bunga  yang terbang ke mataku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan yang cukup bagus. Tapi tak cukup meyakinkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau benar tidak apa-apa kan?" tanya pemuda itu, khawatir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ran mengangguk pasti dan mengembangkan senyum lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Duduklah. Aku sudah lapar," ujarnya diikuti senyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda  itu balas tersenyum, lalu duduk di kursi yang ada di hadapan Ran.  Mereka memanggil pelayan dan memesan beberapa makanan, lalu melanjutkan  mengobrol sambil menunggu makan mereka datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tadi kamu mengatakan sesuatu kan, Matsuoka-kun?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah…  Itu…," wajah pemuda itu tampak sedikit memerah, "Arti bunga yang ada di  hadapanmu itu. Setangkai mawar yang mekar sempurna, aishiteru. Dapat  juga diartikan I still love you, aishite…"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ran tersentak. I still love you… Apa mungkin—&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa kamu yang memesan desain meja ini, Ran?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Eh?  Bukan kok. Aku Cuma reservasi tempat saja karena waktu itu kamu bilang  ada tugas observasi sampai malam. Kukira kamu yang memesannya…"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah, sayangnya aku tak terpikir untuk melakukan hal seperti ini, mungkin lain kali…," gumamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa, Matsuoka-kun? Tidak kedengaran."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ah  tidak, kukira kamu yang memesan desainnya. Habisnya penataan meja ini  benar-benar seakan ditujukan untukmu sih, Ran. Bunga anggreknya, taplak  lavendernya, lalu mawar itu… Seakan-akan ada yang ingin menyampaikan—"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ran, I still love you…&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shinichi.  Pasti dia! Tapi… mungkinkah? Apa mungkin dia yang meninggalkanku, yang  pergi entah kemana, bisa menyiapkan semua ini untukku? Apa ini bukan  Cuma khayalanku yang terlalu merindukan sosoknya saja?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ran  berusaha kembali fokus pada percakapannya dan pemuda dihadapannya. Ia  sudah bersumpah tak akan terikat pada masa lalu lagi. Ia tak mau  melanggar itu. Tapi tak bisa diingkari, bahwa perasaan itu masih ada.  Dan bahwa ia masih terus berharap…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat makanan mereka  tiba, sang pelayan menyertakan vas kecil berisi bunga-bunga hyacinth  ungu dan putih, serta setangkai mawar pink di tengahnya. Hadiah untuk  Mouri-san karena menjadi pelanggan ke 5000, tapi Ran meragukan alasan  itu. Ia membisikkan sesuatu ke telinga pelayan itu, dan pelayan itu lalu  pergi setelah member sebuah senyuman penuh arti pada Ran. Ia tahu arti  bunga itu. Dan ia juga tahu, bahwa ketika ia sampai di rumah nanti, ia  pasti akan menangis sepanjang malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;I'm sorry. I'll pray for your happiness.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara  itu, sesosok pemuda tampak mengamati gadis itu dari salah satu jendela  kantor manajer café, yang bangunannya seakan menjadi dinding pembatas  dengan dunia luar. Wajahnya mengukir senyum kecil, senyum tulus dari  dasar hatinya, meski perih rasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf karena aku tak  bisa berada di sampingmu, Ran. Dan maaf karena aku tak bisa  menghilangkan perasaanku padamu. Sebagian anggota organisasi itu masih  berkeliaran di luar sana, dan aku tidak bisa membiarkanmu terluka lagi  jika berada di dekatku. Aku akan memastikanmu aman dari jauh. Karenanya,  berbahagialah tanpaku Ran, untukku juga."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tertatih  dan berpegangan pada tongkat penyangganya, pemuda itu kembali ke  mejanya, melanjutkan pekerjaannya. Saat itulah seseorang mengetuk pintu  kantornya. Ia mempersilahkannya masuk, dan kemudian seorang pelayan  meletakkan setangkai bunga tsubaki putih di atas meja kerjanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari meja 21," ujar pelayan itu sebelum menghilang keluar ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemuda itu hanya dapat terpaku di tempatnya berdiri, menatap lekat pada bunga yang kini tergeletak di atas meja kerjanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note:&lt;br /&gt;Bahasa bunga, adalah bahasa yang menggunakan bunga sebagai lambangnya. Yang dipakai dalam fic ini antara lain:&lt;br /&gt;Ayame (Iris): good news; plum: beauty; longevity&lt;br /&gt;Lavender: devotion&lt;br /&gt;Ran/Orchid/Anggrek: love; beauty; refinement&lt;br /&gt;Setangkai mawar yang mekar sempurna: I love you; I still love you&lt;br /&gt;Hyacinth ungu: I'm sorry; please forgive me; sorrow&lt;br /&gt;Hyacinth putih: loveliness; I'll pray for you&lt;br /&gt;Tsubaki (carnation) putih: waiting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: www.fanfiction.net &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-3744682971857674986?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/3744682971857674986/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2012/01/you-fanfiction-by-reiei.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/3744682971857674986'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/3744682971857674986'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2012/01/you-fanfiction-by-reiei.html' title='You (fanfiction by reiei)'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-POmPmXUShPI/TZ6Ft4PJ1TI/AAAAAAAAAEI/A0uZMDvfF0Q/s72-c/Mouri-Ran-mouri-ran-14171126-900-507.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-3026646311812701546</id><published>2012-01-17T10:03:00.003+07:00</published><updated>2012-01-17T10:04:14.522+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>cuma manusia</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div&gt;Kemarin adalah hari  pertama saya ujian, dan kemarin adalah saat dimana saya mengingat suatu  hal: lagu Kerispatih yang berjudul “Cuma Manusia”. Kelihatannya tidak  penting, tapi ternyata lagu itu jadi inspirasi tulisan saya kali ini.  Heh? Lintasan pikiran nggak penting gitu May, jadi inspirasi? Yuppe!  Hehehe, yuk kita mulai dengan lirik awalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Inikah yang harus kuhadapi&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Perbedaan tiada bertepi&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Mengenali keinginanmu terhadap aku&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Yang tak semuanya keinginanku&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Sadar  nggak sih kalau kita butuh teman? Pasti sadar dunk, malah ada yang  bilang kita butuh banget sahabat, yang ada dalam suka dan duka, yang  ngerti kita, yang tahu cara menghadapi kita. Coba deh mulai sekarang  kita balik, kita butuh seseorang (teman atau sahabat) untuk kita coba  pahami, untuk kita mengerti, kita pengen selalu ada buat dia, dan kita  selalu berusaha tahu bagaimana cara menghadapi dia dalam keadaan apapun.  Berat ya? Pastinya. Tapi itu di awal. Dan lama-lama kita bakalan nyadar  bahwa tiap manusia itu unik, punya banyak perbedaan karakter. Kadang  muncul ego pribadi yang merasa harus didahulukan daripada urusan  bersama. Apa itu salah? Menurut saya itu manusiawi kok, cuma jangan  keseringan, hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Terus, bagaimana cara menghadapi teman seperti itu?&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Yang  egois itu ya? Yuk tanya Naruto (lho?). Lagi-lagi menurut saya, kita  jangan menuruti ataupun menolak, dunks. Eh? Aneh ya? Hehe, nggak aneh  kok. Maksud saya, kita jangan sedikit-sedikit mengiyakan tanpa dasar  yang jelas. Masa iya temen kepengen kita nyemplung kali Ciliwung (yang  keruh dan bauuuuuu itu) terus atas nama sahabat kita laksanain gitu aja?  Nggak kan? Terus tolak? Hmm, baiknya sih kita tanya dulu alasannya.  Bisa jadi kan alasan dia minta kita nyemplung adalah untuk mengambil  harta karun VOC yang dia tahu tersimpan di dasar kali? *Euh, May mulai  lebay deh*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yeah, setidaknya kita tahu bahwa tak selamanya  teman kita adalah orang yang memiliki keinginan yang sama seperti kita.  Seringkali kita dapati teman kita meninggikan ego pribadinya. Tapi itu  tak lantas kita jadikan alasan untuk meninggalkannya kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Mengapa tak pernah kita coba&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Selaraskan rasa dalam jiwa&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Ini diriku dan begitulah dirimu&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tak pernah sempurna, cuma manusia&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Lirik  di atas sudah gamblang menjelaskan solusinya. Jadi, ketika ada teman  kita atau sahabat kita yang muncul ego pribadinya, selama itu bukan hal  prinsipil secara agama, kenapa kita harus marah padanya? Kita memang  makhluk sempurna di antara semua makhluk, tapi sebagai manusia kita  bukan manusia sempurna kan? Kita hanya bisa menjalani wewarna kehidupan  yang tercipta untuk dilaksanakan kan? Dan pertengkaran kecil bersama  teman, jadikan itu satu dari sekian warna hingga akhirnya, beberapa  tahun kemudian kita bersama tertawa mengingat polah unik itu, tertawa  bersama dia yang pernah marah-marahan.&amp;nbsp; Oke, saya selesaikan lirik  lagunya, ya. Sampai jumpa ^^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Seharusnya yang terjadi s’lalu dapat disadari. Dua beda kan saling menyatu, bukan ‘tuk diri sendiri&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Bila sampai hari ini masih ada cinta yang membuat kita satu, ini semua anugerah Yang Kuasa&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Kita cuma manusia yang dianugerahkan cinta oleh Yang Kuasa&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;*Cuma manusia-kerispatih&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-3026646311812701546?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/3026646311812701546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2012/01/kemarin-adalah-hari-pertama-saya-ujian.html#comment-form' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/3026646311812701546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/3026646311812701546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2012/01/kemarin-adalah-hari-pertama-saya-ujian.html' title='cuma manusia'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-8251498615715513775</id><published>2012-01-11T20:19:00.001+07:00</published><updated>2012-01-11T20:19:04.434+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>[cermin] Kau Tahu?</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:OfficeDocumentSettings&gt;   &lt;o:AllowPNG/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:EnableOpenTypeKerning/&gt;    &lt;w:DontFlipMirrorIndents/&gt;    &lt;w:OverrideTableStyleHps/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="&amp;#45;-"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin-top:0in; mso-para-margin-right:0in; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0in; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Kau tahu?” suara lembut yang berasal dari perempuan bernada interogatif. Ya, seorang perempuan berjilbab dengan model manis sedang menggumam. Tepatnya menggumamkan sebuah tanya pada lelaki di sebelahnya. Tak seperti biasa, perempuan itu bertanya dengan mata yang lurus menatap ke depan, bukan ke sampingnya di mana ada lelaki itu. Seolah ia bertanya pada angin. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Lelaki itu masih berusaha mencerna gumaman tadi. Apa perlu dijawab atau tidak. Sementara teras gedung perkuliahan mereka tidak seramai beberapa waktu lalu. Hanya satu-dua mahasiswa saja yang melewati mereka.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Aku pernah memiliki teman lelaki. Nyaris sepertimu,” lanjut perempuan itu, melanjut pertanyaannya tadi. Nadanya masih lembut, tapi datar. Ya, lelaki itu menyadari bahwa perempuan di sampingnya ini memiliki nada datar dalam suaranya. “Tapi ia tak berkulit putih. Ia berkulit coklat tua seperti lelaki kebanyakan. Wajahnya manis bagi kebanyakan perempuan.”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Tak sepertimu yang sulit melihat lelaki kan?” sang lelaki menyahuti. Terdengar tawa getir dari si perempuan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Ya, benar. Aku memang tak memiliki kemampuan untuk mengagumi fisik lelaki manapun, tidak juga padamu. Kau tahu? Aku bahkan tak mengerti kenapa fisik menjadi penting sebagai pemikat lawan jenis.”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Keduanya terdiam lagi. Sang lelaki sedikit melirik ke sampingnya, ingin mengetahui ekspresi wajah temannya. Hanya didapatinya perempuan itu bersila dengan tubuh bersandar di dinding luar kelas. Rania namanya, teman baru yang diketahuinya pendiam. Ia lebih sering mendapati Rania tertidur di kelas atau menikmati buku tebal. Jarang ia berbicara. Sangat jarang. Dan keadaan mereka sekarang baru terjadi akhir-akhir ini. Sejak keduanya terlibat tugas berpasangan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Kurasa kau adalah satu keanehan dunia yang pernah kutemui.”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Anggaplah begitu, Ndre. Ucapanmu mirip ucapannya, temanku itu. Aku kecewa padanya saat itu, Ndre. Dia yang mengajariku agama, dia yang mendisiplinkan ritual ibadahku dan teman-teman, tapi dia juga yang melanggar.” Lagi-lagi Rania meracau. Ah, benarkah ia meracau? Tapi kalaupun meracau tak mungkin serunut ini, bukan?&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Dia melanggar larangannya sendiri untuk menyentuh perempuan dan dunia perempuan dengan kelelakiannya,” Kini Andre, nama lelaki itu, bisa merasakan suara Rania yang tak sedatar tadi. Ada sedikit riak di dalam ucapannya. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Bagaimana kau tahu, Ran?”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Dia yang melisankannya. Aku bukan orang yang ingin tahu sesuatu jika aku tak merasa butuh berurusan dengan hal itu. Dan kau..” ucapan Rania terputus. Kini matanya, bukan, lebih tepatnya seluruh badannya bergerak. Tepat menghadap Andre yang sedari tadi duduk di sampingnya. Andre menyadari mata itu kini berani menatapnya dengan ekspresi wajah yang tak dapat ditebak.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;PLAKK!!!&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Kau mengulanginya! Aku tak peduli dengan dirimu, urusanmu, baumu! Tapi aku tak rela kaugadaikan agama untuk menebar pesona semu pada perempuan sekitarmu!”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ya. Pipi putih yang selama ini dibanggakan Andre sudah berubah warna. Warna pembuktian bahwa kulitnya merasakan sakit akibat sentuhan kulit lain. Ia belum pernah merasakan sesakit ini, sakit yang tak hanya di permukaan kulitnya, tapi juga di dadanya. Entah kenapa ketika Rania menyebut agama telah membuat dadanya sakit. Andre tak mengucap apapun ketika Rania beranjak dari duduknya. Perempuan itu berdiri, menjulang di hadapan Andre yang terduduk.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Tebar pesonamu, tapi tak perlu bertopeng agamamu.”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Gadis itu menjauh, meninggalkan Andre. Hanya teras sepi yang menjadi saksi kejadian tadi.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-8251498615715513775?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/8251498615715513775/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2012/01/cermin-kau-tahu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/8251498615715513775'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/8251498615715513775'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2012/01/cermin-kau-tahu.html' title='[cermin] Kau Tahu?'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-2981500636159380613</id><published>2011-12-22T21:35:00.002+07:00</published><updated>2011-12-22T21:35:49.009+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Apa tujuan kita berbicara?</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;Lama tak menulis, saya jadi ingin bercerita. Banyak sekali cerita yang ingin saya sampaikan, tapi kali ini cukup kisah sabtu lalu saja, ya. Kalian tak salah bila menganggap saya sedang curhat. Hayuk kita mulai.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;Siang itu saya baru menyelesaikan perkuliahan dan duduk di koridor karena buku kesayangan saya sedang dipinjam teman. Yeah, karena saya mau buku saya kembali hari itu juga, mau tidak mau saya harus menunggunya selesai kuliah. Oke, tak apa. saya juga ingin rehat sejnak. Kemudian bebrapa rekan menghampiri saya hingga akhirnya tersisa satu orang yang mungkin akan jadi teman diskusi saya saat itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;Gadis itu memulai diskusi dengan sebuah pertanyaan, "May, kamu bisa ngerasain kan bedanya orang yang ngejelasin cuma untuk show-off sama yang ikhlas ngejelasin?" Seketika itu saya tertarik dengan pertanyaannya, dan dengan santainya saya menggeleng pelan. Saya coba jelaskan, ya, temans, uraian rekan saya itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;Kalau seseorang menjelaskan hanya untuk show-off, maka akan terasa oleh pendengarnya aura yang kurang nyaman. Berbeda dengan yang ikhlas menjelaskan, pasti akan membuat pendengar itu mengerti apa isi pembicaraannya. Hmm, apakah lantas kita bisa dengan mudah menilai si A ikhlas atau tidak dalam menjelaskan? Tentu saja tidak.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;&lt;em&gt;Lho, kan sudah terasa auranya, may?&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;Yee, nggak gitu juga kaleee. Kita kan manusia yang nggak bisa seenaknya menentukan si A ikhlas atau tidak. Itu sudah urusan dia sama Sang Maha. Urusan kita sebagai pendengar cuma: paham isi pembicaraan.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;Sejenak saya berpikir, apakah selama ini saya berbicara di depan kelas untuk mendapat perhatian ataupun show-off di depan orang lain? Apakah lawan bicara saya mengerti isi pembicaraan saya? Apakah pendengar mendapat ilmu dari pembicaraan saya?&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;Dan terakhir, saya hanya memberikan kunci pada temans pembaca, sebelum berbicara. Gunakan kunci itu: bismillah&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;yuk, luruskan niat dalam menyampaikan sesuatu ^_^&lt;/div&gt;&lt;div style="font-size: 11px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-2981500636159380613?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/2981500636159380613/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/12/apa-tujuan-kita-berbicara.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2981500636159380613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2981500636159380613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/12/apa-tujuan-kita-berbicara.html' title='Apa tujuan kita berbicara?'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-2052595371010313668</id><published>2011-12-22T21:23:00.000+07:00</published><updated>2011-12-22T21:23:39.714+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Naina</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Naina.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Saya, Bu.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ini hari pertama perkuliahan semester ini. Dan baru saja aku mendengar sebuah nama yang asing. 6 semester lalu, nama Naina tidak ada dalam angkatanku. Atau aku yang memang belum tahu? Segera kualihkan pandanganku ke sumber suara selain Bu Karin, dosenku. Ya, aku hanya ingin tahu yang mana Naina. Hanya itu. Aku berhak sekaligus wajib tahu karena aku wakil ketua sementara Andri sang ketua tidak hadir. Dasar, selalu organisasi bentukannya yang diutamakan daripada kuliah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Kuamati Naina. Perempuan berjilbab yang lebarnya wajar, melebihi kecilnya jilbab teman-teman selama ini. Ataupun tak selebar jilbab teman-teman organisasi Islam di kampus ini. Naina. Oke, nama itu terekam dalam syaraf-syarafku. Dia kini menjadi salah satu tanggung jawabku. Aku tak begitu memperhatikan wajahnya. Ya, ada sesuatu dalam dirinya yang membuatku tak bisa memandang wajahnya seperti aku memandang gadis lain, juga wajah pacarku. Seperti sebuah wibawa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Kamu kelas lain ya?” tanya Bu Karin. Aku yang duduk di depan Bu Karin hanya diam, seperti yang selama ini kulakukan. Aku hanya diam sebagaimana mereka mengenalku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Bukan,&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Bu. Saya mahasiswa pindahan,” ujar Naina. Pindahan? Sekilas kulihat Bu Karin mengisyaratkan agar Naina maju. Semakin dalam saja kutundukkan wajahku. Tapi kupingku juga semakin tajam, menyimak pembicaraan mereka. Aku harus tahu tentang Naina. Harus!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Jadi?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Saya mahasiswa pindahan, Bu, dari Universitas Buniana. Saya pindah karena satu dan lain hal,”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Oh begitu. Selamat datang dan selamat berjuang, ya.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Terima kasih, Bu.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;Kulihat Naina kembali ke tempat duduknya. GLEK! Dia perempuan bukan ya? Gaya jalannya….sangat tomboi!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;------------------------&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Hanya dua mata kuliah kulalui bersamanya semester ini. Siapa lagi yang kubicarakan kalau bukan Naina? Sebelum Naina, aku sudah beberapa kali bertemu mahasiswa pindahan dan mereka menyapa serta meminta nomor teleponku. Ya, tak lain dan tak bukan karena aku penanggung jawab kelas. Tapi Naina tidak meminta nomor teleponku. Bahkan menyapa pun tidak. Apa dia tidak berminat kuliah? Apa dia main-main? Pikiranku mulai terisi dengan Naina, naina, dan Naina.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Ayang, kamu lagi ada masalah?” tanya kekasihku sore itu di teras mesjid. Baru saja kami selesai sholat Ashar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Nggak, Nai…eh”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Nai? Siapa Nai?” Mata kami membelalak. Tidak, tepatnya mataku. Aku melisankan nama Naina di depan pacarku, kekasihku. Segera aku tergeragap, kugaruk kepalaku yang tak gatal, kebingungan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“A…itu..euh, Naijib. Inget si Najib kan? Nah sekarang dia punya panggilan baru, Naijib,” jawabku asal. Kutarik tangan pacarku agar dia mendekat. Syukurlah dia tidak menolak, mata curiganya sudah menghilang, terganti mata manja seperti biasa. Aku suka itu. Dian, pacarku yang manis, polos, cantik di mataku. Tapi belum seberwibawa Naina. Ah! Kenapa Naina lagi?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;------------------------&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Aku baru selesai kuliah Sinema kala waktu menunjukkan pukul 10.00. Segera saja aku menghambur ke jendela pojok ruangan, melongok ke luar. Ruangan ini bersebelahan dengan gerbang kampus sehingga aku bisa melihat siapapun yang lewat. Dan naina adalah tujuan mataku. Aku berharap bisa melihatnya. Setidaknya aku tahu hari ini kami akan kuliah bersama. Aku ingat tadi sesaat usai kuliah Sinema, kudekati Mbak Rini, orang yang sering terlihat bersama Naina, menceritakan tentang Naina.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Dia gadis manis, baik.” Ujar Mbak Rini. Oh begitu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ah, sudahlah. Sepertinya dia tak muncul hari ini. Sedikit putus asa kupakai tas ranselku keluar kelas, menyusuri koridor menuju mushola.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ah! Naina ada di sisi koridor tak jauh dariku. Rupanya dia di sana. Senyum kecil terbentuk di bibirku. Dengan adrenalin yang bersicepat dengan waktu, kudekati ia. Kumantapkan langkahku kemudian berhenti di depannya. Ia duduk di lantai koridor, begitu tekun membaca buku. Sebenarnya aku hanya ingin melihatnya saja. Hanya itu. Tapi, lisanku malah meluncurkan tanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Udah di sini aja? Dari jam berapa?” tanyaku. Waduh, buat apa aku tanya hal itu? Bisa-bisa Naina yang kuketahui agak garang dengan laki-laki akan ketus menjawab. Sedikit kulangkahkan kakiku untuk mundur.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Dari pagi, kan Nai kuliah pagi,” jawab Naina lembut. Eh? Lembut? Dia nggak segalak yang dibilang teman-teman?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Oh, gitu. Kuliahnya kapan aja emang? Padat ya?” tanyaku lagi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Cuma libur Sabtu. Senin sampai Jumat full, Gi,” jawab Naina akhirnya. Aku menggaruk kepalaku yang tidak gatal. Teman-teman menyebutnya salting: salah tingkah. “Kenapa, Gi?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Ah, enggak..Cuma..itu..kata temen-temen…pokoknya kamu tuh aneh-aneh deh,”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ganti kening Naina berkerut. Segera aku pergi dari sana tanpa mengucap sepatah katapun. Ya, aku takut ditanyai lagi. Aku tidak bisa lagi menahan merah wajahku kalau berhadapan dengannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;------------------------&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Ini kali ke sekian aku duduk di dekat Naina. Ya, aku sedang mencoba mengenalnya karena ternyata dia bukan tipe perempuan yang ingin mencoba mengenalku. Dia sering terlihat menangkupkan kedua tangannya dan menaruh di dagu atau tidur di meja kuliah. Kalau tidak, aku akan mendapatinya sedang membaca. Aku hanya berani mendekatinya kalau dia sedang bersama Mbak Rini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Ada episode seru di Sherlock serial, Mbak,” ujar Naina pada Mbak Rini, yang otomatis juga kudengar. Lalu ia mempraktikkan posisi kesukaan Sherlock Holmes—detektif kesukaannya—di depan kami. Kemudian ia menangkupkan kedua tangannya dan menempelkannya di dagu. Seperti biasa kulihat selama ini ketika ia sedang sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Terus Watson nggak ngeliat ke Sherlock waktu ngelempar pulpen, Sherlock juga nangkapnya tanpa ngeliat Watson. Keren!” ucapnya riang. Dan entah kenapa mukaku memerah melihat wajah riangnya. Kulihat Mbak Rini menyimak seperti biasa. Sementara keriangan tak hilang dari wajah manis Naina.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Mbak dulu suka Power Rangers?” tanya Naina akhirnya. Sepertinya aku bisa seperti anak SD kalau mendengarkan Naina. Tapi aku suka caranya berkisah. Aku suka, itu saja. Melihat Mbak Rini mengangguk, Naina meneruskan,”Suami Nai suka banget.” Aku dan Mbak Rini tertawa. Lucu juga suaminya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Eh!? Suami!? Naina punya suami?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Su..ami?” tanyaku terbata. Serasa ada godam di dadaku. Entah, rasanya tidak senang saja mendengarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“Iya. Egi belum tahu ya?” tanya Naina masih riang. Mbak Rini yang sudah mengenalku lebih dari 6 semester kini menyodorkan gelas minum kemasan hasil jajannya tadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;“I..iya. Belum..tahu..”&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-2052595371010313668?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/2052595371010313668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/12/naina.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2052595371010313668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2052595371010313668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/12/naina.html' title='Naina'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-2695859499488620258</id><published>2011-12-21T14:43:00.000+07:00</published><updated>2011-12-21T14:43:22.072+07:00</updated><title type='text'>dia dia dia</title><content type='html'>ini hari ketiga. Menurut riwayat, Khadijah ra. berkabung selama tiga hari. Dan saya akan berusaha mencukupkan untuk mengikuti beliau: berkabung hanya 3 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yeah, berita itu mendadak. Saya yang kurang peka dengan firasat hanya bisa menangis. Pagi itu, Senin 19 Desember 2011, seorang teman di seberang pulau berkirim pesan singkat: nisa meninggal? Segera saya marahi orang itu karena saya mengira ia tidak serius. Tapi sungguh, tepat saat itu saya juga takut bila itu benar adanya. Saya tahu teman-teman saya adalah orang yang memiliki adab dalam bercanda dan pergaulan. Akhirnya saya memastikan pada teman saya yang satu pulau dengan Nisa. Dan benar, saya harus mengucap: innalillahi wa innalillahi raji'uun. Mengingat saat itu saya akan kuliah, saya coba tutupi sedih itu dengan tidak menangis. Mama dan Bapak memberi pesan pada saya agar kuliah dengan benar. Sebuah pesan yang saya maknai sebagai doa dan harapan. Sayapun melangkahkan kaki menuju pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat di pintu rumah, telepon genggam saya bergetar. Sebuah nama sahabat tertera di layar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Assalamu'alaikum," ucap saya sebiasa mungkin. Kemudian si penelepon menjawab salam dan menciptakan hening.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"May...itu serius?" tanyanya lirih. Ah! Saya yang paham sahabat-sahabat saya kini menyadari bahwa lelaki ini sedang menangis...atau setidaknya menahan tangis. Seketika itu juga tangis saya pecah, bersamaan dengan terduduknya saya di lantai, di pintu rumah. Kami sama menangis dan akhirnya hanya bisa menutup telepon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nisa, perempuan berhati berlian. Bening hatinya seolah memancar baik semasa ia ada maupun tiada. Si lembut hati yang juga melembutkan saya kala bertemu amarah. Tabassum--tersenyum--adalah andalannya di depan orang-orang sehingga kami tak pernah tahu ia sedang disakiti atau tidak. Tapi, meski begitu, kami sahabatnya mampu mencerna kondisinya ketika benar-benar senang atau terlihat senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nisa, the inspiring woman for us, khususnya saya yang sangat ekspresif ini. Ingin rasanya tak memperlihatkan diri saya sedang sedih atau tersakiti di depan orang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nisa, hanya doa yang dapat kami panjatkan bagimu, sahabat, saudari, orang tersayang..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-2695859499488620258?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/2695859499488620258/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/12/dia-dia-dia.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2695859499488620258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2695859499488620258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/12/dia-dia-dia.html' title='dia dia dia'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-3428347682213613719</id><published>2011-12-05T03:34:00.000+07:00</published><updated>2011-12-05T03:34:07.410+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><title type='text'>[catatan perjalanan] Smart Fair di Kemang Village</title><content type='html'>&lt;i&gt;Minggu pagi kujumpa teman&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Sebaris lagu di atas saya rasa cocok dengan pertemuan saya bersama pedagang lainnya. Eh? Pedagang? Sekarang May pedagang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehehe, iya. May berjualan buku sama tiket sekarang, dan saya rasa itu lebih menguntungkan dibanding internet sekadar buang&amp;nbsp; pulsa untuk browsing ilmu (sedikit beud alokasinya), dan ada kesempatan untuk 'macem-macem' kalau nggak sibuk dagang. Yep, meski dagang, browsing nyari ilmu tetep laaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu pagi itu, 4 Desember, saya menuju sebuah tempat asing bagi saya. Ya, baru sekali ini saya ke sana, Kemang Village.&amp;nbsp; Sejenis pusat bisnis yang katanya ramai dan berdaya beli tinggi mengingat letaknya di tengah-tengah kaum jetset warga Kemang. Iya juga sih, apalagi banyakan expatriat di sini. Saya segera menuju parkir mobil, berharap menemukan rekan seperjuangan (cieee) bazaar di sana. Lho?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya. Saya kali ini tidak hanya sebagai penikmat kegiatan saja, tapi juga sebagai salah satu pemeriahnya ^_^. Hehe, saya ikut bantu jaga stand dagangan teman yang ikut seminar. Kaget ternyata ada 3 kegiatan yang diadakan penyelenggara Smart Fair lho. Ada lomba mewarnai buat anak-anak, ada seminar keuangan, juga ada bazaar. Eh ternyata Kemang Village juga mengadakan lomba anjing -__-'&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-3428347682213613719?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/3428347682213613719/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/12/catatan-perjalanan-smart-fair-di-kemang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/3428347682213613719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/3428347682213613719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/12/catatan-perjalanan-smart-fair-di-kemang.html' title='[catatan perjalanan] Smart Fair di Kemang Village'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-4981578174354151711</id><published>2011-11-30T12:35:00.001+07:00</published><updated>2011-11-30T12:44:17.150+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bisnis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku'/><title type='text'>Terbitnya Buku dan Keuangan Pembeli</title><content type='html'>Siang ini ingin menulis sesuatu. Boleh, ya? Ini terkait ilmu baru dalam dunia perbukuan lho. Simpel, sih, tapi saya baru tahu kalau pengaruhnya besar. Sangat besar malah. Lantas, apa itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gini, gini, dari dulu saya cuma tahu proses munculnya buku: naskah &amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; editing &amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; revisi &amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; layouting &amp;gt;&amp;gt;&amp;gt; cetak. Kemudian pengetahuan saya bertambah dengan mengetahui jangka waktu proses sebuah naskah mentah dan editing. Saya kira setelah itu naskah langsung terbit. Tapi hari ini saya baru tahu kalau itu tidaklah selalu dilakukan semua penerbit. Kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yep. berawal dari info buku yang baru terbit di Bulan November 2011, kemudian buku yang akan terbit Desember 2011, saya menarik sebuah keterkaitan antara waktu-waktu terbit atau launchingnya buku-buku baru. Yap, buku yang baru terbit kemarin dilaunching tanggal 20-an November, kemudian buku yang akan terbit dijadwalkan launching tanggal 24 pada bulan terbitnya. Hem, hem, hem, jadi mereka terbitkan buku jelang akhir bulan? Kenapa? Saya berpikir dan berpikir hingga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saya menemukan suatu keterkaitan antara tujuan penerbit mencetak buku dan kondisi ekonomi masyarakat sekitar buku tersebut. Yap, sebagian besar pegawai di Indonesia akan menerima gajinya jelang akhir bulan, atau malah di akhir bulan, dan para penerbit mengejar masa-masa itu. Masa-masa ketika dompet pegawai sedang tebal-tebalnya :D. Wajar, sih, strategi penjualannya, secara mereka juga cetak buku untuk dijual, kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, share saya segitu dulu ya. Lain kali saya share lagi sesuatu yang baru saya tahu ^_^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-4981578174354151711?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/4981578174354151711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/terbitnya-buku-dan-keuangan-pegawai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/4981578174354151711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/4981578174354151711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/terbitnya-buku-dan-keuangan-pegawai.html' title='Terbitnya Buku dan Keuangan Pembeli'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-8376944637009110998</id><published>2011-11-27T21:42:00.002+07:00</published><updated>2011-11-27T21:42:47.711+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>Sepenggal Hikmah Malam</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #333333; font-family: 'lucida grande', tahoma, verdana, arial, sans-serif; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;"Nduk, ada mi, nggak? Bapak mau dong, kalau ada," ujar Bapak. Lelaki berkaos dan bersarung itu berkata padaku. Kuiyakan dan kubuka kotak penyimpanan. Girangnya hatiku ketika mendapati aroma favorit Bapak ada di tanganku. Akhirnya akupun memasak mi instan sementara Bapak di luar, mengobrol dengan tetangga (yang juga bapak-bapak).&amp;nbsp;&lt;em&gt;Hadeh, nggak kalah sama ibu-ibu, kenceng ngerumpinya&lt;/em&gt;, batinku sambil sedikit tersenyum di dapur.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;Tak berapa lama, kudengar Bapak seperti menyambut seorang tamu. Yap, sedikit lagi aku selesai dengan ritual memasakku.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;"Lex, masih inget aja saya di sini," ujar Bapak pada tamu yang dipanggil "Lex" itu. Kucoba mengakses ingatanku tentang suku kata "Lex". Sebuah nama mungkin. Tapi siapa? Bapak belum mengenalkan padaku lelaki itu. Kutawarkan teh pada tamu tersebut, dan ketika di dapur, tak bisa ditahan lagi air mataku tumpah. Tepatnya, diawali dengan buliran yang tak dapat kutahan. Kenapa?&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;Lelaki itu yang ternyata bernama Alex memiliki kendala berbicara, sering juga disebut gagu. Ya Rabb, di tengah keterbatasan itu ia masih menjadi kondektur bus kota. Ya Allah, terima kasih untuk kesempurnaan yang Kau beri pada kami. Tapi, sampai sekarang aku tak mengerti makna tangisku. Sambil membuatkan teh, kucoba menghentikan tangis. Alhamdulillah berhasil, sambil sesekali mendengar gumaman suara yang muncul dari sang tamu. Bukan, ia bukan menggumam, tapi baginya, ia berbicara.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;Akhirnya Bapak memintaku memasakkan juga mi instan untuk tamu itu. Ya, rasanya tak mungkin aku mengelak, karena akupun ingin menjamunya, seorang yang istimewa. seorang yang sengaja dikirim Allah untuk bahan renungan kami, kemungkinan besar. Kusiapkan dan keduanya pun makan, meski sang tamu sempat mengelak dengan alasan sudah makan. Ya, saat itu aku tak menampakkan tangis lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;&lt;em&gt;C'mon, May nggak boleh cengeng, dia itu kuat meski terbatas.&amp;nbsp;&lt;/em&gt;Begitu batinku menguatkan. Tapi sungguh, sekuat papun usahaku mengakses ingatan akan lelaki seniorku ini, tak kuingat satupun kenangan akan dirinya. Hanya satu yakinku: Allah sengaja mengirimnya untukku, untuk keluarga kami sebagai bahan renungan.&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;Terima kasih, Alex. Oh, mungkin lebih tepat kupanggil Kak Alex? Terima kasih sudah membantu kami menyadari kenikmatan yang kami miliki, mengajak kami merenungi kekurangbersyukuran kami, dan mengingatkan kami tentang Tuhan kami. Terima kasih ^_^&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 1.5em;"&gt;Terima kasih Ya Rabb, Pemilikku. Begitu hebat caraMu mengingatkan kami atas nikmatMu ^_^&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-8376944637009110998?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/8376944637009110998/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/sepenggal-hikmah-malam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/8376944637009110998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/8376944637009110998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/sepenggal-hikmah-malam.html' title='Sepenggal Hikmah Malam'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-6676630038547572675</id><published>2011-11-23T16:21:00.000+07:00</published><updated>2011-11-23T16:21:12.588+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><title type='text'>Inilah Cinta Kita</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Ada fenomena yang sedang saya lihat di depan mata, sebuah fenomena yang sebenarnya kisah lama, pemikirannya lama, tapi orang-orangnya saja yang baru. Yep, itu adalah pernikahan beda harakah. Dan saya mengalaminya, dengan awal, tengah, dan akhir yang (insya Allah) bahagia dalam ridhoNya ^_^&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Oke, saya dulu gerah, marah, bila ada yang protes atau mempertanyakan (ingat, ya, beda dengan menanyakan) kenapa bisa saya mau dinikahi lelaki beda harakah? jawaban saya enteng saja, tidak berubah sampai sekarang: Allah yang mempertemukan. Naif? Atau...menganggap enteng? Ah, nggak juga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Oke, oke, sebelumnya, kita bahas apa itu harakah. harakah itu bahasa arab yang artinya gerak/pergerakan, dan di Indonesia contoh harakah itu: tarbiyah (PKS), HTI (hizbut tahrir Indonesia), Jamaah Tabligh, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama, dll. Pergerakan-pergerakan ini punya pemikiran sendiri terkait menjalani kehidupan dalam bingkai Islam. Alhamdulillah masih sesuai dengan AlQuran dan Sunnah. jadi, harakah-harakah ini aman-aman aja untuk diikuti, dan mestinya bisa sinergis menyebarkan Islam di Indonesia. Insya Alalh, amiin.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Terus, kenapa ada keharusan nikah seharakah? Ah, sebenarnya nggak harus kok. cuma, namanya udah ikut organisasi, ada yang merasa loyal dan pengennya nikah yang seharakah sebagai salah satu loyalitasnya ke harakah itu. Wajar? Hmm, menurut May itu selera, ya. Wajar nggak wajar juga. No comment pokoknya (Lho, barusan ngapain? :D)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dulu May juga pengen nikah seharakah, khususnya waktu May lagi terjun ke politik kampus. Beuh, bebannya nggak enteng mengingat May akhwat sendiri di tengah-tengah pemimpin ikhwan. Saat itu May berharap ada lelaki yang sepergerakan sama May biar ada yang ngasih contoh ke May secara intens tentang politik ini. Ya, May masih berpikir nikah adalah salah satu cara May mendalami ilmu yang May pelajari. *Dan itu masih berlaku sampai sekarang dalam konteks yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Akhirnya ikhwan (lelaki dalam istilah arab) itu datang, memberi update tentang kebijakan-kebijakan harakah kami, menyemangati May, dan akhirnya, he did nothing for me. Yepyep, dia cuma bicara, bicara, dan bicara. May berpikir, kok kayaknya May nggak bisa ya hidup sama orang yang cuma bicara? May sendirian lagi. Eh, nggak ding, namanya harakah ada jamaah (kelompok), jadi May sama teman-teman deh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Seiring waktu, May melihat fungsi politik ke ranah sosial makin jarang disentuh teman-teman. Hmm, May mundur. Kalau dulu May bergabung untuk jalan May terjun di ranah sosial, kini May harus pergi untuk tetap di ranah sosial. Tapi May masih ada dalam harakah itu untungnya, jadi tetap ada yang ngingetin terkait Islam.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Suatu hari, laki-laki yang nggak asing datang di kehidupan May, tanpa May tahu latar belakang harakahnya apa. Saat itu may sudah nggak ambil pusing soal harakah karena memang sejak awal May menghormati semua harakah yang memegang Al-Quran dan As-Sunnah sebagai pedoman organisasinya. Proses syar'i kami jalani, dan kami menikah. Sebelum nikah kami juga tahu harakah masing-masing, namun kami tak mempermasalahkannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jelang Nikah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Jelang nikah, ada sebagian teman-teman perempuan tarbiyah yang grusak-grusuk karena ketika mereka tanya calon suami May DPRa mana, may malah jawab beliau ikhwan HTI. Bertanduklah sebagian, hehe. Sedih? pasti. Sedih karena teman-teman masih mempermasalahkan harakahnya, bukan akhlaknya. Tapi May juga ngeh, mungkin itu bukti sayang mereka ke May, khawatir May tersakiti kelak. Tapi May lebih percaya bahwa beliau tahu bagaimana suami dalam keluarga muslim harus bersikap (amiiin)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Pasca Nikah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Tantangan yang baru pun datang. Teman-teman menanyakan bagaimana dukungan suami pada dakwah May. May jawab, mendukung, malah beliau yang mendorong May ikut kegiatan-kegiatan harakah May. Terus mereka kasih saran supaya May ngajak suami masuk ke harakah May. Astaghfirullah, masa iya harus begitu? Buat May, selama masih berpegang Al-Quran dan Sunnah, it's fine.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dan sekarang, May bisa bilang, proses tiap orang itu berbeda, selama masih di jalanNya, nggak usahlah diperdebatkan dan dijustifikasi dengan pandangan negatif. Apalagi kalau yang komentar itu belum mengalami pernikahan, jangan terlalu sempitlah memandang segala sesuatu. Bila seleranya begitu, ya sudah. Ndak perlu melihat orang lain buruk hanya karena beda pandangan atau selera dengannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;May jabarkan kondisi keluarga May, ya ;)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;suami May &lt;b&gt;HTI&lt;/b&gt;, perantara kami &lt;b&gt;Salafy&lt;/b&gt;, Bapak mertua May &lt;b&gt;Salafy&lt;/b&gt;, Ibu mertua May &lt;b&gt;Muhammadiyah&lt;/b&gt;, Kakek May &lt;b&gt;Naqsabandiyah&lt;/b&gt;, May Tarbiyah, orangtua May Hanif meski bapak May kerja di syi'ah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;"&gt;Dan kenapa May pilih nikah beda harakah? May cuma bisa jawab, &lt;b&gt;Allah yang mempertemukan kami ^_^&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-6676630038547572675?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/6676630038547572675/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/inilah-cinta-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/6676630038547572675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/6676630038547572675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/inilah-cinta-kita.html' title='Inilah Cinta Kita'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-4734563319080264418</id><published>2011-11-13T23:31:00.000+07:00</published><updated>2011-11-13T23:31:59.800+07:00</updated><title type='text'>Kedewasaan Ikatan Ran-Shinichi</title><content type='html'>Sudah bisa menebak judul tulisan ini? Oke, kalau belum, saya beritahukan sedikit tentang mereka ya. Tentang dua nama, yaitu Ran dan Shinichi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, nama pertama. Ran, tepatnya Mouri Ran. Mouri adalah nama keluarganya dari garis keturunan sang ayah, Mouri Kogoro. Dalam kisah Meitantei Conan (dalam bahasa Indonesia diterjemahkan dengan: Detektif Conan), Ran Mouri (kita panggil Ran, yuk) adalah gadis SMA Teitan yang ada di Tokyo, Jepang. Teitan sendiri adalah anagram dari Tantei *IMO, lho yaaaa*. Ran gadis pintar, cantik, baik, ramah, jago karate (waah, keren ya kayak saya XD) tapi cengeng dan takut hantu -__-'. Ia bersekolah di kelas 2B saat kisah ini dimulai oleh sang penulis, Aoyama Gosho.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjut ke nama kedua, Shinichi, lebih tepat Kudou Shinichi. Anak tunggal aktris Jepang yang go Internasional, Yukiko Kudou, dan novelis tenar bernama Yusaku Kudou. Kemampuan analisisnya segera mengantarkan ia pada ketenaran juga sebagai detektif muda. Shinichi adalah teman sekelas Ran Mouri sejak kecil. Tak pandai dalam ilmu beladiri, tapi pandai mengolah bola.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ran dan Shinichi terpisah akibat kasus yang mengharuskan Shinichi mengecilkan tubuhnya. Ia muncul sebagai Conan dan terus berada di samping Ran untuk dapat mengembalikan ukuran tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke, stop. Kita mulai bahas sisi ikatan mereka ya. Mereka bukanlah pasangan yang mampu, mudah, mengatakan cinta satu sama lain. Tapi sikap masing-masing telah menunjukkan bahwa Ran adalah orang penting dalam hidup Shinichi, dan Shinichi adalah lelaki yang tak bisa Ran singkirkan dari hati serta pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-SZ_E5G3xiGs/Tr_w8siWOXI/AAAAAAAAA20/TZ-zwHl8kws/s1600/ranshin.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/-SZ_E5G3xiGs/Tr_w8siWOXI/AAAAAAAAA20/TZ-zwHl8kws/s320/ranshin.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ran terus menanti Shinichi agar kembali karena ia tak tahu masalah yang menimpa Shinichi. Ran tidak uring-uringan bila tak ditelepon Shinichi dan ia berusaha memahami kondisi lelakinya yang mungkin sangat sibuk dengan kasus--setidaknya itu yang diucapkan COnan tentang Shinichi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya, di sini letak kedewasaan ikatan mereka. Tanpa banyak rayuan gombal, tanpa banyak janji, keduanya menguatkan hati masing-masing. Kerinduan pasti ada pada setiap pasangan yang terpisah jarak, tak terkecuali Ran dan Shinichi. Tapi, cara keduanya mengekspresikan kerinduan masing-masing tidaklah kacangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*dalam penantian watashi no Shinichi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-4734563319080264418?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/4734563319080264418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/kedewasaan-ikatan-ran-shinichi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/4734563319080264418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/4734563319080264418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/kedewasaan-ikatan-ran-shinichi.html' title='Kedewasaan Ikatan Ran-Shinichi'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-SZ_E5G3xiGs/Tr_w8siWOXI/AAAAAAAAA20/TZ-zwHl8kws/s72-c/ranshin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-2703100283089818681</id><published>2011-11-07T12:30:00.000+07:00</published><updated>2011-11-07T12:30:21.733+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resensi'/><title type='text'>[resensi] Ada Singa dalam Dirimu</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: #274e13; font-family: Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 16px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="post-body entry-content" id="post-body-9109636991859883517"&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;Kekuatan-kekuatan hitam ada di sekelilingmu. Tidakkah kau merasakannya? Mungkin, karena kekuatannya yang terlalu besar, ia pula yang meyakinkanmu: tidak ada yang bernama kekuatan hitam dan sesungguhnya kau pun tidak punya kekuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Singa berkata, “Kau tidak memiliki ruh singa! Kau tidak berhak mengaku bagian dari Kami, para pewaris bumi. Enyahlah, angkat kaki dan pindahkan ragamu ke negeri Tikus. Terimalah hal itu, hiduplah bersamanya, selamanya. Kau tikus, dan Negeri Tikus pasti akan menerimamu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Tikus, yang datang menjemput, mengangguk semangat. Dengan mengagumkan, mereka koor berkata, “Ya, Singa-Singa itu benar. Kau adalah bagian dari Kami. Bergabunglah, tidak perlu merepotkan perasaanmu dengan merasa kau memiliki ruh Singa. Mereka adalah jiwa-jiwa dan raga-raga yang mengesankan. Tidak mungkin kau seperti itu! Berkacalah, dan kau akan tahu kalau cermin tidak pernah berdusta!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ah, benarkah dirimu tidak memiliki ruh Singa? Padahal sangat menyenangkan dan membanggakan menjadi Singa. Singa, si Raja, si Tenaga, si Luar Biasa, yang mampu berjalan dengan kepala tegak dan diandalkan, dan dipuji, dan di...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan dengarkan,” satu suara berkata. “Kau memiliki ruh Singa. Percayalah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para Tikus berjengit protes dalam kaget. Para Singa mengaum, mencari sumber suara yang tak diundang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau siapa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku Cermin!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cermin?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku yang tak pernah berdusta.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku sudah melihatmu, sering. Aku tahu,” kau tertunduk, “para Tikus itu benar. Aku tikus.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku memang tidak pernah berbohong. Tapi pikiranmu tertutupi kabut tebal. Kau melihat apa yang kau percaya akan lihat. Aku tidak salah. Para Singa dan Tikus, kaum yang tak ingin melihat kau tersenyum, tidak sepenuhnya salah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lalu siapa yang salah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tanyalah hatimu, dan becerminlah dengan otak yang jernih!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi, Asa Mulchias menerbitkan buku non fiksi. Setelah Road to Happiness diterbitkan oleh Afra Publishing (Maret, 2008), kali ini berjudul Ada Singa dalam Dirimu. Penerbit yang kali ini menggandeng Asa Mulchias adalah kelompok penerbit Pro-U, yakni Pro-You, yang telah menerbitkan buku-buku Best Seller seperti From Zero to Hero, Agar Bidadari Cemburu Padamu, dan Gue Never Die.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti Road to Happiness, Ada Singa dalam Dirimu punya konsep yang unik. Bukan sekadar buku non fiksi, namun juga disertai novelet berjudul Dongeng Raksasa Baik Hati, Serigala-Serigala Lapar, dan Domba-Domba yang Ketakutan. Kisahnya mengawali buku Ada Singa dalam Dirimu, menyertainya di tengah, dan mengiringinya hingga jelang akhir buku. Dibagi tiga bagian, Dongeng Raksasa Baik Hati, Serigala-Serigala Lapar, dan Domba-Domba yang Ketakutan akan mengulik kisah kampung domba yang mengandalkan seorang raksasa dalam menjaga ketenangan desa dari segerombolan serigala. Namun, suatu hari, kampung itu didatangi para serigala. Para domba mengirim sinyal agar sang raksasa datang, tapi Hugan―nama lelaki besar itu―tidak datang. Dia kemudian ditemukan tertidur meski dibangunkan dengan berbagai cara. Para domba terdesak. Mereka harus membangunkan sang raksasa. Kalau tidak, para serigala akan memakan mereka. Bagaimana cara mereka melakukannya? kenapa Hugan tertidur seperti pingsan? Dan, apa pula hubungannya dengan Profesor Kancil yang muncul di tengah-tengah jalan cerita? Bagaimana para domba dan Profesor Kancil melawan para serigala? Apakah Hugan berhasil dibangunkan? Tapi, kenapa para serigala tetap tenang dan―malah―tertawa? Apakah mereka tahu satu rahasia yang tidak diketahui calon-calon mangsanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Singa Dalam Dirimu adalah buku yang mencoba membangunkan raksasa dalam dirimu. Mencoba menemukan ruh Singa, membuat kamu percaya kamu memilikinya, dan menunjukkan jalan “membangkitkannya”. Buku ini bicara tentang The Last and The Lost Generation, mencari identitas jati dirimu, menemukannya, meng-upgrade atau meningkatkan performanya, menyembuhkan penyakit-penyakit mental yang biasa dimiliki oleh para manusia yang terlanjur percaya tak ada ruh Singa dalam dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, ayo temukan ruh Singa itu dengan membaca buku ini. Kamu bukan tikus, dan kamu tidak harus percaya dengan orang-orang yang mengatakan hal-hal menyedihkan tentang dirimu. Tolaklah mereka dengan elegan dan bawalah bukti-bukti yang menyiratkan dengan gamblang pada dunia: Ada Singa dalam Dirimu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: 0.0001pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;sumber: &lt;a href="http://mimyashop.blogspot.com/2011/05/ada-singa-dalam-dirimu.html"&gt;mimya shop&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="clear: both;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-iktt2Nor11o/TcGFeJijihI/AAAAAAAAAak/aJ_M9ZUqrc0/s320/SINGA+DIRIMU.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-iktt2Nor11o/TcGFeJijihI/AAAAAAAAAak/aJ_M9ZUqrc0/s1600/SINGA+DIRIMU.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="post-footer" style="color: #ff9900; font-size: 12px; height: 30px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px; text-align: right;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-2703100283089818681?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/2703100283089818681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/resensi-ada-singa-dalam-dirimu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2703100283089818681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2703100283089818681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/resensi-ada-singa-dalam-dirimu.html' title='[resensi] Ada Singa dalam Dirimu'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-iktt2Nor11o/TcGFeJijihI/AAAAAAAAAak/aJ_M9ZUqrc0/s72-c/SINGA+DIRIMU.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-2204735138976503792</id><published>2011-11-04T12:05:00.002+07:00</published><updated>2011-11-04T12:05:50.076+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>DETECTIVE CONAN LIVE ACTION 1 (part 2)</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="post-body entry-content"&gt; &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPMvvkeLI/AAAAAAAAAV0/vir0Cyehxic/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000548413.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="110" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPMvvkeLI/AAAAAAAAAV0/vir0Cyehxic/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000548413.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPXFSo-sI/AAAAAAAAAV8/MfwrcfNTNz0/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000553184.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPXFSo-sI/AAAAAAAAAV8/MfwrcfNTNz0/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000553184.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Keesokan harinya, para siswa SMU Teitan pergi kunjungan wisata. Ran terlihat sedang mencari-cari seseorang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPwUGkmsI/AAAAAAAAAWE/UFIF-u_bK5s/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000560658.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPwUGkmsI/AAAAAAAAAWE/UFIF-u_bK5s/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000560658.jpg" /&gt;  &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPwUGkmsI/AAAAAAAAAWE/UFIF-u_bK5s/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000560658.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;"Pagi Ran" kata Sonoko sambil tergopoh-goph membawa barang bawaannya&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPwUGkmsI/AAAAAAAAAWE/UFIF-u_bK5s/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000560658.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;"Sonoko, apa saja yang kau bawa sebanyak itu??" tanya Ran&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPwUGkmsI/AAAAAAAAAWE/UFIF-u_bK5s/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000560658.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Baju ganti, make up, dan lingerie"&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPwUGkmsI/AAAAAAAAAWE/UFIF-u_bK5s/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000560658.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;'"Lingerie???"&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPwUGkmsI/AAAAAAAAAWE/UFIF-u_bK5s/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000560658.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Aku akan mencari pacar dalam kunjungan wisata kali ini" kata Shinichi *sempet-sempetnya.. -.-*&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPwUGkmsI/AAAAAAAAAWE/UFIF-u_bK5s/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000560658.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sementara Sonoko terus berbicara, Ran terlihat agak sedih.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPwUGkmsI/AAAAAAAAAWE/UFIF-u_bK5s/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000560658.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;" Ada apa Ran?"&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPwUGkmsI/AAAAAAAAAWE/UFIF-u_bK5s/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000560658.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Shinichi tidak akan pergi melakukan kunjungan wisata" kata Ran&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPwUGkmsI/AAAAAAAAAWE/UFIF-u_bK5s/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000560658.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Mangapa??"&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPwUGkmsI/AAAAAAAAAWE/UFIF-u_bK5s/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000560658.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Dia bilang jika kunjungan wisata itu hanya menghabiskan waktu saja."&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPwUGkmsI/AAAAAAAAAWE/UFIF-u_bK5s/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000560658.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span lang="IT" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;"Dasar..!!! si bodoh itu!!!" kata Sonoko&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;"Pagi Ran" kata Sonoko sambil tergopoh-goph membawa barang bawaannya&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;"Sonoko, apa saja yang kau bawa sebanyak itu??" tanya Ran&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Baju ganti, make up, dan lingerie"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;'"Lingerie???"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Aku akan mencari pacar dalam kunjungan wisata kali ini" kata Shinichi *sempet-sempetnya.. -.-*&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sementara Sonoko terus berbicara, Ran terlihat agak sedih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;" Ada apa Ran?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Shinichi tidak akan pergi melakukan kunjungan wisata" kata Ran&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Mangapa??"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Dia bilang jika kunjungan wisata itu hanya menghabiskan waktu saja."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="IT" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;"Dasar..!!! si bodoh itu!!!" kata Sonoko&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiQKJvqJXI/AAAAAAAAAWM/RXacWG1eRXc/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000611743.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiQKJvqJXI/AAAAAAAAAWM/RXacWG1eRXc/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000611743.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiQLuyy4dI/AAAAAAAAAWU/Z_pEfTi_gCs/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000618816.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiQLuyy4dI/AAAAAAAAAWU/Z_pEfTi_gCs/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000618816.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Tiba-tiba, Kitajima-sensei  memanggil semua murid untuk berkumpul dan mengenalkan mereka pada  Nishida-sensei, yang akan mengantarkan mereka berkunjung selain dengan  Kitajima-sensei.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Dia cantik sekali.. " celetuk salah satu teman laki-laki Ran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Para siswa laki-laki segera mengerumuninya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Miss Nishida.. aku harap bisa mempelajari banyak hal darimu" kata para siswa itu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Karena siswa laki-laki sangat antusias mereka saling dorong mendorong untuk mendekati Nishida-sensei.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiQ3TjEZDI/AAAAAAAAAWc/IqIyicoEUQo/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000629227.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiQ3TjEZDI/AAAAAAAAAWc/IqIyicoEUQo/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000629227.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiQ4wfWDvI/AAAAAAAAAWk/loNM3ng5ezY/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000636801.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiQ4wfWDvI/AAAAAAAAAWk/loNM3ng5ezY/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000636801.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Di  sela-sela kericuhan tersebut, Shinichi datang dengan belari  tergopoh-gopoh. Ran sangat senang, akhirnya Shinichi ikut kunjungan  wisata kali ini. Namun, tanpa Shinichi sadari Nishida-sensei  memandanginya dari kejauhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiRn0fCIXI/AAAAAAAAAWs/gD9X-PR_pQI/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000668866.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="113" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiRn0fCIXI/AAAAAAAAAWs/gD9X-PR_pQI/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000668866.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiRobEiULI/AAAAAAAAAW0/Q34aEQfsTk0/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000673971.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiRobEiULI/AAAAAAAAAW0/Q34aEQfsTk0/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000673971.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Baiklah semuanya, ayo segera menuju bus dengan tertib" kata Nishida-sensei.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Siswa laki-laki segera masuk ke bus dengan antusias, kecuali Shinichi yang masih terlihat santai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Katanya kau tidak akan datang?" tanya Ran&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Aku mengubah pikiranku, aku berpendapat mungkin sesekali bertindak kekanak-kanakkan tidak buruk juga."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Kau tahu.. kau ini masih anak-anak juga" kata Ran kalem.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Tiba-tiba Sonoko ikut nimbrung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Wah..  ini bagus, pada akhirnya kalian berdua bisa honeymoon bersama" kata  Sonoko, yang setelah mengatakan hal tersebut langsung ngacir.. XP&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;"Sonoko..."  kata Ran sambil mengejar Sonoko menuju Bus. Sementara Shinichi hanya  tersenyum setengah menyeringai.*bisa bayangin nggak??XD* melihat tingkah  laku Sonoko dan Ran. Tapi beberapa detik kemudian Shinichi pasang wajah  serius. Mengingat surat yang ditujukan padanya kemarin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiSRSsSR1I/AAAAAAAAAW8/4cC1sCtwjBY/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000676374.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiSRSsSR1I/AAAAAAAAAW8/4cC1sCtwjBY/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000676374.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiSSyQs5CI/AAAAAAAAAXE/wJZZZrXM7dw/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000681946.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiSSyQs5CI/AAAAAAAAAXE/wJZZZrXM7dw/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000681946.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="FI"&gt;FLASHBACK :&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Surat tantangan untuk Shinichi Kudou.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Dalam kunjungan wisatamu. Aku akan menculik salah satu dari teman sekelasmu. Jika kau dapat melindungi mereka, maka kau menang. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Jika kau tidak bisa, maka aku yang menang. Ketika hal itu terjadi, aku akan mengganti julukan detektif SMAmu.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Ini..  adalah pertarungan satu lawan satu antara kau dan aku. Tapi, aku akan  memberikanmu sebuah petunjuk. Tempat penculikannya adalah di kapal.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="FI"&gt;KIDNAPPER "&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;---- End of Flashback ----&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiSl01UTPI/AAAAAAAAAXM/4ytjosa1KgU/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000712310.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiSl01UTPI/AAAAAAAAAXM/4ytjosa1KgU/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000712310.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiSngD-btI/AAAAAAAAAXU/_Ai8Vy0ZtAw/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000746244.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiSngD-btI/AAAAAAAAAXU/_Ai8Vy0ZtAw/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000746244.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Di kapal, para siswa sangat  antusias sekali melihat pemandangan laut yang begitu indah. Tidak  terkecuali Sonoko dan Ran, mereka menuju kabin paling atas dan  melambai-lambaikan tangannya pada Shinichi. Namun, berhubung Shinichi  jaimnya Naudzubillah.. dia malah memalingkan wajahnya. (dasar tak tau  diuntung.. :Dv *digebukin fansnya Shinichi*)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;"Selamat  datang, siswa kelas 2B SMA Teitan, perkenalkan aku kapten Azuma. Aku  akan menyampaikan prosedur-prosedur yang akan kita lakukan bila nanti  dalam keadaan darurat" kata Kapten Azuma Kunio dari balik mesin  kemudinya *saya nggak tau itu namanya apa..peace*&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiS0Sj4t6I/AAAAAAAAAXc/H1En4JIDpBg/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000752850.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiS0Sj4t6I/AAAAAAAAAXc/H1En4JIDpBg/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000752850.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiS7dM8LkI/AAAAAAAAAXk/b3nQ5iLqSDE/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000766197.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiS7dM8LkI/AAAAAAAAAXk/b3nQ5iLqSDE/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000766197.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Halo semuanya.. Aku Minamida.  Bagian masalah darurat. Ambil jaket pelampung ini. Kemudian, berjalanlah  hati-hati ke rakit penyelamat di dek."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sementara Minamida sibuk menerangkan cara penyelamatan diri, Sonoko menarik-narik baju Ran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;"Ran...  tidakkah kau berpikir bahwa dia sangat hot??? Seperti lelaki dewasa..."  kata Sonoko masih menarik-narik lengan baju Ran yang disampingnya,  sementara Ran hanya menatap Sonoko dengan pandangan bingung dan heran.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiTKye5JpI/AAAAAAAAAXs/GvsEbxJY1PA/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000824588.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiTKye5JpI/AAAAAAAAAXs/GvsEbxJY1PA/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000824588.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiTM8W6XzI/AAAAAAAAAX0/v7ujo4HqOA0/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000844275.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiTM8W6XzI/AAAAAAAAAX0/v7ujo4HqOA0/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000844275.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiTQLNaJKI/AAAAAAAAAX8/mqZnkbvWOPw/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000920284.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiTQLNaJKI/AAAAAAAAAX8/mqZnkbvWOPw/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000920284.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Perjalanan  menggunakan kapal, akan memakan waktu sekitar 1 jam. Di kapal, para  cowok sibuk merayu Nishida-sensei, Sonoko sibuk membuntuti Minamida-san.  Sementara Shinichi mengawasi keadaan dan berkeliling kapal. Ketika  Shinichi berhenti sejenak untuk berpikir kemungkin trik yang dilakukan  kidnapper, Ran mengajak Shinichi untuk berfoto bersama. Meskipun  Shinichi tidak menolak ajakan Ran, dia memasang tampang cemberut di  dalam fotonya. Tiba-tiba, Sonoko menjerit dari kabin bawah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiTewXscgI/AAAAAAAAAYE/tJJ4b7QHzyA/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000939536.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiTewXscgI/AAAAAAAAAYE/tJJ4b7QHzyA/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000939536.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiTgoFaY7I/AAAAAAAAAYM/Cobs2NO8dXc/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000947277.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiTgoFaY7I/AAAAAAAAAYM/Cobs2NO8dXc/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000947277.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"AAAAA....."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Sonoko..!!!!" Shinichi segera turun menghampiri sumber suara Sonoko. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Hueekkss.. aku merasa tidak enak badan.." kata Sonoko lemas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"kau hanya mabuk laut" kata Ran&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Para pembina pun segera turun memeriksa keadaan Sonoko.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Apa kau baik-baik saja Sonoko?" tanya Kitajima-sensei&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;"Sensei...  itu pelecehan seksual" kata Sonoko marah, karena dia sebenarnya hanya  ingin diperhatikan Minamida *dasar Sonoko.. -.-*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiTzykY9qI/AAAAAAAAAYk/iuUDN4J8Xao/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001084848.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiTzykY9qI/AAAAAAAAAYk/iuUDN4J8Xao/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001084848.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiTtyEqi6I/AAAAAAAAAYU/2Y7NDbZQkx4/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000967531.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiTtyEqi6I/AAAAAAAAAYU/2Y7NDbZQkx4/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000967531.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Sesampainya  di dalam resting room, Sonoko diselimuti oleh Minamida dan dirawat,  sementara Nishida-sensei memberinya obat anti mabuk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Geezz..  apa yang sebenarnya terjadi pada seorang gadis yang biasanya menaikki  kapal pesiar miliknya sendiri di rumah, sekarang malah mabuk laut?" kata  Shinichi dengan nada mengejek. Sonoko langsung memelototi Shinichi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Kapal pesiar ini milikmu??" tanya Minamida keheranan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Meskipun  penampilannya seperti itu, sebenarnya dia adalah putri direktur Suzuki  Financial Group, benar kan?" Kitajima-sensei menambahi. Sonoko semakin  shock dan bingung untuk menjawab.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Apa maksudmu mengatakan 'meskipun penampilannya seperti itu'?" kata Sonoko sambil menatap sinis ke Kitajima-sensei.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Minamida-san  maukah kau tetap disini denganku?" akhirnya Sonoko mengatakan maksud  yang sebenarnya..*o'oooooo*. Sayangnya Minamida-san menolak. Sonoko  terlihat kecewa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Tenang saja, kami yang akan bersama Sonoko" tiba-tiba Ran angkat bicara *dasar nggak peka..XP*&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;" baiklah... kalau begitu kami keluar dulu ya?" kata Kitajima-sensei sambil menuju pintu diikuti Nishida dan Minamida.&lt;/span&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiTwUMsWsI/AAAAAAAAAYc/FfhZlY59eIs/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001046309.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiTwUMsWsI/AAAAAAAAAYc/FfhZlY59eIs/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001046309.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiUIziDZ-I/AAAAAAAAAYs/kIpaRC0ukOU/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001063026.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="100" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiUIziDZ-I/AAAAAAAAAYs/kIpaRC0ukOU/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001063026.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiUWk3qWqI/AAAAAAAAAY0/frZmK-YUsuM/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001069366.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiUWk3qWqI/AAAAAAAAAY0/frZmK-YUsuM/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001069366.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Yaaah.... Minamida pergi " ratap Sonoko kecewa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Sonoko" Ran mengambil kursi untuk duduk disamping ranjang Sonoko bermaksud menghibur dan menemani.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Aku baik-baik saja sendirian, kalian berdua bisa pergi" kata Sonoko&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Apa kau yakin akan baik-baik saja?.. tetap disini dan jangan lakukan apapun"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Hey, sudah sana pergi.." kata Sonoko sambil mengusir mereka secara halus.. *hhheee*&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;"Sonoko,  pastikan kau mengunci pintu dari dalam. Jangan buka pintu untuk  siapapun kecuali aku" kata Shinichi sebelum keluar. Sonoko terlihat agak  bingung namun akhirnya menganggukkan kepala pertanda iya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiUueN4L5I/AAAAAAAAAY8/_lXNbC3z8CQ/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001142672.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiUueN4L5I/AAAAAAAAAY8/_lXNbC3z8CQ/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001142672.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiUwnQndTI/AAAAAAAAAZE/rz1XtqPufs8/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001156085.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiUwnQndTI/AAAAAAAAAZE/rz1XtqPufs8/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001156085.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiUzZmqJYI/AAAAAAAAAZM/u84dN1JjbBk/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001163026.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiUzZmqJYI/AAAAAAAAAZM/u84dN1JjbBk/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001163026.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Beberapa waktu kemudian, tanpa disadari siapapun. Ada seseorang yang membuka kenop pintu rest room tempat Sonoko beristirahat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Semuanya..  lihat kearah sini, apa kalian dapat melihatnya?? Ini adalah Kuil  Ashinoko yang dibuat pada tahun 757..." kata Nishida-sensei.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Sementara  yang lain sibuk mengambil foto. Shinichi melihat jam tangannya, tinggal  30 menit lagi sampai. Dia heran, kenapa belum terjadi apapun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiVOKoVmPI/AAAAAAAAAZU/6a68neUlDN0/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001182979.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiVOKoVmPI/AAAAAAAAAZU/6a68neUlDN0/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001182979.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiVdtGHvvI/AAAAAAAAAZc/sQagjXhoVC0/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001184180.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiVdtGHvvI/AAAAAAAAAZc/sQagjXhoVC0/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001184180.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiVfW08aMI/AAAAAAAAAZk/sojhvks_0wg/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001202865.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiVfW08aMI/AAAAAAAAAZk/sojhvks_0wg/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001202865.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"TRAASSSHH" tiba-tiba terdengar  suara yang seperti orang menyeburkan diri ke laut / dilempar ke laut.  Shinichi segera berlari cepat ke arah suara asal. Semua orang panik.  Dari belakang kapal, mereka melihat bando Sonoko terapung di air.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiVgpEjVVI/AAAAAAAAAZs/w70EKfzbwu0/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001210373.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiVgpEjVVI/AAAAAAAAAZs/w70EKfzbwu0/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001210373.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;==== To be Continue===&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-2204735138976503792?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/2204735138976503792/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/detective-conan-live-action-1-part-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2204735138976503792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2204735138976503792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/detective-conan-live-action-1-part-2.html' title='DETECTIVE CONAN LIVE ACTION 1 (part 2)'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TAiPMvvkeLI/AAAAAAAAAV0/vir0Cyehxic/s72-c/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_000548413.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-6567446552754812323</id><published>2011-11-04T12:04:00.002+07:00</published><updated>2011-11-04T12:04:42.700+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>DETECTIVE CONAN LIVE ACTION 1 (part 3)</title><content type='html'>&lt;div class="post-header" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="post-body entry-content" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBxlWNzyqI/AAAAAAAAAcM/bb3QCmSoVW0/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001237500.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBxlWNzyqI/AAAAAAAAAcM/bb3QCmSoVW0/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001237500.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBxnI4p-xI/AAAAAAAAAcU/EP0DMScsZUQ/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001238901.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBxnI4p-xI/AAAAAAAAAcU/EP0DMScsZUQ/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001238901.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBxpopF6EI/AAAAAAAAAcc/OoytbD-tPHA/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001241337.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBxpopF6EI/AAAAAAAAAcc/OoytbD-tPHA/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001241337.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;Shinichi  dan Ran berlari ke resting room, sementara kapal telah dihentikan.  Ketika Ran dan Shinichi sampai di resting room, mereka kaget melihat  ruangan itu yang telah berantakan dan ranjangnya telah kosong.&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Sonoko... hilang..." kata Ran cemas&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Dimana Suzuki-san?" tanya Kitajima yang tiba-tiba muncul di depan pintu rest room bersama Nishida, Minamida, dan Azuma.&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Aku tidak tahu..." kata Shinichi masih dalam kondisi kebingungan&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Salah satu jaket pelampung disini hilang... " kata Minamida.&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Shinichi terlihat kaget "jaket pelampung?"&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;"Lalu.. apa Sonoko-san benar-benar melompat ke danau?"&lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt; tanya Nishida-sensei&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;"Terlalu  cepat berkata begitu..Kitajima-sensei, Minamida-san.. tolong berpencar  dan cari dia di seluruh ruangan kapal. Kapten, segera hubungi polisi  agar mereka bisa mencarinya di tepi danau. Mai-san (Nishida-sensei)  tolong katakan pada seluruh siswa bahwa tidak ada yang perlu  dikhawatirkan" kata Shinichi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBx8TGHXRI/AAAAAAAAAck/9UN7XM6Vo9g/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001315978.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBx8TGHXRI/AAAAAAAAAck/9UN7XM6Vo9g/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001315978.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBx-eBubhI/AAAAAAAAAcs/p13iriB7SX8/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001377807.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBx-eBubhI/AAAAAAAAAcs/p13iriB7SX8/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001377807.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;            &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Sementara  yang lain pergi menjalankan tugas yang diberikan Shinchi. Shinichi  sendiri tetap di tempat (bersama Ran) dan menyelidiki keadaan ruangan  dan sekitarnya. Namun mereka tidak menemukan Sonoko dimanapun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCByN0cf84I/AAAAAAAAAc0/w9MX0-EH-Lk/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001389385.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCByN0cf84I/AAAAAAAAAc0/w9MX0-EH-Lk/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001389385.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCByPgpdFBI/AAAAAAAAAc8/xylkwcbbjWU/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001408571.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCByPgpdFBI/AAAAAAAAAc8/xylkwcbbjWU/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001408571.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBySfyw4RI/AAAAAAAAAdE/7yck0Z7QEV0/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001420349.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBySfyw4RI/AAAAAAAAAdE/7yck0Z7QEV0/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001420349.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCByVPzGjUI/AAAAAAAAAdM/klTmKC1quzQ/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001428724.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCByVPzGjUI/AAAAAAAAAdM/klTmKC1quzQ/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001428724.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;            &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;Setelah  kapal menepi, penumpang kapal diinterogasi oleh polisi. Namun, Shinichi  malah keluar dan membiarkan dirinya kehujanan karena merasa telah  dibodohi oleh penculik. Kemudian Ran memayunginya dari belakang.. *soo  sweeeet.. &amp;gt;.&amp;lt;*&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;"Shinichi..  ayo kita menunggu di dalam" kata Ran sambil menarik lengan Shinichi.  Namun, Shinichi tetap tak bergeming dan terus memandang ke depan dengan  wajah penuh amarah membaraaaa.. *lebay*.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBymHqxyOI/AAAAAAAAAdU/oayftcZtlmc/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001450746.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBymHqxyOI/AAAAAAAAAdU/oayftcZtlmc/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001450746.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBypDLRt8I/AAAAAAAAAdc/ob__c5ROGUI/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001452881.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBypDLRt8I/AAAAAAAAAdc/ob__c5ROGUI/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001452881.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;            &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;Meskipun hujan deras, pencarian Sonoko masih berlanjut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;"Lihat ini..!!!" kata seorang polisi. Ternyata dia menemukan jaket pelampung dan tabung oksigen.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBy-odeKaI/AAAAAAAAAds/hk0kkZL4oas/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001457720.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBy-odeKaI/AAAAAAAAAds/hk0kkZL4oas/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001457720.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBy7yF1aGI/AAAAAAAAAdk/6-Y0Mjup5n4/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001471066.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBy7yF1aGI/AAAAAAAAAdk/6-Y0Mjup5n4/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001471066.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBzBGNws6I/AAAAAAAAAd0/EwVzVChaP5g/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001479708.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBzBGNws6I/AAAAAAAAAd0/EwVzVChaP5g/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001479708.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBzCvpo00I/AAAAAAAAAd8/Aig54OcoVNQ/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001515611.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBzCvpo00I/AAAAAAAAAd8/Aig54OcoVNQ/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001515611.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;Setelah  itu, diadakan rapat *atau apalah itu namanya* mengenai penculikan  Sonoko dan kemungkinan-kemungkinan trik yang digunakan pelaku&lt;/span&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;, dipimpin oleh Chief Tamagawa. Tiba-tiba Shinichi masuk ke ruangan itu tanpa permisi dan langsung menghampiri Chief Tamagawa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Siapa kau????" tanya Chief Tamagawa (weeehehehe...'siapa sih loe?'):p&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Kudou Shinichi...seorang detective. Ijinkan aku bergabung di penyelidikan"&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Aaa...  anda tahu, dia itu detective yang selama ini dibicarakan di media  massa. Anak yang telah memecahkan berbagai kasus di Tokyo" bisik salah  seorang asisten kepada Chief Tamagawa.&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;"Aku tidak tahu seberapa hebat dirimu, tapi tempat ini tertutup untuk masyarakat umum" kata Chief Tamagawa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;"Aku bukan masyarakat umum. Sonoko adalah&lt;/span&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt; teman sekelas yang sangat penting bagiku. &lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Tolong  berikan panggilan kepada Inspektur Megure dari Kantor Polisi Tokyo.  Ijinkan aku mengikuti penyelidikan...!!" kata Shinichi. Tapi Chief  Tamagawa tetap menolak dan membentak para penyelidik lainnya untuk  segera memulai penyelidikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;"Tunggu sebentar..!!! Katakan sesuatu padaku.&lt;/span&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt; Berapa volume oksigen yang tersisa dari tabung oksigennya yang ditemukan?" tanya Shinichi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"180.....Memangnya kenapa?"&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Tidak apa-apa.. terima kasih" kata Shinichi&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBzX92sFAI/AAAAAAAAAeE/VbfUn6OjzWg/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001557619.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBzX92sFAI/AAAAAAAAAeE/VbfUn6OjzWg/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001557619.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;Di  hotel, Ran menelpon ayahnya dan menceritakan insiden tersebut. Karena  Sonoko adalah teman baik Ran, Kogoro pun setuju untuk membantu Ran  menemukan Sonoko. Sementara Shinichi menelpon inspektur Megure agar dia  bisa membujuk Chief Tamagawa. Namun inspektur Megure tidak bisa membantu  Shinichi karena Chief Tamagawa adalah orang yang keras kepala dan tidak  bisa diajak bernegosiasi. Akhirnya Shinichi hanya bisa melakukan  penyelidikan semampunya dengan apa yang dia punya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBzm5Sd_yI/AAAAAAAAAeM/JVmY2_EJIEs/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001630325.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBzm5Sd_yI/AAAAAAAAAeM/JVmY2_EJIEs/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001630325.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBzpF61MdI/AAAAAAAAAeU/eCboZzI6mPY/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001646641.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBzpF61MdI/AAAAAAAAAeU/eCboZzI6mPY/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001646641.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBzrsSAL6I/AAAAAAAAAec/hUVPwUjs6SI/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001706634.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBzrsSAL6I/AAAAAAAAAec/hUVPwUjs6SI/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001706634.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;span lang="de-DE"&gt;Setelah Shinichi menutup telepon dari inspektur Megure. &lt;/span&gt;&lt;span lang="de-DE"&gt;Ada  panggilan masuk di hpnya. Shinichi segera mengangkatnya. Ternyata yang  menelepon adalah Kidnapper. Shinichi menanyakan apakah Sonoko baik-baik  saja?. Dan akhirnya dia merasa lega bahwa Sonoko belum diapa-apakan oleh  kidnapper. Karena Kidnapper merasa bosan dengan permainan itu, dia  berencana untuk menculik salah satu teman Shinichi lagi besok .  Kidnapper juga memberikan petunjuk pada Shinichi bahwa penculikan  tersebut akan terjadi tepat saat siang hari pukul 12.00 tanpa meleset  sedetik pun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB0V8IdGmI/AAAAAAAAAek/Sf4irqoXQe4/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001745607.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB0V8IdGmI/AAAAAAAAAek/Sf4irqoXQe4/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001745607.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB0XBJ9tXI/AAAAAAAAAes/VbS8hfQctzs/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001738566.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB0XBJ9tXI/AAAAAAAAAes/VbS8hfQctzs/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001738566.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB0ZZHXbqI/AAAAAAAAAe0/QMRsGxlOXuQ/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001768997.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB0ZZHXbqI/AAAAAAAAAe0/QMRsGxlOXuQ/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001768997.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;        &lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="de-DE" style="margin-bottom: 0cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;hinichi  pergi ke tepi danau untuk mencari petunjuk sendirian, tapi ternyata Ran  membuntutinya dari belakang. Dan memberikan Shinichi makanan, karena  sejak tadi Ran belum melihat Shinichi memakan apapun.&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Ijinkan aku untuk membantu" kata Ran&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;"Yang akan kau lak&lt;/span&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;ukan hanyalah mengikuti alurnya saja" kata Shinichi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Aku  ingin melakukan sesuatu untuk Sonoko. Sonoko adalah teman baikku. Jika  aku dalam situasi sepertinya, aku yakin Sonoko pun juga tidak akan duduk  dan menunggu saja" bantah Ran&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Geezz...  sejak kau kecil, kau tak akan pernah mendengarkan apapun jika sudah  memikirkan sesuatu" kata Shinichi. Ran tersenyum, pertanda Shinichi  telah mengizinkannya.&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB2vEbRScI/AAAAAAAAAe8/oJHxtkE5K88/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001846173.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB2vEbRScI/AAAAAAAAAe8/oJHxtkE5K88/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001846173.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB2wi-op9I/AAAAAAAAAfE/peSw8Ow1Gxk/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001850444.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB2wi-op9I/AAAAAAAAAfE/peSw8Ow1Gxk/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001850444.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="CENTER" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;(perhatikan telunjuk Shinichi)... :D&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="CENTER" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm; text-indent: 1.27cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;Ran menanyakan pada Shinichi sejauh mana penyelidikannya?. Ternyata Shinih&lt;/span&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;ci telah menyelidiki banyak hal, termasuk trik pelaku.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;"Jumlah Oksigen yang tertinggal dalam Tabung oksigen&lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;.  Jika ada kesempatan untuk Sonoko melompat, itu pastinya akan disini  (gbr 1).....dan Lokasi ditemukannya tabung oksigen adalah disini (gbr  2).... meskipun mereka berenang lurus, terlalu banyak oksigen yang  tersisa di tabung....pelaku telah meninggalkan barang buktinya disini  sebelumnya.... dan menginginkan kita untuk berpikir bahwa pelakunya  adalah orang luar" kata Shinichi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Jadi pelakunya berada di kapal saat itu?" tanya Ran&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;"Aku tidak tahu.. tapi,&lt;/span&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt; sepertinya kita harus mengecek kapal itu sekali lagi Ran"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB3siuEAkI/AAAAAAAAAfM/U6mdrAak8Q8/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001891385.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB3siuEAkI/AAAAAAAAAfM/U6mdrAak8Q8/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001891385.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB3ubR--iI/AAAAAAAAAfU/0kM69HiJkz8/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001901162.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB3ubR--iI/AAAAAAAAAfU/0kM69HiJkz8/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001901162.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB3ved_fxI/AAAAAAAAAfc/3yL7I4pmDIE/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001903130.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB3ved_fxI/AAAAAAAAAfc/3yL7I4pmDIE/s200/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001903130.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;Di dalam kapal....&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;"Ayo kita mencoba ulangi kejadian itu. &lt;/span&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;Ketika  kita mendengar suara itu, setiap orang yang berada di bagian depan  kapal berlari ke bagian belakang. Kapten Azuma masih terus memegang  kemudi"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;"Jadi  itu mustahil untuk siapapun yang dikapal menculik Sonoko. Aku berpikir,  mungkin saja seseorang telah bersembunyi di dalam kapal dan mendapatkan  Sonoko ketika...." tebak Ran&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;"Tidak.. 4 orang itu belum tentu bersih" sergah Shinichi sambil menyeringai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB3-fVPiRI/AAAAAAAAAfk/qwrc6Rr-UOE/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001932793.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCB3-fVPiRI/AAAAAAAAAfk/qwrc6Rr-UOE/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001932793.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;        &lt;/div&gt;&lt;div align="CENTER" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;==== To be Continue===&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-6567446552754812323?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/6567446552754812323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/detective-conan-live-action-1-part-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/6567446552754812323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/6567446552754812323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/detective-conan-live-action-1-part-3.html' title='DETECTIVE CONAN LIVE ACTION 1 (part 3)'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TCBxlWNzyqI/AAAAAAAAAcM/bb3QCmSoVW0/s72-c/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001237500.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-5968629109004302560</id><published>2011-11-04T12:02:00.002+07:00</published><updated>2011-11-04T12:02:41.261+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>DETECTIVE CONAN LIVE ACTION 1 (part 4)</title><content type='html'>&lt;div class="post-header" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="post-body entry-content" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5RPlocWI/AAAAAAAAAn0/RaRydosNYRo/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001947741.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5RPlocWI/AAAAAAAAAn0/RaRydosNYRo/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001947741.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5SoU0WgI/AAAAAAAAAn8/CfdHZBqABKM/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001967628.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5SoU0WgI/AAAAAAAAAn8/CfdHZBqABKM/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001967628.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Shinichi dan Ran  mengelilingi kapal untuk mencari petunjuk. Tanpa disengaja, tangan  Shinichi terkena abu. Shinichi menjadi curiga. Kemudian dia membaui abu  tersebut yang ternyata adalah bekas bubuk mesiu.&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Ini bubuk mesiu.. seperti yang aku pikirkan"&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"bubuk mesiu??" tanya Ran&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;"misal&lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;nya,  kau mengikat benda yang berat disini dengan tali sebelumnya. Kemudian,  letakkan alat kecil untuk membakar tali, dan bakar tali itu.  Benda  berat itu akan jatuh ke danau dan akan terlihat seperti ada seseorang  yang jatuh ke dalam danau. Berarti waktu Sonoko diculik adalah sebelum  kita mendengar suara itu."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;"Lalu dimana Sonoko saat itu? &lt;/span&gt;&lt;span lang="pt-BR"&gt;Dia tidak ada di kapal. Apakah dia diturunkan ke danau? &lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Dan tidak pernah ditemukan setelah itu?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Ran.... jangan khawatir, Sonoko baik-baik saja"&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;"Baik-baik saja?&lt;/span&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt; Apa katamu? SHINICHI..!!!" Ran membentak Shinichi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Aku akan mengakuinya" kata Shinichi&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5TumP2JI/AAAAAAAAAoE/MBMQ3447_BA/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002106700.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5TumP2JI/AAAAAAAAAoE/MBMQ3447_BA/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002106700.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;"Sebuah  surat tantangan telah dikirimkan kepadaku, seseorang yang telah  mengirimkannya adalah "KIDNAPPER". .. dia berkata 'aku akan &lt;/span&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;menculik  salah satu teman sekelasmu dalam kunjungan wisata sekolahmu. Dan baru  saja, aku menerima panggilan yang kedua tentang rencananya. Besok, saat  siang hari dia akan menculik satu orang lagi. Ketika aku menerima  panggilan, aku mendengar suara Sonoko yang menegaskan bahwa dia  baik-baik saja."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Ran menangis mendengar hal itu.&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Ran??"&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;"Mengapa  ? Mengapa kau tidak memanggil polisi ketika menerima surat itu? Kasus  bukanlah permainan. Menempatkan orang-orang di sekitarmu dalam bahaya  bukanlah hal yang akan dilakukan seorang detektif."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Aku tidak berpikir bahwa itu adalah game. Ini.. adalah pertarungan antara aku dan dia."&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;"Pertarungan? Adakah batas-batas dalam sebuah pertarungan dengan seseorang yang rendah seperti ini?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Lalu  Shinichi mejelaskan, bahwa jika dia lari dari pertarungan maka kelak  akan ada lagi pertarungan yang lebih kejam. Akhirnya amarah Ran bisa  mereda. Kini, yang harus dilakukan Shinichi adalah bagaimana mencegah  serangan yang kedua dari KIDNAPPER dan menangkapnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Akankah kau percaya padaku sekali ini,Ran?"&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;"Aku akan mempercayaimu.&lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt; Tapi sebagai gantinya...tidak ada rahasia lagi, ok?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Ok.. aku akan melakukan apa yang kau katakan" kata Shinichi&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="JUSTIFY" lang="fi-FI" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;Keesokan harinya.........&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5VFGXz_I/AAAAAAAAAoM/a6cCK60askA/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002212939.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5VFGXz_I/AAAAAAAAAoM/a6cCK60askA/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002212939.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5XdgfLhI/AAAAAAAAAoU/ujBGYRf3YNs/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002213139.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5XdgfLhI/AAAAAAAAAoU/ujBGYRf3YNs/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002213139.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5Y3VnzyI/AAAAAAAAAoc/58XIJ38zT9c/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002253146.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5Y3VnzyI/AAAAAAAAAoc/58XIJ38zT9c/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002253146.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5azwlj1I/AAAAAAAAAok/Q5Q-jO9lhrw/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002261888.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5azwlj1I/AAAAAAAAAok/Q5Q-jO9lhrw/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002261888.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;Murid SMU Teitan di kumpulkan dalam sebuah aula tertutup yang dijaga ketat oleh banyak polisi. &lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Baik dari dalam aula, pintu luar aula, dan di sekitar gedung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;"Seperti yang kalian ketahui, Siang ini.. &lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;tepatnya pukul 12.00. &lt;/span&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;Akan  terjadi penculikan yang kedua. Oleh karena itu, atas persetujuan polisi  dan pihak sekolah mempunyai kesimpulan bahwa ini akan lebih aman untuk  kalian semua. Kalian akan ditempatkan di hotel sampai tiba saatnya  penculikan. Kemudian setelah itu kalian bisa kembali ke tokyo" kata  Chief Tamagawa. Para siswa terlihat sependapat dengan hal itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;"Ketika siang hari, kalian akan di kumpulkan lagi di aula ini&lt;/span&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Kami  akan mengunci 5 pintu dari dalam dan menciptakan ruang tertutup. Dengan  begitu, penculik tidak akan bisa mendekati kalian semua. Dan... akan  ada polisi yang berjaga di luar semua 5 pintu. Lebih jauh lagi.. akan  ada lebih banyak polisi yang ditempatkan di setiap pintu masuk di hotel.  Ini berarti bahwa kalian semua akan terlindungi dengan 3 lapis  penjagaan yang kuat."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5ed652NI/AAAAAAAAAos/N_Kh7iO7FpM/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002305732.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5ed652NI/AAAAAAAAAos/N_Kh7iO7FpM/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002305732.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5fsIfa9I/AAAAAAAAAo0/HthrVC4merk/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002321648.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5fsIfa9I/AAAAAAAAAo0/HthrVC4merk/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002321648.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Ada satu lagi penjaga  yang kuat..!!!" Tiba-tiba terdengar suara seorang pria yang ingin  mendesak masuk ke aula. "Lepaskan aku..!!!! bodoh!"&lt;/div&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Ayah" kata Ran yang terlihat terejut dengan kedatangan ayahnya.&lt;/div&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Paman"&lt;/div&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Siapa kau?" tanya asisten chief Tamagawa&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="fi-FI"&gt;"Maaf, aku membuat kalian menunggu. &lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Aku adalah detektif terkenal, Kogoro Mouri. Aku juga ayah Ran, yang sedang berdiri disana pak" kata Kogoro (PeDe abis).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Haah.. detektif lainnya.. " kata Chief Tamagawa dengan nada pasrah.&lt;/div&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Saya dengan senang hati akan membantu memecahkan kasus ini" (siapa yang nanya.. :D)&lt;/div&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Seorang  orang tua biasa sepertimu tidak dibolehkan ikut dalam investigasi" kata  Chief Tamagawa sambil sedikit meludahi tangan Kogoro. (Saya nggak tau..  dia itu meludahi Kogoro atau emang muncrat ya?? Waktu ngomong.. :p)&lt;/div&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Seperti yang saya katakan, saya adalah seorang detektif terkenal" Kogoro tetap ngotot ingin membantu.&lt;/div&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;"Semuanya..  tolong kembali ke ruangan kalian sesegera mungkin. Saat siang,  kembalilah ke aula ini dan tunggu kami" kata chief Tamagawa tanpa  mempedulikan perkataan Kogoro.&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;"Hey... Hey.. Tungguu" teriak Kogoro dari belakang ketika Chief Tamagawa dan asistennya berjalan keluar ruangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;  Ran terkejut mengetahui bhawa ayahnya benar-benar datang. Kogoro tak  bisa membiarkan Ran ataupun teman-temannya berada dalam bahaya. Shinichi  juga menjelasan bahwa inspektur tadi (Chief Tamagawa) juga tak  mengijinkannya memecahkan kasus. Kemudian, Shinichi membuat semacam  tawaran pada Kogoro bahwa saat siang nanti Shinichi akan menjaga di  dalam aula sedangkan paman Kogoro diminta berjaga di luar gedung. Kogoro  Mouri akhirnya menyetujui &lt;/span&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;tawaran Shinichi walau sedikit kesal pada Shinichi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;Di kamar hotel Ran ...&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5gsNPGmI/AAAAAAAAAo8/1CVnuFHEkzM/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002423449.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5gsNPGmI/AAAAAAAAAo8/1CVnuFHEkzM/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002423449.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5ht7eTLI/AAAAAAAAApE/2HCRsRxfvko/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002444403.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5ht7eTLI/AAAAAAAAApE/2HCRsRxfvko/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002444403.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5ihowuXI/AAAAAAAAApM/bsOcUjTktOo/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002450509.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5ihowuXI/AAAAAAAAApM/bsOcUjTktOo/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002450509.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;Di bawah tas bawaan  Sonoko, Ran melihat secarik kertas. Kemudian Ran mengambil kertas  tersebut. Ternyata, isinya adalah sebuah surat. Ketika Ran akan  mengambil surat itu dari dalam amplopnya, sebuah logam terjatuh ke  lantai.&lt;/div&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;i&gt;Di aula...&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div lang="sv-SE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5jhOAXBI/AAAAAAAAApU/yDhyEH-qtJY/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002454680.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5jhOAXBI/AAAAAAAAApU/yDhyEH-qtJY/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002454680.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5kq038dI/AAAAAAAAApc/mZUZcm8wWi4/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002459218.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5kq038dI/AAAAAAAAApc/mZUZcm8wWi4/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002459218.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5nFGTv1I/AAAAAAAAAps/_8LA3WNRWVs/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002497223.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5nFGTv1I/AAAAAAAAAps/_8LA3WNRWVs/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002497223.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5oNCRhWI/AAAAAAAAAp0/A1ckToRlgGc/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002498290.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5oNCRhWI/AAAAAAAAAp0/A1ckToRlgGc/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002498290.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Pukul 11.10, semua siswa telah dikumpulkan di aula. &lt;/span&gt;&lt;span lang="de-DE"&gt;Kitajima-sensei  terlihat sedang mengabsen siswa-siswa tersebut. Setelah semua murid  berada di dalam. Polisi segera mengunci pintu dari dalam dan berjaga.  Sementara para siswa terlihat mulai khawatir. Shinichi memeriksa semua  pintu kunci tersebut. Dia juga memeriksa ventilasi udara yang berada di  atap. Mustahil untuk dimasuki orang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;"Ini benar-benar sebuah ruangan tertutup.." &lt;/span&gt;&lt;span lang="de-DE"&gt;kata Shinichi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span lang="de-DE"&gt;  Sementara itu, waktu terus berputar. Tapi Shinichi masih memikirkan  trik apa yang akan dilakukan pelaku untuk bisa menculik salah satu  temannya ?. Siapakah yang akan diculik selanjutnya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5ozPByJI/AAAAAAAAAp8/YSqgSadgO3k/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002527019.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5ozPByJI/AAAAAAAAAp8/YSqgSadgO3k/s320/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002527019.jpg" /&gt;            &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="CENTER" lang="de-DE" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5ozPByJI/AAAAAAAAAp8/YSqgSadgO3k/s1600/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_002527019.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-5968629109004302560?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/5968629109004302560/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/detective-conan-live-action-1-part-4_04.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/5968629109004302560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/5968629109004302560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/detective-conan-live-action-1-part-4_04.html' title='DETECTIVE CONAN LIVE ACTION 1 (part 4)'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDL5RPlocWI/AAAAAAAAAn0/RaRydosNYRo/s72-c/dtc.conan+live+action+1-a+challenge+letter+to+kudo+shinichi.avi_001947741.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-7231714906878405788</id><published>2011-11-04T12:01:00.000+07:00</published><updated>2011-11-04T12:01:36.751+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>DETECTIVE CONAN LIVE ACTION 1 (part 4)</title><content type='html'>&lt;div class="post-body entry-content"&gt;&lt;span class="SpellE"&gt;Suasana&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;di&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;depan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; hotel &lt;span class="SpellE"&gt;mulai&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;memanas&lt;/span&gt;. &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Banyak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;polisi&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;sudah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bersiaga&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Sementara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tinggal&lt;/span&gt; 15 &lt;span class="SpellE"&gt;menit&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menuju&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tengah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;hari&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Mouri&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;melaporkan&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;keadaan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;luar&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pada&lt;/span&gt; Shinichi yang &lt;span class="SpellE"&gt;berada&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dalam&lt;/span&gt; hotel.&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;Sebelum&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menutup&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;teleponnya&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;Mouri&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berpesan&lt;/span&gt;  agar Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;menjaga&lt;/span&gt; Ran. (&lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;akhirnya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.. &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;agak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;lembut&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pada&lt;/span&gt; Shinichi&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;XD).&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDqBxgxITyI/AAAAAAAAAt0/pLEniYq0150/s1600/image005.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;----------------&lt;span class="SpellE"&gt;Tinggal&lt;/span&gt; 5 &lt;span class="SpellE"&gt;menit&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menuju&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tengah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;hari&lt;/span&gt;-------------&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Semuanya&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;ayo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;berkumpul&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;jadi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;satu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;disini&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kitajima&lt;/span&gt;-sensei.  &lt;span class="GramE"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;siswa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;segera&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;saling&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berpegangan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pada&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;teman&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mereka&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Sementara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;diluar&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;gedung&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berkeliling&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sekitar&lt;/span&gt;  hotel.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Kemudian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;melihat&lt;/span&gt;  Nishida-sensei yang &lt;span class="SpellE"&gt;berdiri&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;jauh&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tempat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Seperti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;biasa&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mulai&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;TePe-TePe&lt;/span&gt; (&lt;span class="SpellE"&gt;Tebar&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Pesona&lt;/span&gt;) &lt;span class="SpellE"&gt;pada&lt;/span&gt; Nishida-sensei.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Tak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; lama &lt;span class="SpellE"&gt;kemudian&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;Kapten&lt;/span&gt; Azuma &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt; Minamida &lt;span class="SpellE"&gt;ikut&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;bergabung&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dengan&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt;  Nishida.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDqBykl3ZrI/AAAAAAAAAt8/KaVtKaRWu5g/s1600/image006.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDqBzedyQRI/AAAAAAAAAuE/oq9Sd8ilVZ4/s1600/image007.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDqBzedyQRI/AAAAAAAAAuE/oq9Sd8ilVZ4/s320/image007.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDqB0es9bMI/AAAAAAAAAuM/wkvgyW_sZbM/s1600/image008.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDqB0es9bMI/AAAAAAAAAuM/wkvgyW_sZbM/s320/image008.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="SpellE"&gt;&lt;i&gt;Pukul&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt; 11.58&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;siswa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;segera&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;membuat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;lingkaran&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kecil&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;beberapa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kelompok&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;berangkulan&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;ada&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;berpelukan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;bergandengan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tangan&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Jangan&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;khawatir&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;aku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;membiarkan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sesuatu&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;terjadi&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt;  Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;pada&lt;/span&gt; Ran&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"  Umm&lt;/span&gt;.. &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;tapi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ketika&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;aku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;memikirkan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;apa&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;terjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Sonoko&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;aku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;gugup&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; Ran.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Yang &lt;span class="SpellE"&gt;harus&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dipikirkan&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;sekarang&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;adalah&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;bagaimana&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;memenangkan&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;tantangan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kedua&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;ini&lt;/span&gt;"&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Ya&lt;/span&gt;..."  &lt;span class="SpellE"&gt;jawab&lt;/span&gt; Ran&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="SpellE"&gt;&lt;i&gt;Di&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;luar&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;gedung&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Tinggal&lt;/span&gt; 45 &lt;span class="SpellE"&gt;detik&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;lagi&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;ayo&lt;/span&gt;  kidnapper &lt;span class="SpellE"&gt;tunjukkan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dirimu&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;Aku&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Mouri&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;memburumu&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="SpellE"&gt;Tiba-tiba&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;saja&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kapten&lt;/span&gt;  Azuma &lt;span class="SpellE"&gt;memegangi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;perutnya&lt;/span&gt;  "&lt;span class="SpellE"&gt;Permisi&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ingin&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pergi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ke&lt;/span&gt; Toilet" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kapten&lt;/span&gt; Azuma &lt;span class="SpellE"&gt;sambil&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berlari&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;pergi&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Aku&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;juga&lt;/span&gt;... &lt;span class="SpellE"&gt;aku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menelpon&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;seseorang&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt;  Minamida&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Di&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;saat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;seperti&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;ini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; ?"&lt;span class="SpellE"&gt;tanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDqCBqRYbLI/AAAAAAAAAuk/rTsqb_8twXg/s1600/image013.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="112" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDqCBqRYbLI/AAAAAAAAAuk/rTsqb_8twXg/s200/image013.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="SpellE"&gt;&lt;i&gt;Di&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;aula&lt;span style="font-style: normal;"&gt; ...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;siswa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mulai&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ketakutan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;panik&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;melihat&lt;/span&gt; jam.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Polisi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; pun &lt;span class="SpellE"&gt;ikut&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tegang&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Tiba-tiba&lt;/span&gt; Ran &lt;span class="SpellE"&gt;memegan&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;tangan&lt;/span&gt; Shinichi. &lt;span class="GramE"&gt;Shinichi  &lt;span class="SpellE"&gt;sedikit&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;terkejut&lt;/span&gt;,  &lt;span class="SpellE"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;beberapa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;saat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;hanya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;saling&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berpandangan&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; Dan........................&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"KLEEEKK"  &lt;span class="SpellE"&gt;lampu&lt;/span&gt; aula &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;seluruh&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;gedung&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mati&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;membuat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;semuanya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menjadi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;panik&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Jangan&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;Panik&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;teman-teman&lt;/span&gt;... &lt;span class="SpellE"&gt;Tenanglah&lt;/span&gt;..&lt;span class="GramE"&gt;!!!&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;teriak&lt;/span&gt; Shinichi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &lt;/span&gt;&lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Di&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;luar&lt;/span&gt; aula pun &lt;span class="SpellE"&gt;para&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;polisi&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;ikut&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;panik&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;  "&lt;span class="SpellE"&gt;Lampunya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mati&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;disini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;terlalu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;gelap&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;melihat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;apapun&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;polisi&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;menghubungi&lt;/span&gt; Chief &lt;span class="SpellE"&gt;Tamagawa&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Apa&lt;/span&gt;???&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Lampu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mati&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;teriak&lt;/span&gt; Chief &lt;span class="SpellE"&gt;Tamagawa&lt;/span&gt;,  &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Mouri&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ikut&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;panik&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mendengar&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;hal&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Chief &lt;span class="SpellE"&gt;Tamagawa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;segera&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berlari&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menghidupkan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;lampunya&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;lagi&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &lt;/span&gt;&lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Beberapa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;saat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kemudian&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;lampu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sudah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;hidup&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;siswa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;dalam&lt;/span&gt; aula &lt;span class="SpellE"&gt;sediit&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;lega&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Apakah&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;semuanya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;baik-baik&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;saja&lt;/span&gt;??" &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;tanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Shinichi. &lt;span class="SpellE"&gt;Tapi&lt;/span&gt;  Ran &lt;span class="SpellE"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ada&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sekelilingnya&lt;/span&gt;,&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Ran&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Ran.!!&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;Teriak&lt;/span&gt; Shinichi. &lt;span class="SpellE"&gt;Kemudian&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;menghampiri&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kitajima&lt;/span&gt;-sensei  &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;marah-marah&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; (&lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;ooopsss&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Dimana&lt;/span&gt;  Ran..&lt;span class="GramE"&gt;!!!&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt;  Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;sambil&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mencengkeram&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;kerah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;leher&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kitajima&lt;/span&gt;-sensei (&lt;span class="SpellE"&gt;murid&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;durhaka&lt;/span&gt;.. &lt;span class="SpellE"&gt;nggak&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;sopan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sama&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;gurunya&lt;/span&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Apakah&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;kamu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menyimpulkan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pelakunya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;aku&lt;/span&gt;??" &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;tanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kitajima&lt;/span&gt;-sensei.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Aku&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;dengan&lt;/span&gt; 2 &lt;span class="SpellE"&gt;orang&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sejak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tadi&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kitajima&lt;/span&gt;-sensei (2 &lt;span class="SpellE"&gt;orang&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;siswi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;samping&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kitajima&lt;/span&gt;-sensei)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"Kita  &lt;span class="SpellE"&gt;sangat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ketakutan&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sejak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tadi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;memegang&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tangan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kitajima&lt;/span&gt;-sensei" &lt;span class="SpellE"&gt;terang&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;salah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;satu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kedua&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;siswi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tersebut&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Aku&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;juga&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;.."&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;siswi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kedua&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sambil&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ketakutan&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDqCMddZ-lI/AAAAAAAAAvc/EkHa2iv4ov4/s1600/image026.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDqCMddZ-lI/AAAAAAAAAvc/EkHa2iv4ov4/s320/image026.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;merasa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kesal&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;kemudian&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berlari&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;setiap&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pintu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mengecek&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;apakah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pintunya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;masih&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;terkunci&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Semua&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;pintu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;masih&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;terkunci&lt;/span&gt;.. &lt;span class="SpellE"&gt;Apa&lt;/span&gt;  yang &lt;span class="SpellE"&gt;terjadi&lt;/span&gt;??&lt;span class="GramE"&gt;".&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kemudian&lt;/span&gt; Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;membuka&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;pintu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berlari&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;keluar&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mencari&lt;/span&gt;  Ran. &lt;span class="SpellE"&gt;Tapi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;usahanya&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;mencari&lt;/span&gt; Ran &lt;span class="SpellE"&gt;sia-sia&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;dia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bisa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menemukan&lt;/span&gt;  Ran.. (&lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;aduuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.. &lt;span class="SpellE"&gt;kacian&lt;/span&gt;..)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"RAANNN..&lt;span class="GramE"&gt;!!!&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;teriak&lt;/span&gt; Shinichi&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;...........................................................................................&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Bagaimana&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;situasi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dalam&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;laporkan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;situasinya&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;asisten&lt;/span&gt; chief &lt;span class="SpellE"&gt;Tamagawa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;melalui&lt;/span&gt;  walkie-talkie (&lt;span class="SpellE"&gt;atau&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;apalah&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;namanya&lt;/span&gt;).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Permisi&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;.."&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tiba-tiba&lt;/span&gt; Minamida  &lt;span class="SpellE"&gt;datang&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menghampiri&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Mouri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Apaa&lt;/span&gt;??&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;seorang&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;siswa&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;hilang&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;teriak&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;asisten&lt;/span&gt; chief &lt;span class="SpellE"&gt;Tamagawa&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Apa&lt;/span&gt;???&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Apa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;terjadi&lt;/span&gt;???  &lt;span class="GramE"&gt;" Tanya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"Kita  &lt;span class="SpellE"&gt;belum&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mendapat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;informasi&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;jelas&lt;/span&gt;".&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Kemudian&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;lari&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menghampiri&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; "&lt;span class="SpellE"&gt;Paman&lt;/span&gt;..&lt;span class="GramE"&gt;!!!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Apa&lt;/span&gt;  yang &lt;span class="SpellE"&gt;terjadi&lt;/span&gt;??" &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;tanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Siapa&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;hilang&lt;/span&gt;?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Paman&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;.."&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;ragu&lt;/span&gt;. "Yang &lt;span class="SpellE"&gt;hilang&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;adalah&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; Ran"&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"APAAA????&lt;/span&gt;  Shinichi..!!! &lt;span class="SpellE"&gt;Kau&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ba&lt;/span&gt;**&lt;span class="SpellE"&gt;ngan&lt;/span&gt;..&lt;span class="GramE"&gt;!!&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;teriak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sambil&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mencengkeram&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kerah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;baju&lt;/span&gt; Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt;.... JDESSHHH&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menonjok&lt;/span&gt;  Shinichi (&lt;span class="SpellE"&gt;Aauu&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;keras&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;banget&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;lhoh&lt;/span&gt;.. &lt;span class="SpellE"&gt;pasti&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sakit&lt;/span&gt;.. &lt;span class="GramE"&gt;*&lt;span class="SpellE"&gt;meringis&lt;/span&gt;*).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Bukankah&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;aku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menyuruhmu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menjaga&lt;/span&gt;  Ran? &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Bukankah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;aku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;telah&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;berkata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;padamu&lt;/span&gt; agar &lt;span class="SpellE"&gt;menjaganya&lt;/span&gt;??&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Apa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;saja&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;kau&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;lakukan&lt;/span&gt;?? Hah?"  &lt;span class="SpellE"&gt;teriak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;marah&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berniat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;memukul&lt;/span&gt; Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;lagi&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;namun&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ditahan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;oleh&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;polisi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dekatnya&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Tenang&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;,...&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Tenang&lt;/span&gt;..&lt;span class="GramE"&gt;!!&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;polisi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;. &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Namun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;masih&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;memberontak&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;akhirnya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;membawa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pergi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;masih&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;terkapar&lt;/span&gt; (&lt;span class="SpellE"&gt;atau&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;apalah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;namanya&lt;/span&gt;) &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;lantai&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sambil&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mengusap&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;darah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mulutnya&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;lalu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mencoba&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berdiri&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Beberapa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;saat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kemudian&lt;/span&gt;,  &lt;span class="SpellE"&gt;ponsel&lt;/span&gt; Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;berbunyi&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Beraninya&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;kau&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mengambil&lt;/span&gt; Ran" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; Shinichi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Aku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menang&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;lagi&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Meskipun&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;polisi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ada&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dekatmu&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;akhirnya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kau&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bisa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;melindungi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;temanmu&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Permainan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;seperti&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sangat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;membosankan&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;jadi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ini&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;terakhir&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;meletakkan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bom&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tempat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kusembunyikan&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Batas  &lt;span class="SpellE"&gt;waktunya&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;tengah&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;malam&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;hari&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ini&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Mulai&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sekarang&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kau&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;dapat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mencarinya&lt;/span&gt;".&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kata&lt;/span&gt; Kidnapper, &lt;span class="SpellE"&gt;kemudian&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt;  &lt;span class="SpellE"&gt;menutup&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;teleponnya&lt;/span&gt;.  Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;melihat&lt;/span&gt; jam &lt;span class="SpellE"&gt;tangannya&lt;/span&gt;.  &lt;span class="SpellE"&gt;Masih&lt;/span&gt; jam 12.10&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Tinggal&lt;/span&gt;  12 &lt;span class="GramE"&gt;jam&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;lagi&lt;/span&gt;"&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="DE"&gt;=== To Be Continue ===&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-7231714906878405788?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/7231714906878405788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/detective-conan-live-action-1-part-4.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/7231714906878405788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/7231714906878405788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/detective-conan-live-action-1-part-4.html' title='DETECTIVE CONAN LIVE ACTION 1 (part 4)'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TDqBzedyQRI/AAAAAAAAAuE/oq9Sd8ilVZ4/s72-c/image007.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-4552433589397624910</id><published>2011-11-04T11:56:00.000+07:00</published><updated>2011-11-04T11:56:23.889+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>DETECTIVE CONAN LIVE ACTION 1 (part 5)</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Tinggal&lt;/span&gt; 12 jam &lt;span class="SpellE"&gt;lagi&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; Shinichi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Sementara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berdiri&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mematung&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dalam&lt;/span&gt; aula.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Dia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tampak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sedang&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;serius&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berpikir&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Dengan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;hati&lt;/span&gt;, Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;menghampirinya&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Paman&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;sambil&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mendekat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Maaf&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;soal&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;tadi&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Karena&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;memukulmu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;keras&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; (&lt;span class="SpellE"&gt;seumur-umur&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;baru&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dengar&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;minta&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;maaf&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pada&lt;/span&gt; Shinichi&lt;span class="GramE"&gt;.. :P&lt;/span&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;apa-apa&lt;span class="GramE"&gt;..Aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;perlu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berterimakasih&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;paman&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Karena&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;aku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bisa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;memukul&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;diriku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sekeras&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;"&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Tapi&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;apa&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;sebenarnya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;terjadi&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Dia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; (kidnapper) &lt;span class="SpellE"&gt;bisa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;membuat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;seseorang&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menghilang&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;begitu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mudah&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Apakah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pelakunya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;orang&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;gila&lt;/span&gt;?" &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;tanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Dia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;hanya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;manusia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;biasa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kegelapan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;begitu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;hatinya&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tadi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mendapat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;panggilan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;darinya&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berkata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;padaku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bahwa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;memasang&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bom&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ditempat&lt;/span&gt; Ran &lt;span class="SpellE"&gt;disembunyikan&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; Batas &lt;span class="SpellE"&gt;waktunya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;adalah&lt;/span&gt;... &lt;span class="SpellE"&gt;tengah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;malam&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;nanti&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; Shinichi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Apa&lt;/span&gt;?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Kita &lt;span class="SpellE"&gt;harus&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bisa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menemukannya&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;tak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;peduli&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;apapun&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;terjadi&lt;/span&gt;!!" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; Shinichi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TGoVb3ma8lI/AAAAAAAAAzY/h4a85sIX29k/s1600/image004.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TGoVb3ma8lI/AAAAAAAAAzY/h4a85sIX29k/s320/image004.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TGoWUzB6atI/AAAAAAAAAzo/6OMliAEpQdY/s1600/image008.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Tapi&lt;/span&gt;.... &lt;span class="SpellE"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tahu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bagaimana&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bisa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;hilang&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;juga&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tahu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;siapa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pelakunya&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Bagaimana&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bisa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menemukan&lt;/span&gt; Ran&lt;span class="GramE"&gt;?.&lt;/span&gt; Kita &lt;span class="SpellE"&gt;juga&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;punya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;titik&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;terang&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;Sesuatu&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;hanya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ditemukan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;polisi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sebuah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tinta&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;merah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;aneh&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pegangan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pintu&lt;/span&gt;." &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Tinta&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Merah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; ?&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Setelah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;lampu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;nyala&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kembali&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;aku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;segera&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berlari&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ke&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pintu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menemukan&lt;/span&gt; Ran. &lt;span class="SpellE"&gt;Aku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ingat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ada&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tinta&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;merah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pegangan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pintu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;Kata&lt;/span&gt; Shinichi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Berarti&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt; (&lt;span class="SpellE"&gt;tinta&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;merah&lt;/span&gt;) &lt;span class="SpellE"&gt;ada&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;disana&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;setelah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kau&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pergi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;meninggalkan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ruangan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ini&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Mungkin&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;saja&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tangan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;siswa&lt;/span&gt; lain. &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Berarti&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bisa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dijadikan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;titik&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;terang&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;Kupikir, Kita &lt;span class="SpellE"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;membagi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;penjagaan&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;ketat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;delapan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bagian&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;gedung&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ini&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Tidak&lt;/span&gt;.... &lt;span class="SpellE"&gt;Ada&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;petunjuknya&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;.."&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;sambil&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berpikir&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Apa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;?" &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;tanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Ingat&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Apa&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;dikatakan&lt;/span&gt; Minamida-san &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt; Mai-san&lt;span class="GramE"&gt;?,&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;salah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;satu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mengatakan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;benar&lt;/span&gt;"&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Apa&lt;/span&gt;?&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Matilah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;jika&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kau&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;harus&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mengingat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kata-kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;!!!" &lt;span class="SpellE"&gt;bentak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;memejamkan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;diam&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sejenak&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mencoba&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mengingat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kata-kata&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;diucapkan&lt;/span&gt; Minamida-san &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt; Nishida (Mai)-sensei.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Flashback:&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Seorang&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;siswa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;hilang&lt;/span&gt;?" &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;tanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Nishida&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Aku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dengar&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ada&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;hilang&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;padahal&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ruangan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tertutup&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;kan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;?" &lt;span class="SpellE"&gt;tanya&lt;/span&gt; Minamida&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;&lt;i&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Lalu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bagaimana&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bisa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;diambil&lt;/span&gt;?"&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Apakah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;polisi&lt;/span&gt;............"&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;End of Flashback&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Sial&lt;/span&gt;... &lt;span class="SpellE"&gt;apa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;!!! &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Apa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;terasa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;janggal&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;perkataan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mereka&lt;/span&gt;?"&lt;/span&gt; Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;mengeluh&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pada&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dirinya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sendiri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Aku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tahu&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;pelakunya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mungkin&lt;/span&gt; Mai-san" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Mengapa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kau&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berkesimpulan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;seperti&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;?" &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;tanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Shinichi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Dia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;selalu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bersamaku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kurun&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;waktu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;penculikan&lt;/span&gt; Ran"&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Selalu&lt;/span&gt;? &lt;span class="SpellE"&gt;Apa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kamu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;yakin&lt;/span&gt;?" &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;tanya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; Shinichi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Salah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;satu&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;mencurigakan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;adalah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kapten&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kapal&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;bernama&lt;/span&gt; Azuma &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pria&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;bernama&lt;/span&gt; Minamida"&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Alasannya&lt;/span&gt;?" &lt;span class="SpellE"&gt;tanya&lt;/span&gt; Shinichi (&lt;span class="SpellE"&gt;a.n&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;. :&lt;/span&gt; Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;banyak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;nanya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;nih&lt;/span&gt;.. :p)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"Minamida &lt;span class="SpellE"&gt;pergi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ke&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;suatu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tempat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tepat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sebelum&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;lampu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mati&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;melakukan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;panggilan&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kapten&lt;/span&gt; Azuma &lt;span class="SpellE"&gt;malah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;belum&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kembali&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sejak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pergi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ke&lt;/span&gt; toilet" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;tertegun&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mendengar&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;hal&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Itu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt;!!! &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Pelakunya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;adalah&lt;/span&gt; Azuma.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Pasti&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;juga&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menculik&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Sonoko&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;yakin&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Tapi&lt;/span&gt;... &lt;span class="GramE"&gt;Azuma &lt;span class="SpellE"&gt;selalu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;memegang&lt;/span&gt; stir &lt;span class="SpellE"&gt;saat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kapal&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; Shinichi yang &lt;span class="SpellE"&gt;masih&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ragu-ragu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mendengar&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;analisis&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Bwohahahahaahaaa&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;kau&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;masih&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;muda&lt;/span&gt;. &lt;span class="SpellE"&gt;Aku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;beritahu&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; &lt;span class="GramE"&gt;auto-pilot&lt;/span&gt;. &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Membiarkan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kapal&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mengemudi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dengan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sendirinya&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Menciptakan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; alibi &lt;span class="SpellE"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dirinya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sendiri&lt;/span&gt;, Azuma &lt;span class="SpellE"&gt;pergi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menculik&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Sonoko&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;panajng-lebar&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Lalu&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;bagaimana&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bisa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menculik&lt;/span&gt; Ran?" &lt;span class="SpellE"&gt;tanya&lt;/span&gt; Shinichi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Semua&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;harus&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kau&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;lakukan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;hanyalah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menangkap&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pria&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tahu&lt;/span&gt;. &lt;span class="GramE"&gt;Kita &lt;span class="SpellE"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;punya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;waktu&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Ayo&lt;/span&gt;!!" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sambil&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berlari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt; Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;pergi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ke&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;apartemen&lt;/span&gt; Azuma.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bertingkah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bagai&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mata-mata&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;membuka&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pintu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;apartemen&lt;/span&gt; Azuma yang &lt;span class="SpellE"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;terkunci&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Ayo&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;masuk&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pada&lt;/span&gt; Shinichi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TGoWs8XpSUI/AAAAAAAAA0g/vTVoAUeGmag/s1600/image015.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Melihat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pintu&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;terkunci&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt; Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;segera&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berlari&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ke&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kamar&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Mereka&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sangat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;terkejut&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ketika&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;melihat&lt;/span&gt; Azuma &lt;span class="SpellE"&gt;telah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;tewas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;gantung&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;diri&lt;/span&gt;. (&lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;hii&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.. &lt;span class="SpellE"&gt;seremm&lt;/span&gt;).  &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Apakah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt;..." &lt;span class="SpellE"&gt;bisik&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TGoWvueVgOI/AAAAAAAAA0w/StA-OpDOrjI/s1600/image017.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TGoXFqoHe9I/AAAAAAAAA1A/eBf7v2C6b40/s1600/image019.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TGoXFqoHe9I/AAAAAAAAA1A/eBf7v2C6b40/s320/image019.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kogoro&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;berlari&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menuju&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;meja&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kecil&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dekat&lt;/span&gt; Azuma &lt;span class="SpellE"&gt;gantung&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;diri&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Disana&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;ia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menemukan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;secarik&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kertas&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bertuliskan&lt;/span&gt; "I am Kidnaper".  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Aku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tahu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;aku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tahu&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pelakunya&lt;/span&gt;.. &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;sial&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;..!!! &lt;span class="SpellE"&gt;Jika&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mati&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kita&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tidak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bisa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menemukan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tempat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dimana&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menyembunyikan&lt;/span&gt; Ran &lt;span class="GramE"&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dengan&lt;/span&gt; nada &lt;span class="SpellE"&gt;penuh&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;penyesalan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Sementara&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;, Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;malah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sibuk&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mengamati&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kondisi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;mayat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kertas&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;bertuliskan&lt;/span&gt; "I am Kidnaper" &lt;span class="SpellE"&gt;tanpa&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menghiraukan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;perkataan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Di&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;balik&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kertas&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;, Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;menemukan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tanda&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;panah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kecil&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Hey... &lt;span class="SpellE"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;apa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kau&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;duduk&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; situ &lt;span class="SpellE"&gt;saja&lt;/span&gt;? &lt;span class="GramE"&gt;Bantu &lt;span class="SpellE"&gt;aku&lt;/span&gt;!!" &lt;span class="SpellE"&gt;bentak&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;sibuk&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bongkar-bongkar&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;lemari&lt;/span&gt; Azuma.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Aku&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;heran&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;apa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;arti&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tanda&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;panah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;di&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kertas&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ini&lt;/span&gt;? &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Ini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sedikit&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;gelap&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;tapi&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sepertinya&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ini&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;terlihat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;ditulis&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;darah&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; Shinichi, &lt;span class="SpellE"&gt;Kogoro&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;segera&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menghampiri&lt;/span&gt; Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;untuk&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;melihat&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tanda&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;panah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;tersebut&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Ternyata&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;darah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;berasal&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dari&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;jari&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;telunjuk&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kapten&lt;/span&gt; Azuma.&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;Melihat&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;hal&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;, Shinichi &lt;span class="SpellE"&gt;menyeringai&lt;/span&gt;, &lt;span class="SpellE"&gt;pertanda&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;sudah&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;menemukan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;titik&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;terang&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dalam&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;kasus&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;itu&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Paman&lt;/span&gt;&lt;span class="GramE"&gt;..&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;dia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;bukan&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pelakunya&lt;/span&gt;" &lt;span class="SpellE"&gt;kata&lt;/span&gt; Shinichi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="GramE"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Apa&lt;/span&gt;?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"&lt;span class="SpellE"&gt;Dia&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;dibunuh&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;oleh&lt;/span&gt; &lt;span class="SpellE"&gt;pelaku&lt;/span&gt; yang &lt;span class="SpellE"&gt;sebenarnya&lt;/span&gt;"&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TGoXGt1xOQI/AAAAAAAAA1I/oFi35_KTb80/s1600/image020.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="border: medium none; padding: 0cm; text-align: center;"&gt;===To Be Continue==&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-4552433589397624910?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/4552433589397624910/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/detective-conan-live-action-1-part-5.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/4552433589397624910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/4552433589397624910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/detective-conan-live-action-1-part-5.html' title='DETECTIVE CONAN LIVE ACTION 1 (part 5)'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TGoVb3ma8lI/AAAAAAAAAzY/h4a85sIX29k/s72-c/image004.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-5992311114292445540</id><published>2011-11-04T11:53:00.000+07:00</published><updated>2011-11-04T11:53:03.973+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>DETECTIVE CONAN LIVE ACTION 1 (final part)</title><content type='html'>&lt;div class="post-body entry-content"&gt;"Tinggal satu jam lagi.. sial..!!!" gerutu Kogoro di dalam mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Tiba-tiba HP Kogoro berbunyi. Ternyata yang menelponnya  adalah Shinichi. Dia memberitahu Kogoro 5 lokasi yang mungkin digunakan  pelaku untuk menyembunyikan Ran dan Sonoko. Shinichi memutuskan agar  mereka (dia dan Kogoro) berpencar. Kogoro mencoba sekali lagi untuk  meminta bantuan kepada chief Tamagawa, namun chief Tamagawa tidak mau  dan tidak memberi izin pada Kogoro. Akhirnya Kogoro memutuskan untuk  bertindak sendiri. Kogoro segera memacu kendaraannya ke tempat-tempat  yang disebutkan Shinichi, sementara Shinichi harus berlari-lari ke  tempat-tempat itu. (kasian..kasian..kasian..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ran..!!! Sonoko..!!!" teriak Shinichi sambil berlari menyusuri gudang-gudang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TIYMSP9idiI/AAAAAAAAA44/H0nx15IPh2o/s1600/image006.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TIYMSP9idiI/AAAAAAAAA44/H0nx15IPh2o/s320/image006.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Mendadak  Shinichi berhenti berlari, dia merasakan aura kegelapan penuh kebencian  (lebayy)... –intinya, Shinichi merasakan kedatangan kidnapper di  belakangnya-&lt;br /&gt;"Itu kau, kan? Nishida Mai-san" kata Shinichi tanpa menoleh ke belakang&lt;br /&gt;Dengan santai, nishida menjawab "wah.. kebetulan sekali. Apa yang kau lakukan disini?"&lt;br /&gt;"Apakah kau kembali kesini untuk mengecek? Apakah berpindah atau tidak? Bom yang telah kau pasang?" tanya Shinichi&lt;br /&gt;"Bom?Apa yang kau maksud?" tanya Nishida-sensei tanpa rasa bersalah&lt;br /&gt;"Hentikan actingmu itu. Aku ingin kau mengembalikan Sonoko dan Ran kepadaku" kata Shinichi&lt;br /&gt;Tapi nishida masih belum berhenti ber-acting "Bukankah kau yang aneh? Bicara begitu seperti aku pelakunya saja"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itulah yang mengganggu pikiranku, baru saja setelah penculikan kedua.  Kata-kata yang kau ucapkan adalah 'lalu, bagaimana dia (she) bisa  diculik?'. Dari kata-kata itu, aku menyimpulkan : bagaimana kau tahu  orang yang diculik adalah seorang murid perempuan? Polisi pun tak curiga  dengan perkataanmu" kata Shinichi&lt;br /&gt;"Tidak ada sebab-sebab apapun aku mengatakan hal itu" bantah Nishida&lt;br /&gt;"Tidak.. pasti ada alasannya. Karena.. kau adalah pelakunya"&lt;br /&gt;'"Kalau begitu jelaskan padaku. Bagaimana aku bisa menculik 2 orang itu" tantang Nishida&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah,  aku akan menjelaskannya. Pertama : pada saat penculikan yang pertama,  kau pergi kebelakang dek kapal, dan mengikat karung disana. Dan kau  menaruh alat yang nanti akan meledak pada waktunya. Sehingga membuat  peristiwa penculikan itu seolah-olah dari orang luar. Kau emmbuat  ruangan (tempat Sonoko diculik) terlihat seperti ada orang yang  bersembunyi di dalamnya. Untuk membuat situasi agar Sonoko terlihat  melompat ke air, kau mencuri sebuah jaket keselamatan. Kemudian,  meletakkan baju yang basah dan tangki oksigen bersamaan dengan jaket  keselamatan. Kau telah menyelesaikan trik pertamamu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kemudian, di hari H. Kau memberikan obat tidur pada Sonoko yang  menderita 'mabuk laut'. Lalu kau memasuki kembali ruangan itu dengan  kunci duplikat yang telah kau buat sebelumnya, dan menyembunyikan Sonoko  yang telah tertidur di suatu tempat. Kau hanya mengambil bando Sonoko,  dan dengan alat yang kaubuat. Ketika pikiran semua orang saat itu  tertuju pada suara air, kau membuangnya ke dalam danau.Dengan begitu,  kau membuat seolah-olah Sonoko jatuh kedalam air"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tunggu dulu... Setelah itu kita berpencar untuk mencarinya di seluruh  kapal. Tapi Sonoko-san tidak ditemukan di kapal itu." Kata  Nishida-sensei&lt;br /&gt;"Sebenarnya dia ada disana, hanya saja kita tidak bisa menemukannya. Karena sebuah trik yang sederhana. " kata Shinichi&lt;br /&gt;"Trik?" tanya Nishida-sensei&lt;br /&gt;"Sebuah cermin. Saat itu, sebenarnya Sonoko berada di closet room (yang  di postingan saya sebelumnya, saya kira semacam gudang) diseberang  ruangan itu (rest room). Metode ini, biasanya digunakan pesulap. Dengan  cara menggunakan cermin refleksi yang kau letakkan di dalam kotak  (seperti peti), kau membuatnya seperti tak ada orang di dalamnya. Sebuah  trik yang sederhana. Setelah polisi pergi, kau memindahkan cermin itu  dan 'menculik' Sonoko. Aku menemukan ini.. pecahan kaca yang tertinggal  pada kotak itu" kata Shinichi panjang-lebaaaaaarrr.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semua orang bisa melakukan hal itu. Disamping itu, pada saat penculikan  yang kedua, aku berada diluar hotel, dan aku berada disamping Kogoro  Mouri." Kata nishida-sensei&lt;br /&gt;"Dilihat dengan sekilas. Sepertinya memang mustahil kau menculik Ran.  Tapi.. jika kau gunakan metode itu, akan lebih mudah bukan?" tanya  Shinichi. Nishida hanya menatap Shinichi dengan tajam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan  menggunakan cara kejam itu... Ran tidak diculik, dia pergi dengan  sendirinya. Mungkin kau memberinya semacam surat ancaman dan kunci  duplikat aula. Setelah itu, mungkin kau membuatnya berpakaian seperti  staf hotel dan memberinya instruksi untuk datang kemari kan? Ran yang  mempunyai rasa keadilan tinggi, tak mungkin bercerita pada seorangpun  masalahnya. Semuanya dia pendam sendirian. Kau menggunakan persahabatan  mereka berdua untuk melakukan aksi kejahatanmu. Dasar rendahan!!" teriak  Shinichi.&lt;br /&gt;"Ya.. kau benar. Azuma memang rendahan. Azuma baru saja bunuh diri kan?  Beritanya sekarang pasti sedang ditayangkan." kata Nishida-sensei&lt;br /&gt;"Bunuh diri? Apakah Azuma-san adalah pelakunya?" tanya Shinichi (pura-pura kaget dan panik)&lt;br /&gt;"Bukti-buktinya sudah didapat (yang dimaksud adalah tulisan I AM  KIDNAPER) . Jadi tidak ada kesalahan. Kau kalah" kata Nishida-sensei  dengan nada penuh kemenangan, karena (menurutnya) dia telah berhasil  menipu Shinichi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TIYMceQaxQI/AAAAAAAAA6I/wEG4tSMAm-o/s1600/image026.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TIYMceQaxQI/AAAAAAAAA6I/wEG4tSMAm-o/s320/image026.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Tapi Shinichi menunjukkan seringaian khasnya, "kaulah yang kalah. Bagaimana kau tahu Azuma menulis pengakuannya?"&lt;br /&gt;"Aku melihatnya di berita" bantah Nishida-sensei (Nishida hobi ngeles ihh..)&lt;br /&gt;"Tidak mungkin.. karena, aku membawanya. Sebelum polisi mengetahuinya"  kata Shinichi sambil mengeluarkan sebuah kertas dari sakunya yang  bertuliskan : I AM KIDNAPER.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Nishida terlihat sedikit shock "seperti yang aku duga, di  berita itu dikatakan jika Azuma bunuh diri, jadi aku menyimpulkan bahwa  kemungkinan besar ada pengakuannya sebelum mati."&lt;br /&gt;"Kau benar-benar tak bisa berhenti baralasan, ya?" tanya Shinichi&lt;br /&gt;"Pengakuan ini ditulis Azuma secara terpaksa, setelah dia diancam oleh  pelaku sebenarnya. Sebagai buktinya, tulisan kidnapper yang ditulis di  surat tantanganku adalah : K-I-D-N-A-P-P-E-R, sedangkan yang ditulis  Azuma adalah : K-I-D-N-A-P-E-R. Semuanya memang benar, tapi secara  normal, seseorang biasanya tidak menggunakan 2 ejaan yang berbeda. Dan  yang membuktikan bahwa kau adalah pelaku sebenarnya ialah sebuah pesan  tersembunyi yang ditulis Azuma-san di sini." Kata Shinichi sambil  membalikkan kertas pengakuan Azuma, terdapat tanda panah kecil di kertas  itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi.. apa artinya?" tanya Nishida-sensei (teteepp.. nggak mau kalah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TIYMfJ9XKvI/AAAAAAAAA6g/gAdqK1IDKHM/s1600/image032.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TIYMfJ9XKvI/AAAAAAAAA6g/gAdqK1IDKHM/s320/image032.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Shinichi  hanya tersenyum, lalu dia mengarahkan kertas itu di dekat lampu.  Sehingga dari balik kertas itu menjadi bertuliskan : KIDNAPER → MA I.  Nishida-sensei tersentak.&lt;br /&gt;"Pelakunya adalah kau.. Mai" kata Shinichi.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sejenak Nishida diam terpaku sambil memandang tajam kearah Shinichi. Namun kemudian, dia tertawa.&lt;br /&gt;'Semenjak kau datang kesini, kau pasti sudah mengetahuinya kan? Mengapa  aku mengirim surat tantangan itu kepadamu?" tanya Nishida sinis.&lt;br /&gt;"Kau adalah pacar dari lelaki yang telah aku tangkap di bar kan? Lelaki  yang melarikan uang perusahaan. Lalu dia membantu para kriminal, setelah  dia terpojokkan dengan hutangnya kan?" kata Shinichi&lt;br /&gt;"Dan dia meninggal di penjara" Nishida meneruskan&lt;br /&gt;"Tidak ada waktu lagi, dimana kau sembunyikan Ran?" desak Shinichi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba  Nishida menodongkan pistolnya. "Meskipun kau melakukan hal itu, kau  tidak bisa mendapatkannya kembali" kata Shinichi. Tapi Nishida sudah  tidak mau diajak kompromi, hatinya telah dipenuhi kegelapan. (lebay mode  : on). Akhirnya Nishida membawa Shinichi ketempat Ran disembunyikan.  Shinichi segera menghampiri Ran yang sedang pingsan. Setelah mereka  saling curhat (kalau saya tulis kepanjangan) Ran pingsan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sementara itu, nishida telah mengunci ruangan dari dalam,  dan menembak kunci ruangan tersebut agar mereka tak bisa lari. Untung  saja, ketika terdengar suara tembakan. Kogoro sedang berada di dekat  tempat itu. Dia segera menghampiri asal suara tembakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam ruangan :&lt;br /&gt;Nishida berniat untuk membunuh Ran dan Shinichi. Tapi Shinichi meminta  Nishida agar dia saja yang dibunuh. Sedangkan Ran supaya tetap hidup.  Tapi Nishida menolak.&lt;br /&gt;"Kau juga penting baginya, itulah mengapa, jika hanya membunuhmu, itu  akan membuat hal ini semakin rumit. Jika aku membiarkannya hidup, yang  bisa dia lakukan hanyalah menjalani kehidupannya yang tersisa seperti  zombie. Seperti yang aku rasakan sekarang ini" kata Nishida&lt;br /&gt;"Ran tidak selemah itu" kata Shinichi&lt;br /&gt;"Apakah kau yakin? Jika kau menghilang kemudaian dia akan..........  kalian berdua tidak dapat dipisahkan, tak peduli apapun yang terjadi.."  kata Nishida.. (so sweet..hiks)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di luar, Kogoro memanggil Shinichi. Dia menemukan bola di  luar gudang, dan berniat untuk memberikannya pada Shinichi. Setelah  beberapa kali gagal, akhirnya bola itu bisa masuk ke dalam ruangan.  Shinichi menggunakan bola itu untuk me-loop Nishida, sehingga pistol  yang dia bawa terjatuh. Nishida menangis kesal, dia telah kalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TIYMlA3N65I/AAAAAAAAA7Y/C3GOJiSCLms/s1600/image046.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="113" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TIYMlA3N65I/AAAAAAAAA7Y/C3GOJiSCLms/s200/image046.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Shinichi  berusaha untuk menghentikan bomnya. Tapi ternyata bom itu telah di-set  agar tidak dapat berhenti. Akhirnya, Shinichi melemparkan bom itu kearah  jendela langit-langit, dan memantulkannya dengan bola. Bom itu meledak  di udara. Shinichi dan Ran selamat. Nishida-sensei ditahan oleh polisi.  Ran segera dilarikan ke rumah sakit, ditemani Shinichi dan Kogoro.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TIYMp3155nI/AAAAAAAAA8I/RPwUwvln_vk/s1600/image058.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;"Terima kasih.. kau telah menyelamatkan Ran" kata Kogoro (baru denger.. Kogoro berterima kasih pada Shinichi).&lt;br /&gt;"Tidak masalah... untuk berterima kasih pada asistenmu ini" kata  Shinichi merendah. Kemudian mereka berdua tertawa bersama...  (wah..kejadian yang langka.. :p)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TIYMtP0koeI/AAAAAAAAA8o/FLVUSkoLYQE/s1600/image066.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TIYMtP0koeI/AAAAAAAAA8o/FLVUSkoLYQE/s320/image066.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Setelah  kejadian itu, Kogoro dan Shinichi kena marah chief Tamagawa. Tapi  mereka senang, karena berkat kerjasama mereka, semuanya selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Beberapa minggu kemudian kaki Ran telah sembuh, dan dia bisa  mengikuti turnamen karate. Karena Ran memenangkan turnamen tersebut,  Shinichi mau tak mau harus pergi ke Tropical Land. Tanpa tahu, di tempat  itulah kehidupannya akan berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;div style="text-align: center;"&gt;----end---&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;/div&gt;N.B. : oiya... di movie ini ada kemunculan detektif cilik (minus Ai) dan Kaito Kid. Ini pictnya....&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TIYMu-O1uEI/AAAAAAAAA84/uezuVdBP1b4/s1600/image070.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TIYMu-O1uEI/AAAAAAAAA84/uezuVdBP1b4/s320/image070.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Kaito Kid (terbang di depannya bulan)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TIYMvqsRRCI/AAAAAAAAA9A/gCD5HwCqDQ4/s1600/image072.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TIYMvqsRRCI/AAAAAAAAA9A/gCD5HwCqDQ4/s320/image072.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Mitsuhiko, Genta, &amp;amp; Ayumi&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-5992311114292445540?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/5992311114292445540/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/detective-conan-live-action-1-final.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/5992311114292445540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/5992311114292445540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/detective-conan-live-action-1-final.html' title='DETECTIVE CONAN LIVE ACTION 1 (final part)'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/TIYMSP9idiI/AAAAAAAAA44/H0nx15IPh2o/s72-c/image006.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-6655901003089343522</id><published>2011-11-04T11:47:00.000+07:00</published><updated>2011-11-04T11:47:20.815+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>DETECTIVE CONAN LIVE ACTION 1 (part 6)</title><content type='html'>&lt;div class="post-header"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="post-body entry-content"&gt; &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/THYo108KGiI/AAAAAAAAA1o/JYD_Z-0hsRs/s1600/image001.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/THYo108KGiI/AAAAAAAAA1o/JYD_Z-0hsRs/s320/image001.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;Sementara itu, ditempat Ran dan Sonoko disembunyikan&lt;/i&gt; :  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Ran berusaha untuk melepaskan tali yang mengikatnya, dia  menggerak-gerakkan tubuhnya agar talinya bisa terlepas. Setelah beberapa  saat, akhirnya tali itu bisa dilepaskannya. Kemudian dia bergegas  membangunkan Sonoko.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Sonoko.. bangun Sonoko" kata Ran sambil mengguncang-guncangkan tubuh Sonoko.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Ran..." kata Sonoko yang hampir menangis bisa bertemu dengan Ran.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Ayo kita lari dari sini" kata Ran&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Mereka berdua bergegas mencari jalan keluar, namun mereka tak bisa  menemukannya. Hanya ada 1 jendela yang ada di langit-langit.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Apa yang terjadi pada kita?" tanya Sonoko&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Jangan khawatir, Shinichi pasti akan menemukan kita" kata Ran&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Kalian  berdua selalu bersama-sama, kau dan Shinichi-kun. Kalian berdua selalu  bertengkar, tapi.. kau tetap percaya padanya walau dalam situasi seperti  ini? Itu sungguh indah" kata Sonoko&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"KYAAA" Sonoko tiba-tiba berteriak, ternyata ada bom di dalam tempat itu. Tinggal sekitar 4 jam lagi, dan bom itu akan meledak.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Itu.. bom kan?" tanya Sonoko. Ran hanya mengangguk&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Apakah kita akan mati disini?" tanya Sonoko lagi. Ran mencoba memegang bom itu&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Ran.. itu bahaya" teriak Sonoko&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Aku tidak tahu bagaimana bom ini akan bekerja, tapi kurasa kita masih punya waktu" kata Ran.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Sonoko terduduk lunglai dilantai "Aku berharap, aku bisa jatuh cinta sekali saja sebelum aku mati"&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Jangan bicara seperti itu. Kau masih bisa jatuh cinta berkali-kali semaumu setelah hari ini. Kau tidak boleh menyerah" kata Ran&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Tapi apa yang bisa kita lakukan?"&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Ran melihat-lihat lagi di sekeliling ruangan. Dia menemukan pintu  kecil yang sudah ditutupi kayu-kayu. Ran bersiap-siap untuk menendang  kayu-kayu tersebut. Dia terus menerus menendangi kayu-kayu itu, hingga  kakinya terluka.  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Berhenti Ran. Jika kau terus melakukannya, kakimu akan bertambah sakit" kata Sonoko&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Ran menggeleng-gelengakan kepala "jika kita tidak menggunakan waktu  yang tersisa. Untuk apa aku selama ini berlatih karate??"&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Rann" kata Sonoko was-was&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Jika  itu adalah Shinichi, dia tidak akan menyerah sampai akhir. Dia tidak  akan menyerah" kata Ran sambil terus menendang-nendang pintu, dia hampir  menangis&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Ran.. berhenti"&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Tapi Ran tak mau berhenti. Setiap kali terjatuh, dia bangkit, dan  terus-menerus menendangi pintu, meski kakinya sudah banyak luka.  Akhirnya dia bisa mematahkan kayu-kayu di pintu itu, meski lubangnya  tidak cukup besar. Namun karena kelelahan Ran terjatuh di lantai,  kakinya terluka parah.  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Rannnn" teriak Sonoko&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Kurasa, aku mematahkan tulangku" kata Ran sambil tersenyum&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Kaurasa?? Jangan mengatakan hal itu dengan raut wajah seperti itu" kata sonoko khawatir.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Sonoko.. segeralah keluar, cepat"&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp; Sonoko memapah Ran, mendekati lubang yang tadi dibuat Ran. Tapi,  betapa terkejutnya Ran. Ternyata yang selama ini dia kira sebuah pintu  kecil, adalah jendela yang berada di lantai 2 gudang.  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Kita tidak bisa" kata Ran putus asa&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Mengapa?" tanya Sonoko. Setelah melihat keluar, akhirnya Sonoko juga mengetahui hal itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Apa yang harus kita lakukan?" tanya Sonoko&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Dengan  kaki yang seperti ini, aku tidak bisa melompat keluar. Sonoko, larilah  dan katakan pada Shinichi kalau aku berada disini" kata Ran&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Aku tidak bisa, aku tidak bisa turun Ran. Dan aku tidak bisa meninggalkanmu sendirian disini Ran" kata Sonoko&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Jika kita berdua tetap disini, kita berdua akan mati" kata Ran&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Sekali lagi Ran mencari-cari sesuatu di sekeliling ruangan. Dia  teringat tali yang tadi digunakan untuk mengikatnya dan Sonoko.  Kemudian, dengan tali itu, Sonoko menuruni gudang. Sedangkan Ran,  memengang tali itu dari dalam.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Akhirnya Sonoko berhasil turun.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Ran, aku janji kan membawa Shinichi kesini. Jadi tunggulah aku" teriak Sonoko begitu dia sampai di bawah&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sonoko segera berlari menuju jalan raya. Sementara tubuh Ran semakin lemah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Sekarang, paling tidak Sonoko bisa selamat" kata Ran (Setelah itu dia pingsan).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/THYpB0IUQNI/AAAAAAAAA3A/T9AsB7QCC2U/s1600/image012.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/THYpB0IUQNI/AAAAAAAAA3A/T9AsB7QCC2U/s320/image012.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sementara itu, Sonoko yang telah keluar dari gudang tersebut  tidak memelankan larinya. Dia ingin segera menemukan Shinichi. Tapi di  tikungan jalan, Sonoko mendadak berhenti karena kidnapper tiba-tiba  muncul di balik tikungan. Kidnapper memukul perut Sonoko, membuat Sonoko  terjatuh dan pingsan.  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Di  lain tempat, para polisi menyelidiki terbunuhnya Azuma. Kogoro mendesak  Chief Tamagawa untuk segera menemukan tempat Ran disembunyikan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/THYpFcwourI/AAAAAAAAA3g/D7y1WSShKAo/s1600/image016.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/THYpFcwourI/AAAAAAAAA3g/D7y1WSShKAo/s320/image016.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Shinichi sendiri sedang berada di kapal (kapalnya Sonoko) dan menelpon inspektur Megure.  &lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Inspektur Megure, aku ingin kau memeriksa suatu hal untukku" kata Shinichi. Dia kembali menyelidiki kapal tersebut&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"ini  adalah ruangan yang paling aneh" kata Shinichi begitu dia sampai di  sebuah ruangan (semacam gudang). Dia memasuki ruangan itu, Shinichi  mendekati sebuah kotak besar. Ketika kotak itu dibuka, dia menemukan  serpihan kaca di dalamnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Seperti  yang aku kira, sekarang trik dibalik penculikan Sonoko sudah  terpecahkan. Tidak ada kesalahan, pelakunya adalah orang itu. Tapi,  bagaimana dia menculik Ran?" kata Shinichi dalam hati. Kemudian dia  mengingat-ingat apa yang dikatakan Kogoro tadi siang, polisi menemukan  noda merah yang aneh di dekat pintu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Tinta  di pegangan pintu?" Lalu Shinichi menirukan cara seseorang yang membuka  pintu. Ketika dia melihat telapak tangannya, dia terkejut, ternyata  tinta merah di pintu itu berasal dari tangannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;"Mengapa ini ada di tanganku?" tiba-tiba Shinichi teringat perkataan Ran.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;'"Sonoko  adalah teman baikku, jika aku ada dalam situasi yang seperti itu  (seperti Sonoko), aku yakin Sonoko tidak akan hanya duduk dan menunggu".  Shinichi juga teringat saat Ran memegang tangannya di aula.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Shinichi tersentak "Pasti... itulah caranya, itu akan menjelaskan semuanya"&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Tiba-tiba, HP Shinichi berbunyi, ternyata itu dari inspektur Megure.  Inspektur Megure telah mendapatkan info mengenai yang tadi ditanyakan  Shinichi. Shinichi menyeringai mendengar penjelasan dari Inspektur  Megure, pertanda dugaannya selama ini benar. Kini Shinichi tinggal  mencari tempat disembunyikannya Ran dan Sonoko, Sebelum tengah malam.&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;==To be Continue==&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-6655901003089343522?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/6655901003089343522/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/detective-conan-live-action-1-part-6.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/6655901003089343522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/6655901003089343522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/detective-conan-live-action-1-part-6.html' title='DETECTIVE CONAN LIVE ACTION 1 (part 6)'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/THYo108KGiI/AAAAAAAAA1o/JYD_Z-0hsRs/s72-c/image001.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-710311512863426489</id><published>2011-11-03T04:33:00.000+07:00</published><updated>2011-11-03T04:33:56.448+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='film'/><title type='text'>A Challenge Letter to Shinichi Kudou</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/S-Orft7QCUI/AAAAAAAAAPo/6JxOm7qXfQE/s1600/dclaa+%281%29.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="225" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/S-Orft7QCUI/AAAAAAAAAPo/6JxOm7qXfQE/s400/dclaa+%281%29.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: red; font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: medium;"&gt;SINOPSIS (PART 1)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Monolog :&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Ini adalah cerita yang terjadi sebelum aku, Kudo Shinichi menjadi Edogawa Conan."&lt;/i&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Shinichi seperti biasa  pergi ke sekolahnya. Ketika sampai di depan sekolah dia sudah dihadang  oleh para wartawan dan fans-fansnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/S-Orwb7ywFI/AAAAAAAAAP4/e7twuIXXc5s/s1600/dclaa+%282%29.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;"Kau  Shinichi Kudo kan?? Tentang pembunuhan seorang mangaka terkenal  baru-baru ini kau hebat sekali bisa mengetahui trik pembunuhnya.. &lt;/span&gt;&lt;span lang="DE"&gt;inspektur Megure telah berkata tentang hal itu" kata salah seorang wartawan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ketika  dia baru sampai di gerbang sekolah.. para wartawan yang tadinya  bergerumbul digantikan dengan para fans-fansnya yang 99% adalah  perempuan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"  Dia sangat hot...." kata salah seorang fans perempuannya, setelah  berkata seperti itu dia pingsan.. (fans stadium akut nih) :Dv&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;.Tanpa  disadari... ada seorang yang berbaju serba hitam (tapi bukan jubah  hitam kok..tnang aja.. :D) melihat foto Shinichi sambil memperhatikan  Shinichi berjalan ke gedung sekolah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Di dalam loker ganti sepatu (saya lupa namanya apa.. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;semacam genkan lah) Shinichi sedang memperhatikan Ran yang sibuk meletakkan sepatu di lokernya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Celana dalammu kelihatan, Ran " kata Shinichi.. (ihh.. Shinichi echii.. XD)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Shinichi..!!!" &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Ran berteriak kaget sambil menutupi roknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Warnanya pink cerah.." kata Shinichi berlagak serius. Ran sangat kaget dan cemas.. O'ooo&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Aku hanya bercanda.. aku tidak melihatnya kok" Lanjut Shinichi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;"Lalu.. bagaimana kau bisa m&lt;/span&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;engetahuinya???" tanya Ran&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Itu  kesimpulan yang mudah, pertama.. kemarin adalah ulang tahunmu yang ke  17. Kedua, paman membuka hadiah yang kau dapat dari ibumu, yang kamu  tinggalkan di belakang"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Ayahku??"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Aku mendengar teriakannya ketika di rumah pemilik restaurant yang berada di lantai 1 rumahmu tentang hal itu"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/S-OwYK199rI/AAAAAAAAARY/Sg8_lRSoE5s/s1600/dclaa+%286%29.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/S-OwYK199rI/AAAAAAAAARY/Sg8_lRSoE5s/s320/dclaa+%286%29.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Shinichi  menirukan gaya bicara Kogoro Mouri " Ran terlalu dini mempunyai sesuatu  yang terlalu dewasa baginya.. apa yang sebenarnya dia (Eri Kisaki)  pikirkan???"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Lalu Shinichi melanjutkan perkataannya dan kini dengan suara aslinya.. :D&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Kau.. yang mencintai ibumu.. pasti mengambil celana dalam itu dengan segera.."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Apa yang ayah pikirkan tentang menceritakan sesuatu ke orang lain yang sekiranya bukan urusannya" gumam Ran yang sedang kesal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;"BREEGHHH" Ran meninju pilar sekolah sampai retak (wuih..serem). Shinichi kaget melihat kekuatan Ran yang begitu besar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Ehmm..umm.... well... jangan  begitu marah, Aku tidak berpikir ayahmu macam-macam tentang hal itu"  kata Shinichi sambil membuka Lokernya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;"SRAKKK"  suara kertas-kertas surat berjatuhan dari loker Shinichi, dan yang  terakhir ada sebuah bola (saya nggak yakin.. pokoknya bentuknya bulat  sebesar bola basket.. :Dv) yang menjatuhi tepat di kepala Shinichi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Aku tahu.. kau masih menarik seperti sebelumnya " kata Ran setengah mengejek.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Bantu aku Ran..."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Mengapa tidak kau beresi se&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;ndiri barang-barangmu yang berantakan ini?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Kau berhati dingin.. kita kan teman sejak kecil?? " rayu Shinichi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Kaulah yang berhati dingin" kata Ran (betul..betul..betull) :P&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Kau  sekarang tidak pernah memberiku hadiah ulang tahun, ketika kau masih  kecil, kau tidak pernah lupa memberiku hadiah. Barang-barang seperti  "Sherlock Holmes" atau "Autobiografi Sherlock Holmes" lanjut Ran..  sementara Shinichi hanya mendengarkan kata-katanya sambil membereskan  surat-surat yang berjatuhan dengan perasaan bersalah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Aku hanya tidak tahu..okey? tentang barang apa yang diinginkan oleh seorang gadis SMA" kata Shinichi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Aku ingin pergi ke Tropical Land" kata Ran antusias&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Tropical Land?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Ingat,  kita pernah membicarakan hal ini. Jika aku memenangkan turnamen karate  kau akan memberikanku sesuatu yang aku inginkan.. aku ingin ke tropical  land"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Tidak mau.. kau bukan anak kecil lagi" kata Shinichi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Ran cemberut karena dia dianggap masih kecil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/S-Ox3V4OjBI/AAAAAAAAASA/iMhD5lfnDIo/s1600/dclaa+%2825%29.jpg" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/S-Ox3V4OjBI/AAAAAAAAASA/iMhD5lfnDIo/s320/dclaa+%2825%29.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="IT"&gt;"Hey..Hey..Suami istri sedang bertengkar pagi-pagi begini?"&lt;/span&gt;    &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Seseorang datang menghampiri mereka, dia adalah Sonoko Suzuki.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Berhenti mengatakan hal itu" kata Ran&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Sonoko.. Ran berkata ingin m\pergi ke Tropical Land denganmu" kata Shinichi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"aku.."  Ran terlihat akan protes, kemudian Shichi memandang Ran dengan  pandangan yang polos seakan tanpa dosa.. :D. Akhirnya Ran melanjutkan  kata-katanya dengan perasaan kecewa "Akan pergi dengan Sonoko".&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Ayo  Sonoko.. kita nanti telat sampai di kelas " kata Ran sambil menarik  tangan Sonoko dan menghantamkan seragam karatenya ke wajah Shinichi  namun Shinichi berhasil menghindarinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;"Apa yang dia makan?" gumam Shinichi keheranan&lt;/span&gt;        &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/S-OybBmuNII/AAAAAAAAASY/FOJr69Fq6Nc/s1600/dclaa+%2822%29.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/S-OybBmuNII/AAAAAAAAASY/FOJr69Fq6Nc/s320/dclaa+%2822%29.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Sementara itu.. di rumah Kogoro Mouri..&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;"Aku  mengerti nona.. Detektif terkenal Kogoro Mouri akan menemukan  Shunsaku-kun mu dengan segera.. bayangkan jika kau berada di dalam ombak  besar.. maksudku.. pelayaran besar" kata Kogoro Mouri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;"Terima kasih banyak.. ini fotonya, tolong temukan dia " kata seorang kliennya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="IT" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Kogoro mengerutkan dahinya ketika melihat foto itu.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;    &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/S-Oy307O2bI/AAAAAAAAASo/ytD-5-L1CGY/s1600/dclaa+%2820%29.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt; &lt;/span&gt;       &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Setelah kliennya pulang, Kogoro  mengeluh di dalam rumahnya. Ternyata yang kliennya ingin temukan adalah  anjing miliknya, bukan orang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Lalu, untuk meredam kemarahannya Kogoro Mouri memutuskan untuk melihat acara TVnya Yoko Okino.&lt;/span&gt;     &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/S-OzIDCeVJI/AAAAAAAAASw/fQyliurnWr4/s1600/dclaa+%2819%29.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Aku mendengar bahwa kau sibuk bermain dalam serial drama baru ?" tanya seorang reporter pada Yoko.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Hai.. saya Yoko Okino akan mencoba bermain dalam serial detektif pertamaku.. semua orang.. &lt;/span&gt;&lt;span lang="FI"&gt;tolong datang dan lihat ya.." kata Yoko Okino&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Apa...??  Apa? Apa????... Yoko Chan bermain di serial detektif???" kata Kogoro  Mouri dengan perasaan takjub dan hampir tidak mempercayainya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"Aku  mendengar bahwa kau memakai seseorang sebagai contoh untuk membantumu  agar kau total memerankan sebagai detektif??" tanya seorang reporter.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Ya..yaa..ya... pembuat karakter " kata Kogoro Mouri yang sedikit ge-er&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kemudian Kogoro Mouri yang sepertinya sudah tahu apa yang ingin diucapkan Yoko Okino.. segera menirukan suara Yoko Okino di TV.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Sore wa.. (Itu adalah)" kata Kogoro Mouri sembari Yoko Oino juga mengatakan hal yang sama di TV&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;"Meitantei no (detektif terkenal).."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Karena Kogoro Mouri terlanjur ge-er.. &lt;/span&gt;&lt;span lang="FI"&gt;dia menebak-nebak apa yang dikatakan Yoko Okino,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;"Kogoro Mouri san (Kogoro Mouri).." kata Kogoro sendiri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Dan betapa terkejutnya Kogoro ketika Yoko mengatakan, " Kudo Shinichi-kun.. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;aku penggemar beratnya.. aku berharap dapat bertemu dengannya suatu hari nanti"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kogoro terjatuh dari kursinya dan menggerutu sendiri tentang kebenciannya terhadap Shinichi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Kembali ke SMA Teitan...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/S-OzX8iXt4I/AAAAAAAAAS4/seCilCYBPRQ/s1600/dclaa+%2818%29.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;"  Tolong.. jangan lupakan sesuatu yang dibawa untuk besok.. dan juga  Tatsumi-sensei akan tinggal di rumah sakit lebih lama daripada yang kita  duga, oleh karena itu aku yang akan mengantarkan kalian untuk pergi  berwisata sekolah besok" kata Kitajima Shingo, seorang guru pengganti di  kelas Shinichi dan Ran. Sementara Kitajima berbicara.. para siswa tidak  ada yang memperhatikannya. Hanya Ran yang antusias tentang wisatanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  Ketika pulang dari sekolah, Ran tak henti-hentinya berbicara soal  wisata besok. Sementara Shinichi terlihat tidak antusias mendengar  pembicaraan Ran. Ketika Ran menanyakannya, Shinichi menjawab dengan  dingin bahwa dia tidak akan pergi berwisata besok. Menurutnya, berwisata  itu hanya membuang-buang waktu dan dia lebih suka mempelajari kasus  sungguhan.&lt;/span&gt;    &lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/S-O1RB9I6NI/AAAAAAAAATg/Xz9R_3ZK-E8/s1600/dclaa+%2810%29.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;Shinichi  sampai di rumahnya malam hari, dia menemukan sebuah surat yang  bertuliskan "SURAT TANTANGAN UNTUK SHINICHI KUDO". Shinichi menyeringai  pertanda senang akan ada kasus yang menarik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="FI"&gt;===&lt;a href="http://d-evenstar.blogspot.com/2010/05/detective-conan-live-action-1-challenge.html#more"&gt;To Be Continue&lt;/a&gt;===&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-710311512863426489?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/710311512863426489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/challenge-letter-to-shinichi-kudou.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/710311512863426489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/710311512863426489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/11/challenge-letter-to-shinichi-kudou.html' title='A Challenge Letter to Shinichi Kudou'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_XfxW2tv-neM/S-Orft7QCUI/AAAAAAAAAPo/6JxOm7qXfQE/s72-c/dclaa+%281%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-4530601339062321610</id><published>2011-10-17T04:17:00.002+07:00</published><updated>2011-10-17T04:17:20.748+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><title type='text'>[memori may-dian] lamaran, hm?</title><content type='html'>Sore itu seorang tamu laki-laki telah pergi dari rumah kami.  Mengakhiri masa berkunjungnya sebagai sarana mengenal Bapak dan Mama  serta sepupu yang ada di Jakarta. Usai kepergiannya yang tentunya ke  Makassar, Mama bertanya pada May,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nduk, kok Dian nggak bilang apa-apa ke Bapak?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Lho, bukannya mereka ngobrol?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya,  ngobrol biasa, tapi nggak nembung." oh iya, dalam bahasa jawa, nembunng  itu dapat diartikan sebagai istilah pengungkapan pihak laki-laki untuk  meminta seorang gadis pada orangtuanya. Biasanya Bapak si gadis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hmm, masa sih, Ma?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya,  jangan-jangan nggak serius lagi," kata Mama. Sedikit kecewa si, tapi  udahlah, mungkin belum jodoh."Apa dia ngeliat rumah kita kecil begini,  Nduk? terus nggak jadi?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hehe, Mas Dian bukan yang kayak  gitu kok Ma orangnya," jawab May. Nggak pakai lama (istilahnya Mas Dian)  segera May sms. Ketik, hapus, ketik, hapus, yah menyusun kalimat tanya  yang berusaha untuk nggak menyinggung beliau,lah. Menanyakan perihal  nembung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kalau kata Bapak, nembung itu sama orangtua. Kalau mau, pekan&amp;nbsp; depan Bapak Ibuku ke rumah May, gimana?&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah  ngeri ditantangin begitu. Ternyata adat di daerah Mas Dian, nembung itu  ya lamaran. waduh! Beda dengan daerah Mama Bapak yang hanya pernyataan  keseriusan laki-laki terhadap gadis di depan orangtua si gadis. Akhirnya  May sampaikan hal itu ke Mama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu, komunikasi  dengan keluarga Mas Dian mulai intens. Mama dan Ibu khususnya yang lebih  sering bertelepon ria.Kalau sedang teleconferrence, May dan Mas Dian  lebih sering cuma jadi pendengar, jarang ikut nimbrung karena pemeran  utama ya Bapak (diwakili mama), Mama, Ibu, dan Bapak Wates.  teleconferrence itu membuahkan hasil waktu lamaran. Dan kami bersiap  untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari sebelum lamaran, Mas Dian  mengabarkan tak bisa hadir. Ada kendala sepertinya T_T. Masa iya lamaran  nggak ada laki-lakinya? Akhirnya May bertekad untuk juga tak hadir di  acara lamaran yang direncanakan ahad siang itu. Oke, paginya May akan  pergi dan rencananya nggak akan pulang sampai sore. Saat itu  mengaktifkan mode ngambek ceritanya *wekekekeke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari  lamaran pun tiba. Bapak dan Ibu naik kereta dari Wates dan sebelum  matahari terbit keduanya sudah datang. Akhirnya Mama dan May membuatkan  sedikit jamuan seperti nasi goreng dan teh. Yah, seperti biasa kalau ada  tamu. Kemudian selesai membuat teh, May diminta duduk&amp;nbsp; menemani sang  tamu kehormatan :D. Bapak, Mama, sepupu, budhe juga duduk di ruang  depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Begini, Pak. Mbak May, kami berdua datang kemari  untuk menyampaikan niat baik Nurdhianto untuk melamar Mbak May. Apkah  Mbak May bersedia atau tidak?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APA!? Gagal sudah rencana  ngaburnya. Lha wong pagi-pagi buta ditembak begini &amp;gt;.&amp;lt; Nggak  adiiiil, yang ngerasain shocknya May duanks!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak yang  ditanya menjawab dengan retorikanya (mantap, Pak. May suka gaya Bapak)  untuk minta May yang jawab. Ya udah, sambil shock, karena gagal ngabur,  May cuma bisa jawab Insya Allah bersedia. Setelah pembicaraan serius  itu, tiba-tiba Mama nyeletuk,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maaf, Pak, Bu, Bapak sama Ibu beneran kan, anaknya Nurdhianto yang itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GUBRAKS!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-4530601339062321610?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/4530601339062321610/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/10/memori-may-dian-lamaran-hm.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/4530601339062321610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/4530601339062321610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/10/memori-may-dian-lamaran-hm.html' title='[memori may-dian] lamaran, hm?'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-4716139340170110125</id><published>2011-10-15T13:32:00.003+07:00</published><updated>2011-10-15T13:35:47.273+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><title type='text'>Belahan Jiwa-seismic</title><content type='html'>Tadi di bangku kuliah, dosen agama Islam ngasih tugas kelompok  membuat makalah. Dan teman-teman sekelompok dengan semangat berkata,  "Kita ambil tema pernikahan yuk!!" :wataw:. Dikiranya gampang apa, ya,  bahas tema satu itu? Andai mereka tahu, betapa sulitnya menjalani.  Apalagi menjelaskan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antara senang dan sedih saya  mengiyakan saja. Pasrah deh sama kemauan 75% anggota kelompok. Di tengah  perjalanan pulang, mendadak sebaris lagu tentang nikah bermain di  ingatan. Lagu yang sering saya dengar dlu saat masih SMA. Kemudian  sampai rumah saya cari lirik lengkapnya dengan keyword sekilas kata yang  saya ingat itu. Dan akhirnya berikut lirik lengkap lagu tersebut,  sebuah harapan seseorang terhadap pasangan sahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="photo_center" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" class="photo_img img" height="400" src="http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/307345_2067387240087_1106994824_1761290_388020127_a.jpg" width="338" /&gt;&lt;span class="caption"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;Belahan jiwa&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Engkau mentari pelita hati ini&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tersenyumlah bahagiakanku&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; Dengan tulusmu dengan cintamu &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Belahan jiwa ingatkanlahku&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Jika terlupa dalam menuju&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tersenyumlah bahagiakanku&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; Dengan beningmu dengan kasihmu &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Engkau kurindu sepanjang waktu&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Teguhlah memandu aku&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Kudoakan engkau selalu&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; Di kala malam tengah menjelang &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Menjadilah setegar karang &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sesejuk pagi seindah rembulan&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sejernih hati sebening embun&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; Sepeka nurani seperkasa mentari pagi &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tuhan teduhilah belahan jiwaku&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Berikan cahya-Mu dekap teguh dijalan-Mu&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tuhan teduhilah kami di jalan-Mu&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; Berikan cahya-Mu dekap teguh dijalan-Mu&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika saya kirim sebaris kata ingatan saya, yang tak persis sama dengan aslinya, pada suami. Apa balasan sms beliau?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ntar sore ke dokter, ya,"&lt;br /&gt;"kenapa?"&lt;br /&gt;"lha itu, tumben *shock*"&lt;br /&gt;"-___-!!"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-4716139340170110125?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/4716139340170110125/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/10/belahan-jiwa-seismic.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/4716139340170110125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/4716139340170110125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/10/belahan-jiwa-seismic.html' title='Belahan Jiwa-seismic'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-7299677130490640400</id><published>2011-10-13T10:41:00.002+07:00</published><updated>2011-10-13T10:41:38.390+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>Aku ta'aruf karena ikutan tren</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="photo_left" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" class="photo_img img" height="320" src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/294660_2059940613926_1106994824_1756972_1748142321_a.jpg" width="400" /&gt;&lt;span class="caption"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;masih  membahas tentang&amp;nbsp; ta'aruf. ah sudahlah, jangan tanya lagi artinya.  terlalu banyak tulisan May tentang arti ta'aruf. May yakin penikmat  internet juga orang yang melek informasi. Di internet sudah banyak  bahasan tentang istilah ta'aruf. So, May mau ngapain? Tentu seperti  biasa, membahas dari kacamata yang nggak biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siang itu,  seorang perempuan berkerudung marun, gamis marun, duduk di halte bus.  Tak lama saya lewati, ada seorang pria mendekatinya, mereka duduk agak  berjarak. Hei, lihat. Jenggotnya rapi. Dia termasuk yang katanya  tarbiyah atau malah anak band ya? Eh, tapi celananya dilipet, mirip  teman-teman kampus yang suka jadi aktivis kajian Islam. Segera saya  hampiri perempuan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jauhan aja duduknya, mesra dikit atuh,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"kami sedang ta'aruf mbak"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ta'aruf? kirain suami istri"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya. Kami nggak bersentuhan, kami nggak mengucapkan kata-kata mesra kalau bertemu,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh, gitu. Wah, saya ketinggalan zaman, dong,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maksud mbak?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Waktu  saya dan suami ta'aruf, kami meski punya HP nggak teleponan, sms  seperlunya kalau tanya progress persiapan nikah. Telepon juga beliau ke  orangtua saya, bukan bicara sama saya. Kami juga nggak jalan berdua,  bertemu 2 - 3 kali. Dan saat khitbah pun beliau nggak datang karena  tugas,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hmm, kapan itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami baru menikah beberapa waktu lalu,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"ehem!"  ujar sang lelaki. Saya beringsut meninggalkan mereka. Kemudian saya  hubungi teman kampus saya yang up to date kondisi perpacaran, hehe.  secara dia berpacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hola, eh, May. Apaan? Gangguin ta'arufan gue aja,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Eh? Ta'aruf?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yo'a. Gue kan nggak mau ketinggalan, sekarang lagi tren ta'aruf tauuk. Eh, ajarin gue dong ta'aruf kan elo udah nikah,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir saja saya pingsan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;==================================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup  sudah khayalan May. Hehe, tadi itu cuma khayalan temans, sekadar karya  yang terinspirasi dari kejadian yang May alami. Yeah, cukup jelas  sekarang, akibat film-film yang katanya religi, jadilah pacaran  dibungkus dengan kata ta'aruf. Entah harus senang atau sedih. Tapi May  sangat sedih ketika menyadari efek itu tidak hanya menjangkiti  teman-teman kesayangan yang memang belum paham agama. Teman-teman yang  katanya rutin mengkaji Islampun tak luput dari 'tren' itu. Dan May tak  bisa sepenuhnya menyalahkan ketika ta'aruf-ers itu beraksi. Mereka hanya  sedang berbunga-bunga saja, dan itu sepintasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka  ta'aruf, tapi tak berbeda dengan yang berpacaran: smsan mesra, jalan  berdua, bahkan mencari alasan untuk bisa berduaan. Sangat berbeda dengan  konsep ta'aruf yang May yakini :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanks, mas, sudah  benar-benar mencintai May. Dengan tak cemburu sebelum akad *katanya*,  tak mengucap kata-kata mesra, tak mengajak May untuk 'pacaran', sebelum  akad. May yakin kok, rasa itu pasti ada di benak siapapun yang belum dan  akan menikah: sebuah rasa suka terhadap calon pasangannya, insya Allah.  Tapi, May lebih yakin bahwa pecinta sejati akan menjaga yang dicintanya  dari kesia-siaan atau jurang ketidakbaikan ^.^.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi,  intinya, kalau mau pacaran, ya pacaran aja. Kalau mau ta'aruf, ya  ta'aruf aja, jangan pacaran dibungkus ta'aruf. Oke? May nggak melarang  yang mau pacaran, karena May yakin setiap orang mengerti konsekuensi  pilihannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-7299677130490640400?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/7299677130490640400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/10/aku-taaruf-karena-ikutan-tren.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/7299677130490640400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/7299677130490640400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/10/aku-taaruf-karena-ikutan-tren.html' title='Aku ta&apos;aruf karena ikutan tren'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-1066745586892289674</id><published>2011-10-08T13:14:00.000+07:00</published><updated>2011-10-08T13:14:15.546+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><title type='text'>[tulisan ringan] Mau Meningkatkan Kualitas Hidup? Menikahlah</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;Pagiiiii, assalamu'alaikum, ohayou ^.^&lt;br /&gt;judul  di atas may dapet waktu may lagi main di sumur tadi pagi. Hehehe,  biasa, nyegat keponakan supaya nggak main air. secara dia pilek gitu..  T_T&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa bisa pernikahan bikin kualitas hidup meningkat?  apa bisa? gimana caranya? dan.. kenapa juga judul itu muncul di kepala  may? hehehe, yang terakhir jangan dicari jawabannya deh. kita coba ulas  dengan pemikiran may yuk, tapi teteup, belum final, karena masih  menerima masukan dari teman-teman di komentar sebagai lahan diskusi  kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;apa bisa pernikahan meningkatkan kualitas hidup?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;yup.  may sudah buktikan sendiri kok. Sepengalaman may yang masa jomblonya  diisi dengan ketidakberdayaan (halagh) pas nikah mulai berusaha bangkit  dari ketidakberdayaan itu. Masa? Contohnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;may orang yang  benar-benar nggak bisa masak (pagi ini aja udah bikin ayam ungkep remuk  nggak berbentuk), jauh-jauh deh dengan yang namanya dapur. Tapi setelah  nikah, mas kalau cuti minta dimasakin sesuatu (meski baru sekali, hehe)  dan may nyari-nyari resep masakan yang mas minta. Hasilnya? nggak buruk  ternyata (meski nggak asin :wataw: ). Sejak itu, may nyoba masak-masak  yang sederhana, bantu-bantu mama di dapur, meski sering bikin insiden:  pisau patah, ulekan patah, mangkok ketimpa ulekan. Sekarang may udah  siap ditantang masak apapun untuk mas meski harus nyari resepnya dulu,  hehehe. Tuh, kan, meningkat kualitasnya *bangga beud deh begitu duank&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="photo_center"&gt;&lt;img alt="" class="photo_img img" src="http://photos-c.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/24349_1267363239987_1106994824_657991_7035751_a.jpg" /&gt;&lt;span class="caption"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;may  bukan orang yang berani dagang. Dan menjelang nikah, may mulai dagang  e-ticket pesawat. DIlanjut setelah nikah, dagang buku. Padahal, may dulu  orang yang masih bergantung sama gaji di tempat ngajar. setelah resign,  masa iya mau diem aja? gimana cara cari uang? maka berdaganglah yang  jadi pilihan, mengingat mas juga orang yang lebih suka berdagang (meski  belum ada kesempatan). satu contoh lagi, kan? *masa sih ini contoh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebelum  nikah, may adalah orang yang suka begadang. males tidur, males minum,  males makan. Tapi setelah nikah, karena dicerewetin mas terus, dan udah  nyadar bahwa badan may nggak akan sehat kalau terus begadang, maka pola  tidur may teratur kayak waktu SD lagi :D (eh? apa waktu SMP ya? lupa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;bagaimana bisa menikah meningkatkan kualitas hidup?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;coba  aja tinggal serumah sama suami/istri masing-masing *JEGERR!! mau  tinggal sama siapa lagi maaaayyy!!??*. yakin deh, pengennya bangun pagi  biar bisa nyiapin keperluan suami untuk berangkat kerja. atau yang  suami, bangun pagi biar bisa jadi imam sholat subuh di rumah sama istri  *ehm*. atau bisa jadi pengen waktu bangun lihat yang bening-bening di  rumahnya *air kalee*. Berat? Nggak, semua dilakukan biasanya penuh  semangat. Otomatis jadi lebih sehat badannya, olahraga bareng, ke pasar  bareng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------BLANK---------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mendadak ide  may untuk nulis hilang, malah yang muncul tentang kuantitas hidup aka  penghematan setelah nikah. daripada out of topic, mending disudahi dulu  ya tulisan ini. Oh iya, may nggak terlalu serius kok membahasnya, yang  nggak sepakat monggo, yang sepakat, silakan. yang ada pandangan lain,  yuk didrop di sini, may kan juga pengen belajar ^.^&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-1066745586892289674?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/1066745586892289674/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/10/tulisan-ringan-mau-meningkatkan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/1066745586892289674'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/1066745586892289674'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/10/tulisan-ringan-mau-meningkatkan.html' title='[tulisan ringan] Mau Meningkatkan Kualitas Hidup? Menikahlah'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-8696761539593394525</id><published>2011-10-07T10:12:00.000+07:00</published><updated>2011-10-07T10:12:39.303+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Isti'jal</title><content type='html'>Isti’jal merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh para &lt;a class="zem_slink freebase/en/dawah zem_commontag" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Dawah" rel="wikipedia" title="Dawah"&gt;da’i&lt;/a&gt;,  sehingga seringkali hal ini meskipun diiringi dengan niat yang ikhlas  dan semangat yang tinggi membuat potensi dakwah dan harakah terhambat,  bahkan tidak jarang mundur ke belakang. Bahkan yang lebih parah lagi lahirnya sikap antipati dan ‘rasa ngeri’ yang dialamatkan kepada dunia  dakwah dan harakah secara keseluruhan. Untuk itu perlu sekali masalah  ini dipahami baik-baik, penyebab dan cara penanggulangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya &lt;a class="zem_slink freebase/en/islam zem_commontag" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Islam" rel="wikipedia" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt; memandang sifat tergesa-gesa adalah bagian dari watak dasar manusia, seperti yang telah &lt;a class="zem_slink freebase/en/allah zem_commontag" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Allah" rel="wikipedia" title="Allah"&gt;Allah&lt;/a&gt; nyatakan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan adalah manusia bersifat tergesa-gesa” (QS. 17:11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Manusia telah dijadikan (bertabiat) tergesa-gesa” (QS. 21:37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu Islam tidak “saklek” memandang isti’jal sebagai suatu  hal yang dibuang jauh-jauh. Sebab ada kalanya sifat ini dibolehkan  manakala persiapannya telah matang dan telah menguasai medan serta  mempertimbangkan masak-masak akibat-akibat yang akan terjadi,  sebagaimana kisah nabi Musa as.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa kamu datang lebih cepat daripada kaummu, hai Musa. Berkata  Musa : Itulah mereka sedang menyusuli aku dan aku bersegera kepada-Mu ya  Rabb-ku supaya Engkau ridha (padaku)” (QS. 20: 83-84)&lt;br /&gt;Sebaliknya, jika hanya bermodalkan semangat dan dorongan jiwa yang belum&lt;br /&gt;memungkinkan , maka di sinilah isti’jal merupakan sebuah ‘penyakit’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sebab-Sebab Isti’jal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Dorongan jiwa.&lt;br /&gt;Sebagaimana yang telah diutarakan, bahwa isti’jal adalah bagian dari  watak dasar&amp;nbsp; manusia, maka jika seorang da’i tidak bisa mengendalikan  dirinya dan berfikir realistis, kemungkinan besar dia akan terperangkap  dalam isti’jal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Semangat dan gejolak Keimanan.&lt;br /&gt;Seseorang yang imannya telah menancap kuat dalam dirinya maka dia akan melahirkan kekuatan yang amat besar. Jika tidak diarahkan dengan tepat  maka dia akan meledak tanpa menghiraukan dampak yang akan terjadi. Dalam  kerangka inilah dakwah Rasul pada marhalah (fase) Makkiyah lebih  dikonsentrasikan pada kesabaran dan ketabahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik’(QS. 73:10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Era Globalisasi.&lt;br /&gt;Zaman dimana kita hidup kini adalah zaman dimana segala sesuatu  bergerak dengan cepat. Seseorang yang pagi harinya berada di Jakarta  beberapa saat kemudian sudah bisa berada di Cairo, berita yang terjadi  di belahan dunia bisa kita saksikan pada saat yang bersamaan. Gejala  seperti inilah yang menjalar ke arah dunia harakah dimana segala sesuatu  harus dirampungkan secepatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Keberhasilan yang dicapai oleh musuh dan kurangnya pemahaman tentang metode-metode yang mereka gunakan.Tak dapat disangkal lagi bahwa dunia  sekarang ini lebih banyak dikendalikan oleh orang-orang kafir, sehingga  banyak sekali program-program mereka yang terlaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdirinya negara  Israel adalah salah satu (dari sekian banyak) bukti keberhasilan mereka  seiring dengan keruntuhan khilafah Usmaniyah. Padahal sebelum itu negara  Israel tak lebih dari angan-angan semata, tetapi setelah merampas  sebagian dari bumi Islam-Palestina- mereka sudah dapat mewujudkan  keinginannya, bahkan sesudah mulai menjalar ke Lebanon dan bukan tidak  mungkin seluruh negeri Arab lainnya, sesuai dengan impian mereka (orang-orang Yahudi):Israel Raya dari sungai Nil sampai sungai Eufrat. Belum lagi  penderitaan&amp;nbsp; dan penindasan yang banyak dialami oleh umat Islam di  banyak belahan dunia , kerugian moral ataupun fisik dan hukum-hukum  Allah yang dimulai disingkirkan sedikit demi sedikit, adalah bagian yang  tak terpisahkan dari makar yang terus&amp;nbsp; menerus mereka lakukan di  samping tentu saja kondisi kaum muslim yang semakin jauh dari Dinnnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat disayangkan kalau kondisi di atas ditanggapi oleh sebagian  kaum muslim sebagai kejadian yang terjadi begitu saja, tanpa mau  memahami bahwa untuk semua itu mereka melalui jalan yang panjang dan  berliku-liku dengan strategi dan tahap-tahap tertentu dan disertai  pengorbanan yang tidak sedikit. Dari sinilah banyak yang ‘nggak sabaran’  ingin mewujudkan keinginan mereka secepatnya sebagai mana orang-orang  kafir telah mewujudkan keinginan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Meluasnya kemungkaran , tetapi tak paham, cara penanggulangannya  yang paling tepat. Di zaman sekarang ini kemungkaran memang sangat  merajalela apalagi sarana dan suasana untuk itu sangat tersedia (atau  justru disediakan?). bagi orang-orang tertentu yang ingin hidup jauh  dari dosa dan penuh dengan nilai –nilai keimanan, suasana seperti itu  sudah barang tentu sangat menyiksa. Sikap seperti itu tentu akan  melahirkan keinginan yang besar untuk menghapus kemungkaran, apalagi  ketika diketahuinya banyak ayat-ayat atau hadits nabi yang menunjukkan  betapa pentingnya kemungkaran dihilangkan. Bahwa menghilangkan  kemungkaran wajib bagi&amp;nbsp; setiap muslim adalah hal yang tak perlu diragukan lagi. Akan tetapi yang  perlu diperhatikan adalah bahwa tidak setiap kemungkaran dapat  dihilangkan harus tidak berakibat kepada lahirnya kemungkaran harus  tidak berakibat kepada lahirnya kemungkaran yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika berakibat kepada kemungkaran yang lebih besar maka seorang da’i harus menahan diri serta menjauh dari nya disertai dengan kebencian dalam hati,&amp;nbsp; sementara di lain pihak dia harus mencari metode yang paling tepat untuk&amp;nbsp; menghilangkan sampai terbuka baginya peluang untuk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup bagi kita contoh yang dilakukan Rasulullah SAW. Bagaimana  ketika beliau masih berdakwah dalam marhalah Makkiyah tidak  mengusik-ngusik berhala-berhala yang ada di dalam Ka’bah, karena kalau  itu sampai dilakukan bukan tidak mungkin orang kafir Quraisy akan  menggantikan dengan berhala yang lebih&amp;nbsp; besar dan lebih banyak atau  bahkan dakwahnya di Makkah menjadi terhalang sama sekali. Akan tetapi  beliau tidak tinggal diam, pada saat yang bersamaan berusaha mencari dan  mentarbiyah orang-orang yang bisa diajaknya untuk memperjuangkan  dakwahnya bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kerja dengan mengabaikan pengalaman sebelumnya.&lt;br /&gt;Pengalaman adalah guru yang terbaik, orang yang tidak mau belajar dari&amp;nbsp; pengalaman akan terjebak dua kali di tempat yang sama. Dalam sejarah seringkali isti’jal yang tidak didahului oleh pembinaan yang mantap hanya memberikan kesempatan yang lebih besar bagi musuh-musuh Allah untuk segera menumpas lajunya dakwah dan harakah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Tak kuat menanggung cobaan dan jalan dakwah yang panjang.&lt;br /&gt;Cobaan dan waktu yang terpisahkan dari dakwah itu sendiri, seseorang  yang tidak siap menghadapi hal ini akan sulit bertahan dan akhirnya akan  mengambil jalan pintas. Padahal di zaman Rasul sahabat Kahabbab bi Arit  pernah mengadu dan mohon agar dia berdoa kepada Allah SWT agar  cepat-cepat menurunkan bantuannya setelah beratnya derita dan siksaan  yang dilakukan oleh orang-orang kafir kepadanya dan sahabat-sahabatnya.  Tetapi untuk pengaduannya itu Rasul masih menganggapnya&amp;nbsp; ‘tergesa-gesa’ sambil membandingkannya dengan umat terdahulu yang tabah  dan tsabat (eksis) di atas jalan Allah meskipun ada yang harus menggali  kuburan untuk dirinya sendiri, di gergaji kepalanya dan tubuhnya dibelah  dua atau ada juga yang disisir dengan sisir besi hingga terkelupas  dagingnya sampai ke tulang-tulangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Melupakan ghayah (tujuan) seorang muslim.&lt;br /&gt;Banyak da’i yang keliru menjadikan natijah (hasil) sebagai ghayah dari setiap&lt;br /&gt;usahanya dalam dakwah , sehingga tatkala natijah tak kunjung datang,  hatinya menjadi tak tenteram dan akhirnya mengarah pada sikap isti’jal.  Padahal ghayah seorang muslim adalah mardhotillah dan itu akan terwujud  manakala seorang da’i selalu I’tizam dalam manhaj-Nya serta tsabat  hingga akhir hayat, terlepas apakah dia berhasil atau tidak, karena yang  Allah tuntut adalah usaha seseorang bukan natijahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka siapa yang berharap berjumpa dengan Rabbnya, hendaklah beramal  shalih dan tidak menyekutukannya dalam beribadah kepada Rabb-nya.”(Q.S.  18: 110)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Melupakan sunnatullah terhadap orang-orang kafir.&lt;br /&gt;Salah satu sunnatullah terhadap mereka adalah menangguhkan azabnya dan&lt;br /&gt;mengulur-ulur keruntuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Aku memberi tangguh kepada mereka, sesungguhnya rencana-Ku amat teguh’(Q.S. 68:45)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Keberhasilan yang diraih pada tahap-tahap permulaan.&lt;br /&gt;Adakalanya seseorang terpedaya oleh keberhasilannya sendiri, seperti  jumlah pengikut yang cepat bertambah atau berhasilnya beberapa program  yang dia canangkan, dengan itu dia kira segalanya terbuka lebar untuk  mencapai keberhasilan-keberhasilan berikutnya selekas-lekasnya. Padahal  musuh setiap saat selalu mengintai dan mencari kesempatan yang paling  tepat untuk menghancurkan gerakan dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Berteman dengan seorang yang memiliki sifat isti’jal.&lt;br /&gt;Pengaruh seorang teman sangat besar sekali dalam membentuk pribadi  seseorang, apalagi jika teman tersebut memiliki pribadi yang kuat.  Kemungkinan isti’jal akibat pengaruh teman adalah bukan hal yang  mustahil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penanggulangan Isti’jal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;1. Memperhatikan kembali dengan cermat dampak negatif yang  ditimbulkan oleh sikap isti’jal yang tanpa perhitungan (tanpa harus  menuding siapa-siapa)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengambil ibrah dari proses penciptaan alam ini, dimana Allah SWT  dengan segala kekuasaanya mampu menciptakan segala sesuatu dalam  sekejap, tetapi menciptakan langit dan bumi dalam waktu enam hari (Q.S.  7:54)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Memperhatikan kembali sirah nabawiyah dan para sahabatnya,  bagaimana sabar dan konsistennya mereka dalam jalan Allah walau  menghadapi cobaan yang berat dan jalan yang amat panjang. Begitu pula  sejarahnya pada ulama dan para da’i yang iltizam. Dengan manhaj Allah  dan Rasul-Nya serta sabar di atasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berdakwah atas dasar manhaj yang jelas, memiliki sasaran jangka  pendek dan jangka panjang lengkap dengan marhalah-marhalah yang harus  dilalui. Dengan hal semacam ini potensi yang besar jadi terserap dalam  kerja yang efektif dan efisien tidak diarahkan kepada hal yang malam  memperlemah potensi itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Memahami strategi dan metode musuh-musuh Allah dalam menjalankan usaha mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tidak takut dan gentar dengan kondisi musuh-musuh Allah yang telah  mapan dan telah menancapkan kukunya kuat-kuat di dunia Islam,  berdasarkan keyakinan bahwa Allah SWT dapat dengan mudah menghilangkan  semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah sekali-kali kamu terpedaya oleh kebebasan orang-orang  kafir bergerak di dalam negeri. Itu hanyalah kesenangan sementara,  kemudian tempat mereka adalah jahanam; dan jahanam itu adalah tempat  yang seburuk-buruknya”. (Q.S. 3: 196-197)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang kafir itu menafkahkan harta mereka untuk  menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu,  kemudian mereka menjadi sesalan bagi mereka dan mereka akan dikalahkan.  Dan ke dalam neraka jahannamlah mereka orang-orang kafir dikumpulkan”  (Q.S.8:36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Melatih diri sendiri untuk selalu bersikap hati-hati dalam melakukan tindakan dan punya pandangan jauh ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Mempelajari baik-baik cara menghilangkan kemungkaran supaya tidak  melahirkan kemungkaran baru yang lebih besar dan tentu saja dapat  menghindari sikap isti’jal memperhatikan kembali ghayah yang harus  diraih oleh seorang muslim supaya tidak terburu-buru ingin melihat hasil  yang belum waktunya dan memaksakan kedatangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang Da’i Antara Futur Dan Isti’jal&lt;br /&gt;Futur (patah semangat) dan isti’jal adalah dua hal yang sepatutnya dihindari oleh seorang da’i , karena kedua-duanya menunjukkan adanya  ketidakseimbangan dakwah di mana salbiyahnya (negatifnya) lebih besar  daripada ijabiyahnya (positifnya). Apalagi dinul Islam adalah din yang  tawazun dalam segala aspeknya begitupun dalam dakwah dan harakah.  Seorang da’i dituntut untuk selalu menjaga keseimbangan antara futur dan  isti’jal, dalam artian dia harus selalu berusaha meningkatkan dakwahnya  (kuantitas ataupun kualitas) atau paling tidak mempertahankan kondisi  yang sudah ada jangan sampai mundur, serta menggunakan kesempatan dan  potensial yang tersedia juga tidak menyia-nyiakan waktu terbuang percuma, tetapi juga tidak ‘over dosis’ memaksakan natijah yang belum  waktunya tercapai, sabar terhadap segala cobaan dan optimis terhadap  masa depan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: http://www.oasetarbiyah.com/?p=218&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-8696761539593394525?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/8696761539593394525/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/10/istijal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/8696761539593394525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/8696761539593394525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/10/istijal.html' title='Isti&apos;jal'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-495164617901513992</id><published>2011-10-05T10:20:00.000+07:00</published><updated>2011-10-05T10:20:37.107+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku'/><title type='text'>Edisi Menata Buku</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pagi-pagi nyari sebuah buku karangan Pak Abdul Chaer, bukannya nemu buku itu malah ngerapiin buku-buku yang ada. Cuma, karena buku makin bertambah, May bingung natanya. Sementara ditata seperti biasa, deh. trus searching di gugel, dapet tips ini ^.^&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jangan buyarkan impian mengoleksi buku jika rumah  Anda termasuk kategori mini. Asalkan anda pintar mengakali keterbatasan  ruang, buku-buku ini tak akan membuat rumah Anda terasa penuh.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mengoleksi buku merupakan hal yang sangat positif.  Akan sangat disayangkan jika hobi ini tak jadi terwujud hanya karena  alasan tidak ada tempat menyimpan. Memang semakin lama, koleksi buku  akan terus bertambah. Dan buku-buku itu mau tdak mau harus disimpan  secara khusus, kalau tidak mau dibiarkan menumpuk berantakan.&lt;/div&gt;&lt;img alt="" height="215" src="http://bp3.blogger.com/_8k6ZA6j9FMU/R168d-IYwlI/AAAAAAAAATQ/-VLQWZ6W384/s400/rak+buku2.jpg" width="120" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Di rumah mungil, ruang untuk penyimpanan buku secara  khusus itu sangat susah didapat. Membuat ruang khusus seperti  perpustakaan, rasanya sudah tak mungkin. Bahkan, menambah satu lemari  buku saja rasanya juga tidak ada tempat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Cara lain? Coba cari sudut-sudut tak terpakai di  rumah Anda. Area ini bisa disulap jadi tempat penyimpanan buku. Cara  lain, bisa Anda simak berikut, agar koleksi buku Anda tetap tersimpan  rapi tanpa menjadikan rumah penuh terisi.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;img alt="" src="http://bp3.blogger.com/_8k6ZA6j9FMU/R168R-IYwkI/AAAAAAAAATI/rndobpN2xDM/s400/rak+buku5.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Jadi hiasan&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Banyak orang berusaha menyembunyikan rak buku, bahkan  ada yang tega menyimpannya di gudang. Padahal, bila dibuatkan rak yang  cantik, buku-buku ini bisa menjadi penghias rumah yang unik,  menggantikan lukisan dan pajangan dinding lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Sekat antar ruang&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Rak buku juga bisa menjadi semacam sekat antar ruang.  Pada rumah-rumah berukuran kecil, biasanya antara ruang tamu dengan  ruang keluarga dipisahkan oleh sekat. Nah, gunakan saja rak buku sebagai  sekatnya.&lt;/div&gt;&lt;img alt="" src="http://bp1.blogger.com/_8k6ZA6j9FMU/R1674eIYwjI/AAAAAAAAATA/GoAK2RHlr3A/s400/rak+buku4.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Memanfaatkan ruang&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pintar-pintarlah mencari-cari celah dalam rumah.  Ruang bawah tangga, garasi yang tidak terpakai, dinding bagian ats,  salah satu sudut ruang keluarga, adalah beberapa contoh area yang bisa  Anda manfaatkan untuk meletakkan rak buku.&lt;/div&gt;&lt;img alt="" src="http://bp1.blogger.com/_8k6ZA6j9FMU/R167ueIYwiI/AAAAAAAAAS4/UrrYNjFIBho/s400/rak+buku3.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Membuat mezanin&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mezanin adalah salah satu cara Anda mendapatkan ruang  tambahan tanpa perlu melakukan perubahan struktur. Mezanin ini bisa  dibuat dengan memanfaatkan ruang bawah atap (attic). Ruang tambahan ini  bisa Anda gunakan untuk meletakkan rak buku secara berjajar. Kalau cukup  luas, mezanin ini bisa menjadi ruang kerja atau ruang baca.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Rak gantung&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Yang dimaksud dengan rak gantung adalah rak yang  menempel pada dinding, bukan rak yang punya kaki. Rak seperti ini  terlihat lebih ringan, tidak membuat ruang penuh, dank arena tidak punya  kaki, bagian bawahnya bisa digunakan untuk meletakkan perabot lain,  misalnya saja sofa atau meja.&lt;/div&gt;&lt;img alt="" height="150" src="http://bp0.blogger.com/_8k6ZA6j9FMU/R167XOIYwhI/AAAAAAAAASw/XH5aTxSnsGc/s400/rak+buku1.jpg" width="150" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;Rak tanam&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Kalau ingin ruangan terkesan rapi dan bersih, rak  tanam bisa jadi pilihan yang pas. Karena rak masuk ke dalam dinding,  luas ruangan tidak berkurang. Sebelum emmbuat rak tanam, pikirkan dulu  buku apa yang akan dimuat di situ. Ini karena rak tanam sifatnya  permanent sehingga sulit diubah-ubah ukurannya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-495164617901513992?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/495164617901513992/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/10/edisi-menata-buku.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/495164617901513992'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/495164617901513992'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/10/edisi-menata-buku.html' title='Edisi Menata Buku'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp3.blogger.com/_8k6ZA6j9FMU/R168d-IYwlI/AAAAAAAAATQ/-VLQWZ6W384/s72-c/rak+buku2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-4845702244402001209</id><published>2011-09-28T22:57:00.001+07:00</published><updated>2011-09-28T23:08:21.255+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='puisi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Terima Kasih untuk Cinta Kita</title><content type='html'>Dulu aku berharap pangeran tampan yang menjadikanku istrinya&lt;br /&gt;Dulu, aku berharap lelaki pintar yang menyatakan perasaannya padaku lewat kata&lt;br /&gt;Dulu, aku berharap lelaki kantoran yang menduduki posisi minimal manajer memberi perhatian padaku&lt;br /&gt;Itu dulu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kutemukan lelaki yang kukira idamanku menyatakan cintanya&lt;br /&gt;dan sekaligus menghancurkan impianku akan cinta&lt;br /&gt;serta membuatku berubah pandang akan cinta&lt;br /&gt;bahwa cinta itu nonsense!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi kau hadir dengan rendah hatimu&lt;br /&gt;kau hadir dengan bulat badanmu *peace*&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-HJXmGQ4kyI8/ToNGQwqsdfI/AAAAAAAAA0A/AZf8QwmYrmI/s1600/60179_152021374818069_100000306212344_338991_1008751_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-HJXmGQ4kyI8/ToNGQwqsdfI/AAAAAAAAA0A/AZf8QwmYrmI/s320/60179_152021374818069_100000306212344_338991_1008751_n.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;kau hadir dengan status pegawai hutananmu itu&lt;br /&gt;dan kau dihadirkanNya untuk mengubah kembali pandanganku akan cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kau tidak tampan, tapi kau rupawan&lt;br /&gt;kau tidak hanya pintar, tapi kau cerdas&lt;br /&gt;kau tidak sering menyampaikan rasamu lewat kata, tapi lebih pada sikap&lt;br /&gt;kau bukan pegawai kantoran, bukan manajer&lt;br /&gt;tapi..&lt;br /&gt;cara pandang dan bijakmu melebihi mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mungkin kau tak suka kutulis hal seperti ini&lt;br /&gt;terkesan berlebihan&lt;br /&gt;Tapi sungguh, aku menulis atas rasaku&lt;br /&gt;keberuntungan itu telah kudapati ketika kau hadir di hidupku&lt;br /&gt;membimbimbngku, dan mencintaiku&lt;br /&gt;dan akupun rela dibimbing olehmu dan berupaya mencintaimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maaf untuk sikapku yang tak adil terhadapmu&lt;br /&gt;dan terima kasih untuk cinta kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;I praise Allah for sending me you my love&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; You found me home and sail with me&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; And I`m here with you&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; Now let me let you know&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; You`ve opened my heart&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; I was always thinking that love was wrong&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; But everything was changed when you came along&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-4845702244402001209?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/4845702244402001209/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/09/terima-kasih-untuk-cinta-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/4845702244402001209'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/4845702244402001209'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/09/terima-kasih-untuk-cinta-kita.html' title='Terima Kasih untuk Cinta Kita'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-HJXmGQ4kyI8/ToNGQwqsdfI/AAAAAAAAA0A/AZf8QwmYrmI/s72-c/60179_152021374818069_100000306212344_338991_1008751_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-2540693542607123585</id><published>2011-09-25T23:05:00.000+07:00</published><updated>2011-09-25T23:05:19.228+07:00</updated><title type='text'>curhat hari ini</title><content type='html'>Hari ini isi perbincangan dengan teman saya adalah sebuah kisah bernama 'pernikahan dan perayaan'. Percakapan kami yang lumayan singkat membekaskan sesuatu dalam diri saya. Tentang kesederhanaan, kesyukuran, upaya, dan perbedaan. Yuk, kita mulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat bagaimana perayaan pernikahan saya yang terkesan 'wah' dan tidak terbayangkan sebelumnya. Mungkin orang-orang yang melihat sekilas hanya bisa berkata bahwa keluarga kami mubazir, foya-foya untuk hal yang cuma sehari, pamer, riya', ujub, de el el. Tapi, saya merasakan berkah yang amat sangat dari acara tersebut. Sebuah kesyukuran di tengah realita bahwa saya hidup di tengah orang-orang kurang mampu. dan ini cara keluarga kami, khususnya Bapak dan Mama membahagiakan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yap. Saya berharap pernikahan saya dihadiri juga oleh keluarga kurang mampu agar mereka merasakan kebahagiaan kami, setidaknya mereka puas makan dan bisa membungkus sebagian makanan untuk dibawa pulang. Tentunya sebagai persediaan makan hari berikutnya bila mereka mau. Alhamdulillah tetangga kami yang terhitung kurang mampu, mau datang setelah dibujuk-bujuk hari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kami mengeluarkan banyak uang untuk itu? Tak perlu ditanya. Semua ini berkah Allah yang harus kami bagi pada sesama. Apa yang kami terima adalah bantuan dari beberapa pihak. Dan Mama yang terbiasa membagi rezekinya, melakukannya lagi kali ini, dalam pernikahan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi saya melihat ke belakang, mencoba menyadarkan diri bahwa kami berasal dari keluarga berkekurangan awalnya. Kurang dalam materi, pendidikan, agama. Dan kami mencoba menambal kekurangan itu dengan upaya dan doa. Kini saya merasa beruntung dilahirkan dari keluarga kurang mampu yang pejuang, sehingga saya terus memacu diri untuk berjuang. Saya beruntung tinggal di pemukiman yang kata orang agak kumuh. Saya bisa merasakan kesedihan mereka, kekurangan mereka, sehingga membuat saya senantiasa bersyukur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-2540693542607123585?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/2540693542607123585/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/09/curhat-hari-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2540693542607123585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2540693542607123585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/09/curhat-hari-ini.html' title='curhat hari ini'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-5312715506621824066</id><published>2011-09-21T11:59:00.001+07:00</published><updated>2011-09-21T11:59:38.116+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>Bapak dan Mama</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;Didorong-dorong seorang  teman untuk menorehkan sesuatu terkait mama dan bapak, kedua orangtua  saya. Dua orang yang menurunkan bakat kritis, organisatoris, ramah, dan  welas asih mereka (meski sedikit) pada saya. Eh, kok jadi narsis gini?  Nggak apa-apa deh. Bukan narsis, hanya mensugesti hal baik pada diri  sendiri :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak adalah lelaki berumur 54 tahun saat ini,  meski di KTP kelahiran Juli 1959. Bapak pernah bilang, kalau tidak salah  di KTP itu umurnya lebih muda 2 tahun. Sampai sekarang, secara hukum  negara usia Bapak memang 57 tahun. Tak apalah, lelaki paruh abad tetap  Bapak saya berapapun usianya. Sering saya menangis bila menatapi  lekuk-lekuk keriput di wajahnya. Ya Allah, saya belum memberi apapun  untuk Bapak. Padahal Bapak tak pernah perhitungan untuk anak tunggalnya  ini. Saya baru bisa memberikan doa dan beberapa hadiah kecil serta  masakan bekal beliau. Saya baru bisa mengurusi rumah beliau saja. Saya  belum berbuat apapun layaknya beliau berbuat untuk saya, anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih  saya ingat ketika saya TK, Bapak di sela pekerjaannya sebagai satpam  masih mengantar saya ke sekolah dengan sepeda ontel. Meski tidak setiap  hari, tapi itu sangat saya sukai. Ketika anak lain dijaga, ditunggui di  TK oleh ibu masing-masing atau 'bibi', saya hanya bisa mencium tangan  Bapak sambil mendengar sedikit pesan beliau seperti "belajar yang  bener". Ya, meski saya anak tunggal, saya bukanlah anak yang  keinginannnya selalu dimanja seperti kebanyakan anak tunggal lainnya.  Ketika teman TK saya mulai mengenal jajanan, Mama dan Bapak tak  henti-hentinya menegaskan tentang perlunya berhemat dan sehatnya bekal.  Ya, keduanya bukanlah lulusan S1, malah Bapak bukan siswa yang lulus SD.  Tapi wawasan keduanya begitu tepat untuk mendidik saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat  SD adalah masa yang begitu manis untuk saya. Sebelum bel masuk,  biasanya Bapak kalau mengantar selalu membaca koran. Beliau akan pergi  dari sekolah setelah yakin putrinya duduk di kursi kelas. Dan saya yang  masih malu-malu karena masih kelas 1 SD, ikut membaca koran. Meski  terbata dan bersuara lantang, Bapak tidak berkeberatan berbagi kursi di  ruang tunggu. Sesekali Bapak mencoba membimbing saya membaca bila ada  kata yang sulit. Ya, Bapak menularkan hobi bacanya pada saya hingga saat  TK saya sudah bisa membaca, dan kelas 1 SD bacaan saya lumayan 'berat'  bagi anak seusia saya, sebuah koran yang memang bahasa dan isinya tidak  kacangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak mulai tidak menunggu saya masuk kelas saat  saya menginjak kelas 3 SD. Beliau mulai percaya saya ada di kelas dan  hanya mengantar sampai pintu gerbang sekolah. Perlahan agak jauh, dan  Bapak benar-benar tidak mengantar lagi sejak saya kelas 6 SD. Kata Bapak  yang sejak saya kelas 3 SD menjadi supir, Bapak sibuk. Ya, tak apa.  Saya sangat ingat saat tahun 1994-1999. Ketika teman-teman diberi uang  jajan hingga Rp 2.500, saya hanya Rp 100. Kalau kurs sekarang, saya  hanya jajan Rp 1.000. Hehe, sampai sekarang, saya jadi jarang jajan.  Kalaupun pergi, jajan hanya ketika benar-benar lapar dan memang tidak  membawa bekal. "Penghasilan' saya meningkat jadi Rp 500 saat kelas 6 SD  karena saya harus pulang lebih siang untuk persiapan ujian. SMP, wah,  masih Rp 500, naik menjadi Rp 1000 waktu banyak pendalaman materi. Irit  atau pelit? Entah. Saya hanya tahu bahwa orangtua saya bukan orang  berlebih materi saat itu, jadi saya terima bila diberi dan tidak meminta  bila tak punya ^.^ *semoga seterusnya pun begitu pada suami dan anak  kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak memiliki kemampuan yang menurun pada saya.  Bapak suka bercerita, sangat suka. Utamanya kisah wayang dan ketoprak.  Yap, dulu Bapak adalah anggota Karang Taruna dan ikut dalam grup  ketoprak, wayang orang, gendhing. Kesenian Jogja yang sangat Bapak  banggakan. Dan kesukaannya bercerita menurun pada saya. Tiap kali Bapak  dapat tugas dari bos, saya diajak naik mobil beliau. Hampir selalu saya  diminta bercerita kisah para Nabi atau buku apapun yang sudah saya baca.  Saya maklumi sekarang, Bapak belum sempat mendalami Islam di masa  mudanya seperti saya, dan beliau memiliki prinsip sendiri dalam  menjalani Islam. Meski tak begitu paham hadist, ayat-ayat, tapi beliau  malah lebih mampu menjalani yang Rasulullah Muhammad saw ajarkan  dibanding saya dan mama yang tentunya berkesempatan mendalami Islam  lebih banyak. Ya Allah, sayangi dan lindungi beliau dalam Kasih SayangMu  ^.^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sangat merasakan kasih sayang beliau sejak dulu,  terutama saat akan menikah. Ya, itu hal terbesar dalam hidup saya  karena saya akan berpindah penanggung jawab. Berkali-kali saya  berproses, Bapak belum menunjukkan persetujuan ataupun penolakan. Tapi  kedua dari terakhir Bapak begitu pandai menunjukkan ketidaksetujuannya.  Sikap beliau yang berwibawa, membuat saya segan untuk menanyakan  langsung. Sehingga begitu banyak permulaan (basa-basi) untuk sampai ke  poinnya. Ketika jelang pernikahan pun, saya semakin mendekat pada Bapak,  meski nantinya sementara saya akan tinggal dengan Bapak dan Mama. Tapi  pasti rasanya beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan benar, Bapak dengan sikap kalem,  pendiamnya, mampu membuat saya semakin hormat pada beliau. Tak mampu  sedikitpun saya mengelak perintahnya sejak dulu hingga sekarang. Bapak  yang penuh hormat pada orang lain, welas asih pada tetangga, suka  berorganisasi, dan bersahaja itu telah *eh baru diomongin orangnya  mampir ke rumah, pulang sebentar di tengah tugas. sssttt, jangan  bilang-bilang Bapak, ya...* memberikan saya banyak ilmu untuk hidup  bermasyarakat dan mendidik anak kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bapak itu  perfeksionis lho. Meski saya sudah mengepel lantai, kalau dirasa belum  bersih maka tak segan beliau akan menyuruh saya mengepel ulang atau  mengepel sendiri yang sering saya rengek supaya saya yang melanjutkan.  Kebersihan itu nomor satu untuk Bapak. Jadilah saya terbiasa membereskan  rumah sejak SMP *TK-SD ada saudara mama yang mengasuh saya*. Untung  juga punya rumah kecil, nggak begitu lelah kalau berbenah. Saya  membayangkan rumah besar orang-orang kaya itu, apa jadinya kalau saya  membereskan rumah sebesar itu sendirian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tadi saya  bicarakan Bapak. Mama sendiri? Ohoho, beliau punya tempat tersendiri di  hati saya. Mama termasuk perempuan feminis lho, hehe. Tapi beliau kuat  sebagai istri dan ibu rumah tangga meski juga bekerja hingga usianya  40-an ini. Dulu, mama mengandung saya sampai 9 bulan. Terdengar biasa,  ya? Tapi, kalau saya tulis: mama mengandung saya selama 9 bulan dan  bekerja nyaris 24 jam sehari sebagai pembantu rumah tangga saat hamil.  Masih terdengar biasa, tidak? Oh, biasa, ya? Mungkin bagi pembaca hal  itu biasa. Tapi kalau saya melihat sebagian kondisi teman-teman dan  family saya yang hamil harus di rumah tanpa kegiatan berat, mama adalah  perempuan kuat bagi saya. Sering saya bertanya, apa sih rahasianya mama  bisa membawa saya dengan resiko keguguran tapi tetap bekerja di usia 19  tahunnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semangat. Kamu yang semangati mama, nduk"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itukah  kekuatan perempuan? Entah. Tapi saya sering tercekat kalau serius  mendengar cerita-cerita mereka berdua. Saat saya belum 3 tahun, mama  menitipkan saya pada Mbah Kakung. Dan di Jakarta, mama sering tidak  tidur mengerjakan konveksi, memasang label ukuran baju tentara yang  selalu bertumpuk tiap hari. Tidak mendapat jatah sahur dari bosnya. Ya  Allah, kumohon lagi, lindungi dan sayangi Mama dan Bapak. Mama  mengontrak rumah yang bahkan selonjor saja susah. Kata mama, tidur pakai  tikar karena lantainya tanah. Kalau tidur, kaki mama dan Bapak keluar  rumah kontrakan saking sempitnya. Ternyata istilah RSSSSSSS itu bukan  lelucon, ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan mulai membaik saat Bapak jadi  satpam. Mama membawa saya ke Jakarta dan kami mengontrak 1 kamar 2 x 3  m2. Mama hampir selalu kesulitan tapi akhirnya berhasil menahan saya  yang merengek ini itu. Maklum, anak usia 4-5 tahun masih suka mainan  yang lewat, kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama mendandani saya dengan celana (bukan  rok. Saya hanya pakai rok saat saya ulang tahun). Meski saya akhirnya  tidak jadi 'jajan', tapi mama hampir selalu membelikan saya  mobil-mobilan beberapa pekan sekali. Saya pun harus puas dengan mainan  kecil saya dan beberapa buku yang saya baca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak kecil  saya seolah dididik untuk tidak punya banyak keinginan seperti anak  lain. I mean, jiwa konsumtif. Mama yang paling sering menekankan tentang  keuangan keluarga pada saya sejak kecil. Yap, mama tidak mengajarkan  saya konsumtif, tapi mama juga tidak merelakan saya jadi kuper. Sejak  kecil beliau mengenalkan saya dengan berbagai jenis makanan 'orang  kaya'. Berbagai istilah 'modern', juga berbagai tempat meski saya belum  kunjungi. Sepertinya Bapak dan mama beruntung di tengah kesulitannya.  Memiliki bos yang katanya galak tapi juga ternyata bos itu yang membuat  mama kenal dunia kalangan atas tanpa harus menghamburkan banyak uang  sehingga menjadi kalangan atas. Begitupun Bapak, jadi berwawasan luas  karena sering diberi tugas yang tak sesuai jobdesc beliau. Bapak dan  Mama memang tak dapat dipisahkan kalau dalam sebuah penceritaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama  bukanlah seorang ibu yang mendampingi anaknya saat mendaftar ke sekolah  yang baru sehingga saya mendaftar sekolah sendirian sejak SMA. Saat SMP  Bapak yang mendaftarkan, itupun hanya di hari pengambilan formulir.  Sisanya saya lakukan sendiri. Mama bukanlah ibu yang selalu mengambilkan  rapor dulu. Tapi, itu semua karena kesibukan beliau. Mama adalah  seorang ibu penuh harapan terhadap anak satu-satunya ini. Berpikir  positif selalu diajarkan mama bila saya curhat. Mama bukanlah ibu-ibu  pengajian yang pandai membaca rawi, tapi beliau bukan pula seorang  pembenci Islam. Mama bukan ibu-ibu arisan yang berkumpul, tapi beliau  penggerak kegiatan positif di lingkungan. Dan mama adalah perantara saya  dengan Bapak untuk masalah-masalah besar. Utamanya pernikahan saya.  Mama yang ekspresif, menunjukkan kesukaan maupun ketidaksukaannya dengan  gamblang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama yang supel, hampir selalu mengenal teman  saya. Heran, tapi senang rasanya ketika menyadari bahwa Mama bisa  'nyambung' dengan sebagian besar teman saya, bahkan beberapa di  antaranya sering curhat ke Mama. Iya, deh, berbagi mama. Mama bukan  orangtua yang meninggalkan anaknya dengan tamu. Hampir pasti Mama akan  menemani anak dan tamunya. Bukan karena tak percaya tapi lebih karena  Mama ingin mengenal teman anaknya. Mama sering bilang, Mama suka kalau  teman saya ke rumah dan bisa ngobrol dengan mereka. Mama malah  menganggap beberapa teman seperti anaknya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pokoknya  Mama mau bikin ruang khusus di depan rumah nanti buat nginep  teman-temanmu yang jauh-jauh itu." Hehehe, Mama selalu saja begitu.  Malah, dulu Mama selalu membawakan bekal untuk seorang teman kampus dan  menitip salam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai sekarang, saya hanya melakukan  sedikit hal yang membahagiakan mama, belum ammpu membalas kebaikan  beliau. Tapi, semangat mama, kekuatannya, sikapnya mendidik anak  terutama dalam etika serta keuangan, akan saya contoh terus. Mama, teman  curhat yang belum ada gantinya. yeah, bagaimanapun mas Dian adalah  laki-laki, beda dengan Mama yang perempuan. Jadi, teman curhat seperti  Mama belum ada gantinya dunk ^.^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntungnya saya lahir,  besar, dan belajar dari kedua orangtua hebat seperti Mama dan Bapak.  Thanks a lot, my dear parents. Always loving you, and i love the way you  love me ^.^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, Tuhanku Yang Maha Segala, kumohon lindungi dan sayangi kedua orangtuaku, Bapak dan Mama, dengan segala sayangMu&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-5312715506621824066?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/5312715506621824066/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/09/bapak-dan-mama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/5312715506621824066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/5312715506621824066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/09/bapak-dan-mama.html' title='Bapak dan Mama'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-8057566038035635419</id><published>2011-09-19T16:34:00.000+07:00</published><updated>2011-09-19T16:34:16.002+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Lady Gaga: stagename dan Mata Satu-nya</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;Siang ini kami sedang  mendapat kehormatan mewawancarai artis tenar yang dikenal sebagai Lady  Gaga. Di tengah tur Monsternya, Lady Gaga tampak manis saat istirahat  dengan dandanan ala koki restoran. Saya, May, sebagai reporter ikut  bersemangat melihat Senyum Semangat SM*SHnya Lady Gaga. Ah, sudahlah,  mari kita langsung menyimak isi wawancara kami.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;May: Siang Lady Gaga.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lady: Hmm, di London ini masih pagi. Jadi, selamat pagi.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;May: *sweatdrop* baik, baik. Hmm, bagaimana tur anda? Anda menikmatinya?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lady: Ya, saya sangat menikmatinya! Apalagi saya dibolehkan memasak sendiri makanan saya.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;May: wow! amazing *hening*&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lady: Hei, kenapa?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;May: Hiks...saya jadi teringat suami saya yang suka masak.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lady: memangnya dia di mana?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;May:  Kami LDR, Lady. Semua karena pekerjaannya yang harus masuk hutan tiap  bulan. Dan saya harus menjalankan tugas saya seperti sekarang.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lady: *menepuk bahu May* sabar, ya. Yang tabah. Kalian akan mampu melewatinya. *ngasih tisu*&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kameramen: EHEM! &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;May: Oh, maaf. Kita lanjutkan wawancara kita, Lady. Boleh?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lady: I..iya, silakan.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;May: Saya dengar arti namestage anda itu gadis yang pikirannya kosong de el el. Benar?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lady:  *tertawa ala mak lampir* Ho ho ho ho *ups, itu tawanya lady Benzen di  film Ultraman Zearth* Ada-ada saja gosip itu. Sepertinya saya perlu  jelaskan ya.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;May: *anggukangguk* Tentu. Jelaskan, Lady.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lady: Ya, karena saya suka masak, jadi saya pakai nama Lady gaga.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;May: Lho?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lady:  Ya, saya senang mencoba berbagai masakan oriental yang belum pernah  saya rasakan sejak kecil. Suatu hari saya menemukan di supermarket  Indonesia sebuah sarden kaleng dengan merk GAGA. Ketika saya coba masak  ikan kalengan itu, ternyata enak. Karena saya perempuan, di depan GAGA  itu saya tambahkan nama Lady. Jadi, deh, Lady Gaga. Ho ho ho ho *hadhuh,  Lady Gaga ketularan Lady Benzen*&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;May + kameramen: *sweatdrop akut*&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;May: o..oh, begitu. Bagus sekali, ya. Sangat Indonesia. Oh, ada satu lagi, boleh saya tanya?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lady: Boleh. Tapi agak cepat ya, sebentar lagi saya manggung dengan Farah Quinn&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;May:  I..iya. Sebelumnya saya sangat meminta maaf anda. Anda sering sekali  bernyanyi dengan satu mata tertutup. Sebagian orang mengaitkannya dengan  Horus, mata satu. Terkait juga dengan Kabbalah, penyembahan terhadap  setan. Apa itu benar? &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lady: Ho ho ho ho  ho ho ho huek...uhuk uhuk *hadhuh nek, yey jadi batuk kan?* sebenarnya  itu aib kalau bicara tentang mata saya yang satunya. Tapi demi  Indonesia, saya akan bicara deh, ya. Sebenarnya, mata saya terkena belek  sebelah. dan itu bawaan. &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;May:  *sweatdrop* O...oh, begitu. Saya turut prihatin. Tapi, tak adakah cara  Anda mengobati? upaya dengan dokter? kan sekarang banyak alternatif.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lady:  Saya lebih suka yang alami, seperti herbal. Tapi saya belum begitu tahu  karena di lingkungan saya sangat jarang bisa didapat info terkait  herbal.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;May: Oh, saya ada banyak kenalan yang paham herbal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Lady: boleh, boleh. minta nomer HPnya dong.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;May: ini, ini.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kameramen: EHEM! *kok gue dapet peran ehem sama sweatdrop doang sih!?*&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;May dan Lady kemudian mengakhiri wawancara itu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;*no offense, only a fanfiction kok. cuma parodi aja ^.^&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-8057566038035635419?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/8057566038035635419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/09/lady-gaga-stagename-dan-mata-satu-nya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/8057566038035635419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/8057566038035635419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/09/lady-gaga-stagename-dan-mata-satu-nya.html' title='Lady Gaga: stagename dan Mata Satu-nya'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-7111448017503882556</id><published>2011-09-19T16:32:00.002+07:00</published><updated>2011-09-19T16:32:53.850+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>mimpi di tengah sakit yang mendera</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;judul yang lebay.  mungkin kalau bukan saya yang mengalami sendiri. tapi dua hari dua malam  lalu saya lalui dengan kondisi sangat tidak mengenakkan: terbaring di  tempat tidur. HUH! Lemah sekali saya. Sedikit demi sedikit saya  mengingat isi kisah Lord of The Rings, bagaimana Frodo ketika  diselubungi jaring Shelob. Dingin, sesak nafas, kepala berat. Nyaris  sama seperti yang saya rasakan. Atau seperti Frodo saat ditusuk pedang  Nazgul. Sakit karena dinginnya menusuk, nyeri di bahu. Ah, saya hanya  merasakan sakitnya saja, tidak mengalaminya. Untung saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulit  tidur itu pasti. Dan saya mengalaminya. Berbagai cara saya lakukan  sambil menggulingkan badan saya ke kanan serta kiri. Hingga akhirnya  karena kelelahan saya menutup mata. Entah kapan. Dan kembali mimpi  ekstrem itu hadir, menambah sesak saya. Sebuah mimpi yang aneh. Terlalu  aneh karena tidak berkaitan dengan bacaan saya sebelum tidur. Tapi saya  suka, semoga saja mimpi itu menjadi inspirasi saya kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat  itu saya 'terjatuh' dari langit dan mendapati diri saya hendak pergi.  Sebuah koper di tangan kanan saya sementara tangan kiri saya digenggam  seseorang. Hmm, agak romantis? Ternyata tidak. Karena kami berlari  seolah mengejar atau dikejar sesuatu. Dan Ada yang keluar..menggelinding  dari koper milik penggenggam tangan saya. Sebuah benda berwarna biru  serupa telur. Kami terus berlari dan scene berganti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami  berpakaian layaknya penduduk biasa, casual. Hei, rambut saya pirang!  sepertinya. Tak begitu jelas, tapi benda biru tadi saya lihat menimpa  sebuah patung...atau seekor hewan? kemudian yang ditimpa seketika ikut  membiru dan ada bibir membisikkan sesuatu yang terbentuk dari tumpahan  biru itu. Ngeri. Diri saya yang lain sempat menyaksikan 5 'power  rangers' muncul dari balik tumpahan itu. Saya berlari hendak mendekati  mereka tapi ditarik oleh sesuatu..sang penggenggam? entah. Kemudian dir  saya yang lain melihat kelima power ranger itu berbicara hendak menakuti  warga sekitar. Penggenggam tangan saya muncul dengan pakaian seperti  pendekar rajawali *jiaaaaa* dan melompat di depan power ranger itu.  Scene berganti dengan cipratan biru di semua sisi layar mimpi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si  biru semakin tercetak sekarang. Ia membentuk dirinya sebagai boneka  biru lucu nan botak. Hei, ini bukan acara Big Brother Indonesia kan?  Tentu bukan. Tapi makhluk botak biru itu tertawa seperti tawanya jin  aladdin..aladdin? ya, itu jin aladdin! lihatlah sedikit rambut yang  muncul di kepalanya. kemudian jin mendekatkan telunjuknya pada saya  sambil tertawa. Tentu saya menjauh. Sangat ingin sepertinya ia wujudkan  adegan di poster film E.T.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Scene berganti dan bibir  berbisik itu muncul lagi. Selesai. Saya terbangun dan sempat terkejut  kenapa bisa bacaan saya beberapa bulan lalu malah teringat dalam alam  bawah sadar saya sekarang? Entahlah. Mungkin ia melekat di otak saya  tanpa saya sadari. Yang pasti rambut saya tidak pirang, diri saya hanya  satu, dan saya berpakaian sebiasa saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Over all, mimpi hanya bunga tidur yang bisa menjadi sumber inspirasi penulis maupun komikus ^.^&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-7111448017503882556?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/7111448017503882556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/09/mimpi-di-tengah-sakit-yang-mendera.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/7111448017503882556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/7111448017503882556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/09/mimpi-di-tengah-sakit-yang-mendera.html' title='mimpi di tengah sakit yang mendera'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-7017053739842768580</id><published>2011-08-24T14:28:00.003+07:00</published><updated>2011-08-24T14:30:05.299+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Jodoh itu...</title><content type='html'>Terkait status saya pagi ini. Jodoh itu, kata teman saya, tidak  selalu yang memiliki kesamaan di berbagai bidang. Contohnya saya dan  suami yang bertolak belakang tapi bisa saling mengisi (kata teman). Masa  iya sih? Tapi muka kami nggak bertolak belakang tuh (wekekekekekeke,  ngebayanginnya udah bikin ketawa geli).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya juga, sih. Mas  adalah manusia dapur yang kreatif soal masakan, pandai memasak. hobi di  bidang masakan. Sedangkan saya? beuh! Kalau boleh mah di rumah itu  tidak ada yang namanya dapur. Tapi, ketika beliau cuti kemarin, saya  melihat wajahnya begitu ceria kalau sudah di dapur. Sebegitu menarikkah  dapur baginya? Huft, sepertinya saya harus mengubah denah rumah kelak,  dibuat dapur saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal desain baju? Duh, ini lagi. Saya  bukan perempuan yang paham fashion (makanya agak gimana gitu kalau ada  perempuan yang feminim--itu dulu, sekarang malah deketin mereka). Sering  bingung kalau ditanya baju yang sedang in. Bagi saya, cukup berpakaian  itu simpel, nyaman, dan enak dilihat (tentunya nutup aurat). Mas sendiri  adalah desainer pakaian menurut saya. pernah saya lihat salah satu  karyanya. wew! kayak yang di majalah annida gambar buatannya! Kalau saya  disuruh menggambar desain baju, jadilah saya menggambar seperti manga  atau kartun -.-'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingat suatu hari kami akan pergi,  saya minta pendapat mas tentang model jilbab kreasi yang sebaiknya saya  buat. Taraaaa, saya terkejut karena model jilbab itu membuat saya  seperti ABG *xixixi* tapi pas di muka. Sip, sip sip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" class="photo_img img" height="368" src="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/309520_1934231631280_1106994824_1657094_7930662_n.jpg" width="400" /&gt;&lt;span class="caption"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa  lagi, ya? Tulisan dan hobi kartun kami tertukarr? Itu pasti. Entah  kenapa hal itu harus terjadi *ckckck* oh iya, mas adalah lelaki yang  hapal tentang obat tradisional sebagian penyakit, lho. Jadilah beliau  tempat saya bertanya tentang obat tradisional. Mengenai hal ini, saya  sungguh sedih karena saya yang seharusnya lebih tahu mengingat saya akan  jadi ibu nantinya, bukan mas &amp;gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;satu-satunya kemiripan  kami sepertinya ada pada karakter wajah. Tapi, entahlah, apa kemiripan  dan ketidakmiripan itu adalah pertanda jodoh. Yang pasti, saya tetap  percaya jodoh itu adalah yang Allah berikan pada kita ^.^, dengan cara  yang kita tempuh sesuai syariatNya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*tulisan ini muncul karena saya menonton sebuah film, hehe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-7017053739842768580?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/7017053739842768580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/08/jodoh-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/7017053739842768580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/7017053739842768580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/08/jodoh-itu.html' title='Jodoh itu...'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-8963567961230434996</id><published>2011-08-19T12:22:00.002+07:00</published><updated>2011-08-19T12:31:50.600+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>Tentang Cinta Seorang Suami #2</title><content type='html'>&lt;blockquote style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;tu hi to jannat meri, tu hi mera junun &lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;  tu hi to mannat meri, tu hi ruh ka sukun &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; tu hi ankhiyo ki thandak, tu hi dil ki hai dastak &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt; aur kuchh na janu main, bas itna hi jaanu&lt;/i&gt; [tujh mein rab dikh ta hai]&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Mungkin sebagian teman heran, kenapa saya jadi suka film india? jawabannya: karena belum ada film barat yang mengalahkan Lord of The Rings dalam hal tema dan pesan. Ehem, sebenarnya di semua bidang. Jadi, saya ambil saja contoh dari film-film yang akting serta pesannya 'berasa' selain LOTR, tak lain film-film india. Kali ini, film santai sejenis komedi romantis akan saya ulas.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.flashcoo.com/movie/2008_12_Rab_Ne_Bana_Di_Jodi/images/Rab_Ne_Bana_Di_Jodi_13.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://www.flashcoo.com/movie/2008_12_Rab_Ne_Bana_Di_Jodi/images/Rab_Ne_Bana_Di_Jodi_13.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Surinder Sahni adalah seorang pegawai pemerintah, sejenis PLN kalau di Indonesia. Suatu hari tanpa disangka dinikahkan dengan putri dosennya semasa kuliah: Taani. Pernikahan itu pun dimulai tanpa cinta, tidak seperti film-film india lainnya. Setidaknya itu menurut Taani bahwa ia menikah tanpa cinta. Bagi Surinder, ia jatuh cinta pada pandangan pertama (kalau ini sih india banget). Taani yang masih sedih karena harus kehilangan calon suaminya di hari pernikahan sebelum akhirnya menikah dengan Surinder, hanya bisa diam ketika sampai di rumah kakek Surinder. Merasa Taani belum siap menjadi istri (meski sudah menikah), Surinder memilih untuk pisah kamar.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ada scene yang terasa hangat bila ditonton. Salah satunya ketika teman-teman Surinder datang untuk melihat pengantin perempuan. Taani meski tidak mencintai Surinder tetap keluar dan mengantar hidangan pada teman kerja Surinder. Apa isi percakapan mereka yang saya katakan hangat?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;"Maaf, Tuan Surinder. Saya telah begitu banyak merepotkan Anda. Sejak saat ini, saya akan menjadi istri yang baik bagi Anda. Saya akan membersihkan rumah ini, akan memasak untuk Anda, juga mencucikan baju Anda. Tapi maaf, saya tidak akan bisa mencintai Anda," ujar Taani lembut.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;"Terima kasih. Tidak apa. Cukup kau menjaga harga diriku di depan teman-teman seperti tadi, itu sudah merupakan cinta yang berlimpah untukku," jawab Surinder.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Saya pribadi menangkap bahwa cinta bagi seorang lelaki ternyata adalah penjagaan atas harga diri mereka, ya? Iya, nggak? Ada yang bisa menjawab pertanyaan saya?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kisah ini tentang Surinder yang ingin membahagiakan istrinya meski sang istri tidak mencintainya. Ketika Taani ingin belajar dansa, Surinder mengizinkan. Mungkin menurutnya itu cara ia membahagiakan Taani. Dan saya pribadi langsung teringat seseorang di pulau sulawesi yang karakternya hampir mirip dengan Surinder. Miripnya ialah, beliau bukan orang yang mampu mengungkapkan perasaannya secara langsung dan malah berbuat hal-hal yang mampu menyadarkan saya bahwa saya beruntung menjadi istrinya. Huft, thanks my husband, lelakiku. &lt;/div&gt;&lt;blockquote style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div id="t"&gt;&lt;i&gt;you are my heaven, your are my passion&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="t"&gt;&lt;i&gt;you are my wish, you are the peace of my soul&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="t"&gt;&lt;i&gt;you are the calmness of my eyes, you are the &lt;span class="IL_AD" id="IL_AD7"&gt;heartbeat of&lt;/span&gt; my heart&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div id="t"&gt;&lt;i&gt;i don't know anything else, i know only this&lt;/i&gt; [tujh mein rab dikhta hai] &lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-8963567961230434996?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/8963567961230434996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/08/tentang-cinta-seorang-suami-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/8963567961230434996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/8963567961230434996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/08/tentang-cinta-seorang-suami-2.html' title='Tentang Cinta Seorang Suami #2'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-8162486155483088135</id><published>2011-08-19T11:55:00.003+07:00</published><updated>2011-08-19T12:39:53.717+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>[memori may-dian] proses part 1</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;Akhir-akhir ini banyak  yang tanya terkait proses kami berdua sebelum menikah. Mungkin belum ada  yang percaya kalau saya berkisah tentang awal-awal kami proses, hem?  Tapi, saya masih akan mencoba berbagi kisah itu. Selamat menikmati ^.^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pesan dari saudari nun di seberang pulau membuat saya harus membalasnya. &lt;i&gt;Kalau ada orang yang menyayangi kita, bagaimana sikap kita mbak?&lt;/i&gt;  begitu tanyanya. Saya mencoba menjawab bila saya berada di posisinya.  Yeah, saya kira saat itu ia sedang curhat. Saudari dekat saya itu  membalas lagi pesan saya, dan entah yang keberapa saya lupa, isi  pesannya mengejutkan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sebenarnya ada orang yang sangat menyayangi mbak.&lt;/i&gt;  Hadhuh, belum pernah saya kelimpungan begini. Biasanya saya cuek  menghadapi fans-fans(?) saya. Tapi kalau saudari saya yang bicara serius  begini, saya ragu untuk cuek. Dan setelah mengurangi keterkejutan saya  dari berita pertama, rasa terkejut saya dimunculkan lagi dengan pesan  sang saudari ini, bahwa orang yang memiliki perasaan itu adalah orang  yang saya anggap rival. Shock? Banget. Akhirnya saya minta saudari saya  itu menjadi perantara dan menyuruh lelaki itu kalau benar mau serius  tanya pada saya juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu saya baru menenangkan diri  dari trauma cinta. Hayyah, istilah apa pula itu. Pastinya, saya  sebenarnya sedang ingin menyendiri karena proses yang gagal secara  dramatis sebelumnya. Saya belum tahu perasaan saya, tapi saya cuma  mengikuti kata hati saya untuk meminta saudari saya menanyakan  keseriusan lelaki itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari, dua hari, belum ada  kepastian dari lelaki itu. Geregetan? Pastinya. Serius nggak sih? apa  cuma berani punya rasa aja? Nih cowok berani atau cemen sih? Jengkel  saya kemudian saya sms saudari saya, meminta pertimbangannya. Akhirnya,  saya sms lelaki itu, meminta pertimbangannya juga bila saya ingin  berproses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;may: mas, kalau ada orang yang suka sama may,  trus may ada rasa (rasa pengen bukjtiin sebenernya...meski mungkin saat  itu udah ada sedikit suka) juga, baiknya gimana?&lt;br /&gt;mas: kalo sama-sama ada rasa, kenapa nggak dicoba proses aja?&lt;br /&gt;may: oh gitu. *hening* ya udah, mas sendiri mau nggak?&lt;br /&gt;mas: maksud may?&lt;br /&gt;may: mas mau nggak proses sama may?&lt;br /&gt;mas: eh? beneran?&lt;br /&gt;may: may tanya mama sama bapak dulu, nanti kalau dibolehin, kita proses, gimana?&lt;br /&gt;mas: iya, boleh. makasih ya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sekarang  saya tertawa kalau ingat, kok mau ngajak proses kayak nawar dagangan di  pasar gitu ya? seolah main-main. But, it's me, him, and us. kami nggak  bisa dengan gaya bahasa lembut (saat itu). Dan saya bergerak cepat,  segera bertanya pada mama dan memastikan langkah kami berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;may: ma, kalo...misalnya ada laki-laki jogja yang mau nikah sama aku gimana?&lt;br /&gt;mama: jogja?&lt;br /&gt;may:  iya, orangnya sih kerja di sulawesi sekarang. tapi asli jogja  (sebelumnya ada ikhwan asli kalimantan yang mama ngeliat may ngeri  gitu). itu tuh yang kasih boneka lumba-lumba&lt;br /&gt;mama: *kayaknya mukanya shock* eh? oh, si itu...&lt;br /&gt;may: iya *iya-iya aja padahal belom tentu sama orang yang dimaksud*&lt;br /&gt;mama: kerja?&lt;br /&gt;may: iya&lt;br /&gt;mama: di mana?&lt;br /&gt;may: *waduh, parah, may gak inget* itu ma, yang jadi teknisi truk-truk gede gitu -____-"&lt;br /&gt;mama: kamu mau dibawa ke sana nanti?&lt;br /&gt;may: belum tanya, sih ma. tapi kayaknya bisa mutasi deh, katanya kantor pusat di jakarta *ngasal mode on*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span class="" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" class="photo_img img" height="300" src="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/294003_1915559364485_1106994824_1634029_6232003_n.jpg" width="400" /&gt;&lt;span class="caption"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan  mama baru mengiyakan esok harinya. alhamdulillah, meski di awalnya rada  aneh gitu tapi proses kami berlanjut sampai sekarang. satu yang saya  sesalkan: saya kehilangan momen diajak proses &amp;gt;.&amp;lt; padahal pengeeen  beud ditanya: &lt;i&gt;may, mau menjadi ibu dari anak-anakku kelak?&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;may, bersedia jadi pelengkap hidupku? &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi,  saat itulah kami memulai proses dengan upaya keterjagaan. sulit di  awal, karena kami sadar kami sedang berbunga-bunga karena bisa  berproses. tapi, dukungan dari teman-teman dekat serta perantara dahsyat  itu membiasakan kami untuk berinteraksi hanya bila memang dibutuhkan.  thanks a lot, all&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dedicated for all my friends, khususon mas dian ^.^&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-8162486155483088135?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/8162486155483088135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/08/memori-may-dian-proses-part-1.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/8162486155483088135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/8162486155483088135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/08/memori-may-dian-proses-part-1.html' title='[memori may-dian] proses part 1'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-9187027050709782021</id><published>2011-08-12T09:26:00.000+07:00</published><updated>2011-08-12T09:26:23.627+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>New Family</title><content type='html'>Baru inget punya blog *ups*. Ini kisah Ahad lalu, 7 agustus 2011. Saya mendapat pesan singkat bahwa akan ada buka puasa bersama di rumah guru ngaji baru. Ini kehadiran pertama saya, jadi ingin memberikan sesuatu. Hmm, akhirnya bawa puding instan yang saya masak tadi pagi deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menjadi orang yang pertama hadir di sana, disambut dengan Bu Sulis, guru ngaji saya. Setelah perkenalan singkat, Bu Sulis bercerita lebih tentang kehidupannya dengan tetangga di daerah Kalibata, tempat kami mengaji. Wew, saya baru tahu kalau Bu Sulis adalah satu dari sedikit muslim yang tinggal di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian datang seorang gadis enerjik, Mbak Icha namanya. Sangat feminim *saya sempat memakaikan gelang padanya usai shalat lho* tapi saya segera menobatkannya sebagai calon pengajar penampilan saya kelak, hihihi. Biasanya perempuan feminim pintar memadu-padankan pakaian serta aksesorisnya. Kan lumayan buat ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menjadi pendiam dan mulai berdatangan beberapa teman ngaji kami. Setelah tilawah bergilir *nyesek rasanya, lama nggak begini*, kami mendengar kultum tentang 10 sahabat Nabi Muhammad saw dari Mbak Icha. Setelah itu kami membahas sedikit apa yang disampaikan oleh Mbak Icha, lanjut ke sesi berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayo, May. Silakan perkenalkan diri," ujar Bu Sulis. Akhirnya kami berkenalan dan subhanallah, ada juga yang senasib pisah jarak sama suaminya. Dan, ternyata Bu Sulis juga begitu! Insya Allah juga, salah satu rekan ngaji akan memberi kami keponakaaaaan ^.^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-9187027050709782021?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/9187027050709782021/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/08/new-family.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/9187027050709782021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/9187027050709782021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/08/new-family.html' title='New Family'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-5324039158809679635</id><published>2011-07-30T14:54:00.000+07:00</published><updated>2011-07-30T14:54:36.903+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><title type='text'>My New Adventure</title><content type='html'>Judulnya dahsyat beud, padahal cuma mau cerita acara 'jalan-jalan' ke Depok, hehe. Eh, itu udah Depok atau masih Jakarta Selatan, ya? Xixixi, lupa saya. Yang pasti, sebuah perjalanan saya keluar rumah tidak terjadi bila bukan karena hal penting. So, let's hear this (ups! itu mah lagu di film Dhoom hehe).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_k4T0ymBszs0/TPfFiu26W6I/AAAAAAAAEgU/47gPhxic0DU/s800/Paha-Stealth01.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/_k4T0ymBszs0/TPfFiu26W6I/AAAAAAAAEgU/47gPhxic0DU/s320/Paha-Stealth01.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Perjalanan itu bermula ketika saya mendapat pesanan travel pouch. itu tuh, tas pinggang yang ada tali di pahanya. Keren sih kalau lihat bentuknya. Karena barang sudah siap dikirim, jadi ndak bisa saya foto. Nih contoh aja ya ^.^ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana? keren kan gambarnya? Hehe. Aslinya tas itu keren lho. Ya, nggak sama memang, tapi yang penting sama-sama tali untuk pahanya ada. Oke, setelah seharian mencari info terkait penjual barang berkualitas, akhirnya saya putuskan esok harinya akan pergi ke sebuah toko untuk survei. Entah kenapa, mengandalkan teman untuk survei bukanlah kebiasaan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://rainbowoflife.files.wordpress.com/2010/10/2158148242_23c64617781.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="203" src="http://rainbowoflife.files.wordpress.com/2010/10/2158148242_23c64617781.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Hari itu pun tiba. Matahari pagi menemani saya mengirim sms ke seorang teman untuk menanyakan angkot menuju lokasi. Yap, saya belum pernah naik angkot menuju Universitas Pancasila. Hehe, aneh ya? Tapi itulah kenyataannya. Saya mencoba rute baru karena untuk naik kereta saya tidak yakin di masa-masa penuh ini. Sambil menunggu SMS, saya menaiki bus 75 menuju Pasar Minggu, sebuah terminal bus sekaligus pasar di daerah Jakarta Selatan. Mau tahu busnya seperti apa? Silakan lihat di bagian kiri. Gambar itu hasil Googling, kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, sebelum saya ke Pasar Minggu, sebelumnya saya ke Kantor Pos Mampang dulu. Kenapa? Saya berniat membeli tiket kereta jurusan Yogyakarta-Jakarta. Hehe, bersiap untuk arus balik, kawan. Ketika saya sampai di kantor pos, pelayanannnya serba elektronik. Keren! Saya mengambil nomor antrian dari mesin pencetak nomor. Tinggal tekan saja di layar touch screen itu, mau ngapain di kantor pos (tapi nggak ada pilihan untuk tidur, hehe). Wew, sepagi itu, pukul 09.00 WIB saya sudah dapat nomor 2019. Ya, anda tidak salah membaca angka itu. Fantastis! Ups, tapi mungkin yang nomor saya hanya 19, ya? Entah 20 di depan itu untuk apa.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://static-10.urbanesia.com/img/business/p/o/business-pos-indonesia-1.biz_main_thumb_v1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://static-10.urbanesia.com/img/business/p/o/business-pos-indonesia-1.biz_main_thumb_v1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Usai mengambil nomor antrian, saya menuju tempat duduk, mirip sofa, di depan loket paling ujung. Kata petugas sih itu khusus loket pembelian tiket kereta. Tak perlu menunggu lama untuk mendapat panggilan. Tapi, saya sedih ketika kata ibu-ibu petugasnya belum dibuka pendaftaran untuk tiket 5 september 2011 &amp;gt;.&amp;lt;. YUa sudahlah, saya segera menuju Ps. Minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di Pasar Minggu, saya menunggu angkot coklat bernomor 04 (sesuai petunjuk teman via sms). Akhirnya saya naik angkot kecil sambil meminta pak supir menurunkan saya di depan Universitas Pancasila. Pak supir setuju dan saya terus mengamati jalan yang kami lewati. Hingga akhirnya saya turun di bawah jembatan tinggi berwarna biru tepat di seberang Universitas Pancasila. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saya tercengang melihat jembatan yang tingginya mungkin di atas 3 meter itu! Satu-satunya jalan menuju seberang hanya jembatan ini tapi saya sendiri merinding di ketinggian. Oke, berbekal bismillah dan istighfar saya melewati jembatan yang tinggi itu. Ups, cobaan belum berakhir, di bagian tengah, tepatnya di atas rel kereta, jembatan itu meninggi lagi. Hiks, ya Allah, mudahkan saya. Semakin gencar saya beristighfar. Saya semakin sadar bahwa manusia lebih sering ingat Tuhannya ketika dalam ketidaknyamanan. Ya Allah, ampuni saya bila saya termasuk ke dalam golongan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membuka ponsel saya, mencari pesan berisi petunjuk jalan menuju toko. Di samping Universitas Pancasila katanya. Oke, let's start the adventure (alias penyasaran). Saya berjalan ke arah kiri dan menemukan sebuah jalan. Saya tidak memperhatikan nama gang tersebut. Katanya tidak jauh dari stasiun, jadi saya jalan saja hingga menemui tukang ketoprak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Permisi, Pak. Numpang tanya. Kalau SMA Kartika Sari di mana ya?" tanya saya akhirnya. Bapak itu memberi petunjuk agar saya terus saja dan berbelok ketika sudah di ujung jalan. Oke, saya ikuti petunjuknya. Ehem, saya terus menelusuri gang selebar 1 meter itu. ketika melewati komplek pemakaman, saya melihat beberapa orang berziarah. Setelah berbelok, saya menemui seorang bapak dan bertanya lagi. Setelah mendapat jawaban segera saya berjalan. Terus berbelok hingga saya berani berkata: Toko Leuser (toko yang saya tuju) benar-benar toko khusus pendaki. Ya, untuk mencapai toko tersebut saja sudah harus melalui jalan panjang dengan berbagai arah. Hingga akhirnya saya sampai di depan SMA Kartika Jaya. Saya hampiri seorang ibu penjual minuman. Setelah emmesan minuman dingin, saya menanyai ibu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh, toko alat pendakian, di belakang SMA ini persis mbak," ujar penjual makanan di samping ibu tadi. Saya mengangguk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah rehat sejenak, saya melanjutkan acara jalan kaki ini. Dan setelah keluar dari jalan SMA Kartika Sari, saya tercengang. Jadi, tadi saya berjalan memutar!? *mestinya berjalan ke kanan kampus, tapi saya memilih kiri kampus Univ. Pancasila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah saya ke toko Leuser&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-5324039158809679635?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/5324039158809679635/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/07/my-new-adventure.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/5324039158809679635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/5324039158809679635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/07/my-new-adventure.html' title='My New Adventure'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_k4T0ymBszs0/TPfFiu26W6I/AAAAAAAAEgU/47gPhxic0DU/s72-c/Paha-Stealth01.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-1004615585873132832</id><published>2011-07-24T21:29:00.000+07:00</published><updated>2011-07-24T21:29:33.571+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Mas, Mana Sepatu May?</title><content type='html'>Hari itu adalah hari saat Mas Dian harus kembali ke rutinitasnya di Pulau berbentuk K. May mengantar mas ke Bandara Soekarno-Hatta terminal 1A (inget amad, hehe). May janji untuk nggak nangis layaknya drama korea atau dorama Jepang. Yap, May udah janji meski malam sebelumnya udah nangis :malu:.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-G0AiTbplSR4/Tiwr0Ob_HXI/AAAAAAAAAp0/85SDi4WBstg/s1600/sepatusendal.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-G0AiTbplSR4/Tiwr0Ob_HXI/AAAAAAAAAp0/85SDi4WBstg/s320/sepatusendal.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihat gambar di atas? Ini terjadi saat kami turun dari taksi. Mas turun duluan karena lebih dekat dengan pintu. sebenarnya May juga di pintu lainnya, tapi karena jalannan yang ramai, jadi May putuskan keluar dari pintu yang sama kayak Mas Dian. Kerusuhan dimulai setelah Mas turun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAK! Mas Dian dengan santainya menutup pintu taksi setelah beliau turun. Sedikit panik May memegang engsel pintu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mas! Mas, kok May dikunci!?" tanya May panik. Lebay mungkin tapi kalau panik kadang May meracau :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya May berhasil membuka pintu dan menyiapkan uang transportasi untuk taksi. May pun dengan riang menjejakkan kaki. Dan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mas! Kok, jadi sendal? Sepatu May mana?" tanya May sambil membayar ke bapak-bapak taksi. Mas Dian cuma senyum aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil berdiri dan mengucap terima kasih ke bapak taksi, May sempat menyaksikan Mas Dian tertawa geli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mas, ini nggak mungkin." ujar May.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hehehehehehehehehe, nggak mungkin..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ih, mas. Tadi tuh May beneran pakai sepatu," May masih protes dengan kejadian yang aneh ini. May shock!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di depan terminal kedatangan baru May menyadari bahwa May sebelum berangkat sempat masuk lagi ke dalam rumah dan melepas sepatu yang sudah May pakai. Dan, May terburu-buru sehingga sendal yang dengan manisnya menyelimuti kaki May. Mana sendalnya nggak elegan banget lagi -___-"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-1004615585873132832?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/1004615585873132832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/07/mas-mana-sepatu-may.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/1004615585873132832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/1004615585873132832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/07/mas-mana-sepatu-may.html' title='Mas, Mana Sepatu May?'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-G0AiTbplSR4/Tiwr0Ob_HXI/AAAAAAAAAp0/85SDi4WBstg/s72-c/sepatusendal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-4278766134071412441</id><published>2011-07-20T11:19:00.000+07:00</published><updated>2011-07-20T11:19:34.156+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='curhat'/><title type='text'>Status Baru Pengiring Usia 24</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Lama sekali sepertinya saya tidak menulis di blog. Hehehe, kali ini saya mau mengabarkan beberapa hal baru. Yah, ngikut judul, laah. Ini tentang usia 24 tahun yang sedang saya jalani. Yuk, kita mulai.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;24 tahun adalah masa yang bisa dibilang tua, hehehe. Tapi ternyata masih banyak kok yang menganggap saya muda, heuheu. Alhamdulillah masih imut berarti. Dan 24 tahun ini adalah masa saya mulai memunculkan keberanian saya dalam beberapa hal, terkait status baru saya. Apa saja itu?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Saya bukan gadis terbaik dan cemerlang di mata orang-orang. Saya hanya gadis biasa dengan segala sifat manusianya saat masih menjabat usia 24 tahun 3 bulan 18 hari. Dan di usia baru itu saya mendapat status baru: &lt;b&gt;istri.&lt;/b&gt; Wew, ada lelaki beruntung yang bisa memberi status baru pada saya, alhamdulillah. Saat itu, sepertinya banyak gadis yang memimpikan posisi seperti saya: menjadi istri. Padahal, saya menginginkan juga posisi mereka: sarjana. Kok bisa?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Yep. Saya belum lulus saat menikah. Padahal saya bertekad akan lulus kuliah sebelum menikah. Apakah saya tidak konsisten dengan tekad saya? Entah. Saya hanya berprasangka baik bahwa Allah telah menuliskan skenario terbaikNya untuk saya. Saya ingat ketika saya mencurahkan keinginan saya, ke'iri'an saya terkait kelulusan pada seorang teman bijak, beliau mengingatkan suatu hal. Begini kata beliau yang saya ingat.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;"Tiap orang punya jatahnya masing-masing. Kamu pengen kayak A yang udah lulus, tapi si A pengennya udah nikah kayak kamu. kalau pengen-pengen gitu, nggak bersyukur namanya."&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Terima kasih, teman, atas nasehatmu. Akhirnya saya menyemangati diri saya bahwa saya bisa lulus kuliah meski sudah menikah. Karena lulus kuliah adalah amanah keluarga saya, khususnya kedua orangtua dan almarhum kakek. Kembali saya menguatkan diri bahwa saya harus memecut semangat di status baru ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Kemudian saya menjabat status baru lagi: &lt;b&gt;mahasiswa baru&lt;/b&gt;. Hal ini terjadi setelah saya memikirkan semua hal terkait kuliah saya. "Berbincang" dengan Allah, merenungkan semua faktor keterlambatan lulus kuliah. Hingga akhirnya saya membuat keputusan: pindah kuliah. Banyak sekali faktor yang tidak bisa saya jelaskan terkait kepindahan ini. Tapi satu yang pasti, ini adalah buah kejujuran diri saya. Selama ini saya menutup kejujuran itu dengan perasaan tidak enak kalau mengecewakan. Dan saya sadar, menutup kejujuran itu dengan alasan tidak enak takut mengecewakan malah sebenarnya sangat mengecewakan. Setelah melalui berbagai proses di sebuah kampus swasta, akhirnya saya diterima. Dan dukungan moral kedua orangtua saya tidak pernah hilang selama proses itu. Terima kasih, Ma, Pak, Mas, yang berusaha mendukung putri kecil ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Oke, intinya, saya bahagia dengan dua status baru saya. Doakan saya ya semoga istiqomah (berkelanjutan) dalam menjalankan dua status saya itu ^.^&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-4278766134071412441?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/4278766134071412441/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/07/status-baru-pengiring-usia-24.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/4278766134071412441'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/4278766134071412441'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/07/status-baru-pengiring-usia-24.html' title='Status Baru Pengiring Usia 24'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-7002797324951179930</id><published>2011-06-21T12:24:00.000+07:00</published><updated>2011-06-21T12:24:26.400+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cerita'/><title type='text'>Sepotong Kisah Kecil</title><content type='html'>Senja sudah melewati atap bumi kota hujan ini. Ianya berubah kelam, membiarkan penghuni-penghuni bumi yang kelelahan bersiap naik ke peraduan. Aku masih menunggu mas pulang kerja. Ya, di usia pernikahan yang baru sebulan, juga pindah ke kota hujan baru sebulan, membuatku belum terbiasa dengan lingkungan sekitar, terutama bahasanya yang beda. Tak apalah, toh aku yakin bisa beradaptasi. Terutama karena tetangga di sini ramah dan menerimaku seperti keluarga sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil duduk di ruang tamu, khayalku muncul, ianya menjejakkan diri pada saat beberapa waktu lalu. Ketika aku dan mas berkunjung ke Jakarta, ke rumah orangtua untuk acara aqiqah keponakanku. Beberapa, tepatnya tiga hari lalu, aku ditelepon beberapa teman dekatku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;=============&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nggar, tolong lihat apa kuenya sudah siap," ujar mama. Aku yang sedang menyelesaikan tahap akhir menyapu segera berlari ke dapur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Iya, ma," jawabku. Aku tersenyum kala kudapati mas Hendra membuka tutup kukusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebentar lagi kayaknya," ujar beliau ke arahku. "Sana, lanjutin nyapunya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akupun mengangguk menurutinya. Kami sedikit bernafas lega ketika sebagian persiapan sudah selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak begitu lama, nada Concerning Hobbit mengalun dari telepon genggamku, menandakan ada pesan singkat masuk ke dalam kotak pesanku. Kuraih ponselku, membaca siapa dan apa isi pesan yang kuterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;asw. afwan ane gak bisa dtg, ada acara alumni studi islam kampus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indah, salah satu teman dekatku yang memintaku mengenalkan suamiku melalui acara silaturrahim bersama teman-teman dekat lainnya. Kujawab ok saja karena tak ada minat menjawab dengan hal lain. Aku berdiri, hendak menemui keponakanku yang sedang asyik belajar jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itulah telepon genggamku memperdengarkan lagu kesukaanku, My Answer&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ima, dekinakute mo&lt;br /&gt;Aseranaide awatenaide&lt;br /&gt;Kimi no mai peesu de&lt;br /&gt;Jibun shinjite yukkuri ikeba ii&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertera sebuah nama di layar datar ponsel candybarku. Hmm, Naifah. Ada apa ya? Segera kutekan tombol berwarna hijau dan kutempelkan ponselku ke telinga kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Assalamu'alaikum," ucapku. Dan jawaban salam kudengar dari suara renyah Naifah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wa'alaikumussalam, Nggar. Afwan nih, ane nggak bisa karena ada agenda alumni sekolah. Mungkin lain kali silaturrahimnya dijadwalkan lagi. Tolong diatur aja, ya, disesuaikan sama jadwalku," ucap Naifah. Eh? Kok begini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oh, ya udah. Nggak apa-apa. Toh yang minta diadain silaturrahim kan kalian," sahutku ketus sebelum mengucap salam. Mas Hendra yang lewat di depanku segera menghentikan langkahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Galak amat, Dek," tegurnya lebih bernada tanya. Aku bukan menghampirinya tapi segera duduk di sofa biru. Wajahku mungkin jelek sekali karena aku sedang tidak tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebel, Mas. Dia yang minta ketemu tapi tadi kayak seolah-olah adek yang minta," jawabku masih dengan nada yang tak ramah. Tak perlu waktu lama untuk menyadari keberadaan suamiku di sisiku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Udah, udah. gitu aja marah, ngambek. Nggak keren, ah. Tuh, dilihatin sama Andri," ucap Mas Hendra sambil menunjuk Andri dengan kepalanya. Keponakanku yang tadi belajar jalan itu kini duduk menghadapku sambil memanyunkan mulut mungilnya dan menggembungkan pipinya, seperti mengikutiku. Ah! Harusnya aku sadar dan ingat bahwa dia peniru ulung. Segera kubentangkan tanganku dan Andri merangkak cepat menghampiriku. Hup! dia kini ada di pangkuanku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini sudah ke sekian kali, Mas. Adek sering dalam kondisi begini," aku memulai cerita akan kekesalanku. Kulihat Mas Hendra mengangguk sambil bermain dengan Andri. "Dia yang minta, tapi cara membatalkan permintaannya seolah kita yang meminta awalnya. Berkali-kali adek tegur, secara lembut sampe ketus kayak tadi, belum juga berubah. Adek kesel, Mas."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mas Hendra beralih dari Andri ke arahku. Matanya sebisa mungkin menatapku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Adek sudah ingatkan dia?"tanyanya. Melihatku mengangguk, ia melanjutkan,"ya sudah. Toh rugi juga kalau kita kesel sedniri, kan? Tugas adek cukup sampai mengingatkan. Gitu, kan? Selanjutnya terserah dia. Toh kita nggak bisa paksa seseorang kayak yang kita mau," dan wajahnya mendekat. Eh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera aku menunduk, berusaha menyembunyikan rona di pipiku. Aku malu membayangkan adegan selanjutnya. Haduh, Mas Hendra malah memegang daguku. Ia menunduk dan...cup!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kamu ngalangin aja, kan aku mau cium Andri," ujarnya santai usai mencium pipi Andri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-7002797324951179930?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/7002797324951179930/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/06/sepotong-kisah-kecil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/7002797324951179930'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/7002797324951179930'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/06/sepotong-kisah-kecil.html' title='Sepotong Kisah Kecil'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-7445572960815068952</id><published>2011-06-16T16:28:00.000+07:00</published><updated>2011-06-16T16:28:16.414+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><title type='text'>Suatu Siang di Ruang Terang</title><content type='html'>"Katakan pada saya apa yang kalian tidak senangi. Atau sebuah ketidaknyamanan. Saya ingin kita semua terbuka." lelaki berjanggut tipis itu berucap pada stafnya. Arwin, si lelaki berjanggut tipis, sedang berada dalam kondisi pasca rapat pekanan tim redaksi. Segera Shinta mengangkat tangan kanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya tidak nyaman dengan Bapak. Saya merasa tegang meski Bapak mengajak kami bercanda." ujar Shinta lugas. Hening. Sesekali terdengar bisik-bisik. Arwin adalah lelaki yang sangat menjaga wibawanya. Ia tak menyangka akan mendapat kalimat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada lagi? Atau hanya satu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya juga," lelaki bernama Ridwan yang dikenal santun dan rendah hati itu mengacungkan tangannya. "Saya merasa tidak nyaman dengan jarak yang Bapak buat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin mereka masih belajar dalam kehidupan kerja sehingga idealisme mahasiswanya dahulu masih terbawa. Mungkin Arwin terlalu menjaga wibawanya sehingga terkesan mebuat jarak terhadap stafnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Fahim. Bisa jelaskan semua ini?" tanya Arwin. Menurutnya, Fahim adalah orang yang netral di antara ia dan stafnya. Fahim juga orang yang dituakan dan didengar oleh sebagian staf pemula seperti Ridwan dan Shinta, meski mereka lulusan tahun yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya yakin, Pak. Ridwan dan Shinta sama seperti saya, baru belajar di dunia kerja. Kami masih perlu bimbingan untuk mengenal dunia kerja. Tapi, mungkin gaya Bapak juga mempengaruhi penilaian kawan-kawan. Ada baiknya kita minta contoh dari Shinta atau Ridwan atas ungkapan mereka," jawab Fahim usai berpikir sejenak. Arwin mengangguk, meminta Shinta dan Ridwan mengajukan contoh sikapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bapak itu lebih...meng...menilai si A ini salah, padahal belum tentu," ucap Shinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maksudnya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shinta menatap Fahim. meminta dukungan akan kata-kata yang mungkin bisa Fahim keluarkan. Fahim coba mencerna maksud Shinta sehingga ia akhirnya bisa menerjemahkan secara verbal maksud Shinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maksud Shinta, Bapak sering menjustifikasi seseorang. Padahal kan belum tentu baik bila diceritakan di depan orang. Dan Bapak mencoba menjaga jarak dengan orang-orang yang Bapak lihat salah," Fahim mencobanya disertai anggukan Shinta, juga Ridwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi kamu bilang saya asal menghakimi orang? Ada faktanya kan?" nada Arwin mulai meninggi, membiarkan suasana di ruang rapat memanas. Shinta menggenggam tangan Fahim yang kini menjadi fokus bola mata Pak Ridwan. Oke, kini Fahim adalah orang yang kurang disukai Ridwan akibat ucapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sekadar mengkl...."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau benar, kenapa takut? Toh kita belajar di sini," ujar Ridwan. Fahim dan Shinta memilih diam.&amp;nbsp; Bagi mereka, menjawab Ridwan hanya akan memperpanjang kemarahannya yang tiada ujung pangkal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-7445572960815068952?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/7445572960815068952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/06/suatu-siang-di-ruang-terang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/7445572960815068952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/7445572960815068952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/06/suatu-siang-di-ruang-terang.html' title='Suatu Siang di Ruang Terang'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-7942934446468490024</id><published>2011-04-30T16:37:00.002+07:00</published><updated>2011-04-30T16:37:30.306+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>Suku Calon Pasangan</title><content type='html'>Sore ini lagi-lagi saya diskusi singkat dengan Bapak. Kali ini terkait suku pasangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak, waktu nerima Mas Dian, itu karena suku bukan?" tanya saya sambil nyengir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya nggak. Masa karena suku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terus?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena  orangnya. Orangnya baik, ya udah..." jawab Bapak agak tersendat.  Xixixi, saya menangkap pelajaran psikologi: lelaki tidak selalu butuh  alasan untuk sebuah keputusan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi suku nggak pengaruh, nih?" tanya saya lagi, memastikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nggak. Kalau sukunya sama-sama kita, Jawa, tapi kelakuan orangnya nggak baik....yaa Bapak nggak mau," jawab Bapak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm,  jadi ingat seorang teman yang tahun-tahun lalu bercerita pada saya  bahwa ia tak mau menikah dengan orang suku tertentu. Ktika saya tanya  alasannya, ia hanya mengungkapkan pikirannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Meski nggak semuanya begitu, tapi kan keluarganya mau nggak mau masih berpikiran gitu May."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kok tahu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Udah ngenal beberapa keluarga," jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yeah,  masalah suku memang bukan hal yang syar'i sebagai rukun nikah atau  syarat nikah dalam Islam (dalam agama lain mungkin termasuk). Tapi  masalah suku juga nggak bisa dikesampingkan begitu saja karena hal ini  terkait kehidupan sosial...hmm, atau hidup bersosialisasi kelak setelah  menikah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="photo photo_left"&gt;&lt;div class="photo_img" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img class="img" src="http://photos-h.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/222285_1680737294080_1106994824_1392455_1917780_a.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ada  suku yang dihindari karena adat seserahannya yang menyulitkan. Ada suku  yang dihindari karena dikenal wataknya keras. Ada suku yang dihindari  karena dikenal pelit. Ada juga suku yang dihindari karena dikenal cuek.  Padahal itu kan cumaa sukunya, bukn orngnya. Saya lupa peribahasanya,  tapi intinya, sebagian besar tidak menggambarkan semua bagin itu sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi,  apakah wajar kalau ada yang inginkan suku tertentu atau malah  menghindari suku tertentu dalam kriteria calon pasangan hidupnya?  menurut saya wajar saja. Tapi itu bukan masalah utama. karena Bapak saya  bicara sendiri, bahwa suku tidak begitu penting, tapi kelakuan  orangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, kawan, jangan bersedih bila kalian orang  dari suku tertentu yang dihindari, karena jodoh tidak ditentukan dari  suku. Jodoh ditentukan oleh Allah bukan? ^.^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-7942934446468490024?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/7942934446468490024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/suku-calon-pasangan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/7942934446468490024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/7942934446468490024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/suku-calon-pasangan.html' title='Suku Calon Pasangan'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-5496496411986524938</id><published>2011-04-30T10:20:00.000+07:00</published><updated>2011-04-30T10:20:27.885+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>Cerita Pertama Suamiku</title><content type='html'>Saya sudah sering dengar, tapi beda rasanya ketika suami saya bercerita tentang ini dengan mata menutup (sudah mengantuk sepertinya, hehe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikuti langkah2 berikut :&lt;br /&gt;1.Pertama : Pertemukan kedua telapak tangan anda,jari tengah saling &lt;br /&gt;ditekuk ke dalam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Kemudian : 4 jari yang lain pertemukan ujung nya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.Permainan dimulai : pasang jari tetapi hanya 1 pasang yang tidak&lt;br /&gt;terpisahkan (jari tengah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.cobalah membuka ibu jari anda,ibu jari anda mewakili orang tua,&lt;br /&gt;Ibu  Jari bisa dibuka karena semua manusia akan mengalami sakit &amp;amp;  mati.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-_onV1DxY4pY/Tbt_r9EyJ4I/AAAAAAAAAZw/zGxqJqpTzt0/s1600/ibambardy.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-_onV1DxY4pY/Tbt_r9EyJ4I/AAAAAAAAAZw/zGxqJqpTzt0/s320/ibambardy.JPG" width="171" /&gt;&lt;/a&gt;Dengan demikian orang tua akan meninggalkan kita suatu hari nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Tutup kembali ibu jari anda,kemudian buka jari telunjuk anda,jari  telunjuk&lt;br /&gt;mewakili kakak dan adik anda,mereka memiliki keluarga  sendiri,sehingga&lt;br /&gt;mereka juga akan meninggalkan kita&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6 Sekarang tutup kembali jari telunjuk anda,buka jari kelingking  yang &lt;br /&gt;mewakili anak2,cepat atau lambat anak2 juga akan meninggalkan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.Selanjut nya : Tutup jari kelingking anda,bukalah jari manis  anda.Tempat&lt;br /&gt;dimana kita menaruh cincin perkawinan anda.kamu akan heran  karena jari &lt;br /&gt;tersebut tidak akan bisa dibuka.karena jari manis mewakili  suami &amp;amp; istri.&lt;br /&gt;Selama hidup anda dan pasangan kamu akan terus melekat  satu sama lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-5496496411986524938?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/5496496411986524938/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/cerita-pertama-suamiku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/5496496411986524938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/5496496411986524938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/cerita-pertama-suamiku.html' title='Cerita Pertama Suamiku'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-_onV1DxY4pY/Tbt_r9EyJ4I/AAAAAAAAAZw/zGxqJqpTzt0/s72-c/ibambardy.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-9122399445862996431</id><published>2011-04-30T09:44:00.001+07:00</published><updated>2011-04-30T09:49:32.589+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>Sosok Soulmate Itu..</title><content type='html'>Kalian tentu berpikir bahwa saya adalah seorang yang memiliki banyak  teman. Alhamdulillah itu benar. Kalian berpikir saya punya banyak  sahabat? Lagi-lagi alhamdulillah, itu benar. Tapi soulmate? rasanya  berat untuk menjawab soulmate saya banyak. Tentu saaja, soulmate kan  cuma satu, May.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-OIJ3-ywsIgc/Tbt4l2h3oSI/AAAAAAAAAZo/rjaRZhy6-4A/s1600/renny1.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-OIJ3-ywsIgc/Tbt4l2h3oSI/AAAAAAAAAZo/rjaRZhy6-4A/s1600/renny1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Dia adalah satu dari sedikit orang yang  mampu saya sangat percayai. Sebelum saya menikah, dia orang pertama  yang selalu menjadi tempat sharing saya. Mungkin, setelah nikah pun  begitu, hehe. Entah kenapa, pemikirannya sedikit banyak berpengaruh bagi  saya. Apa yang ia katakan, perlu saya pikirkan untuk saya tanggapi.  Saya tidak bisa asal saja bila bersamanya, maksud saya saat diskusi  serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kalian berpikir siapa soulmate saya? Dia orang  yang di mata kebanyakan adalah orang biasa. Gadis berjilbab yang  menjalani kebersamaan dengan saya seperti layaknya dua teman. Canda,  tawa, bahkan...kami pernah bertengkar hebat karena prinsip saya. Ups,  maksud saya, prinsip kami. Bagi sebagian orang yang saya kenal, soulmate  tidak pernah marah. Tapi tidak bagi saya. Soulmate, sahabat, adalah  mereka yang rela dipandang galak oleh saya selama mereka ingin saya  berada di jalan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupun gdis ini. dengan  beberapa prinsip yang beda dengan saya, kami menjadi soulmate. Dan itu  semua diawali ketidaksengajaaan orang di sebuah acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat  itu kami sedang menjadi panitia kajian Ramadhan di sebuah mesjid. Kami  yang berbeda kampus dipertemukan dalam sebuah kepanitiaan komunitas  muslim dunia maya. Kami tak selalu bersama karena tugas yang diberikan  pada kami memang berbeda. Seingat saya, saya jadi partisipan saja saat  itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kajian bersma seorang ustadz, saya membantu  panitia menyiapkaan konsumsi untuk berbuka puasa. Ketika itulah saya  menyadari benang merah antara saya dengan soulmte saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Eh,  sya. Kirain maren," ujar seorang perempuan berjilbab. Saya tertawa  kecil. Padahal saya belum begitu mengenal yang namanya Maren. Dan di  tengah acara, Maren berbicara pada saya hal yang lumayan mengejutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sya, tadi maren dikiranya sya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sya  juga, Ren. Dikiranya sya itu Maren. Padahal kan nggak mirip, hehe,”  jawab saya lugu. Kami bersama sebentar.&amp;nbsp; Setelah itu terpisah lagi  Karena kesibukan masing-masing di acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-IUDNG6-yyZk/Tbt3XRzYiEI/AAAAAAAAAZk/gJxbIPQnKXI/s1600/rennymaren.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-IUDNG6-yyZk/Tbt3XRzYiEI/AAAAAAAAAZk/gJxbIPQnKXI/s1600/rennymaren.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Usai acara, Maren  sakit perut. Saya lumayan khawatir dan membujuk seorang panitia untuk  mengantar Maren, setidaknya mengizinkan Maren ikut dalam mobilnya untuk  pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tapi, sya gimana?” Tanya Maren yang memang sejak acara janjian pulang bersama saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nggak apa-apa. Banyak barengan kok naik bus. Ren cepetan sampe rumah aja,” kira-kira begitu ucapan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak  itu, kami sering bersama, baik karena janjian atau karena keadaan. Saya  merasakan kasih sayang gadis itu, beda dengan rekan lainnya. Sangat  dewasa dibanding saya yang kekanakan. Tipe gadis lembut dibanding saya  yang terlihat kasar. Gadis feminim dibanding sya yang tomboi. Gadis  teguh dibanding saya yang cengeng. Yang membuat kami sama: kami tidak  suka membicarakan orang ketika bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehkah hubungan  kami? Mungkin bagi sebagian orang itu aneh. Tapi inilah kami. Menjalani  hubungan tanpa mengubah karakter dasar. Saya tak mengubah feminimnya,  dia tidak mengubah ketomboian saya. Kami masih memegang prinsip kami  yang berbeda hingga saat ini. Dan bagi kami, perbedaan kami bukan sebuah  hal yang harus diributkan. Perbedaan kami adalah keragamaan hayati yang  harus dipelihara, hehe. Kami hanya bertujuan agar teman kami saling  menasehati satu sama lain mengingatkan yang terlupa, dan mendukung yang  sedang terpuruk.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-DUPjwue-w58/Tbt4r1ayOnI/AAAAAAAAAZs/11Wf7Tz9AqU/s1600/myq.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-DUPjwue-w58/Tbt4r1ayOnI/AAAAAAAAAZs/11Wf7Tz9AqU/s1600/myq.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mungkin bagi sebagian orang sebuah  persahabatan tak boleh terisi dengan pertengkaran, kemarahan. Tapi bagi  kami, terkadang pendewasaan harus melalui pertengkaran dan kemarahan.&amp;nbsp;  Dan dalam kemarahan, kami hanya berharap Allah meridhoi cara yang kami  lakukan sebagai cara pendewasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My soulmaate, I love  you. Thanks for being my friends. Hope Allah always give you barakah.  And, thanks for being my inspiration ^.^.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-9122399445862996431?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/9122399445862996431/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/sosok-soulmate-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/9122399445862996431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/9122399445862996431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/sosok-soulmate-itu.html' title='Sosok Soulmate Itu..'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-OIJ3-ywsIgc/Tbt4l2h3oSI/AAAAAAAAAZo/rjaRZhy6-4A/s72-c/renny1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-2569070053819954241</id><published>2011-04-27T10:53:00.000+07:00</published><updated>2011-04-27T10:53:41.089+07:00</updated><title type='text'>[copas] Kami Laki-laki Sebenarnya Tahu...</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-1PUbFxntIM4/TbeScxLQeFI/AAAAAAAAAZg/LwDllD_jn8g/s1600/IMG_0607.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-1PUbFxntIM4/TbeScxLQeFI/AAAAAAAAAZg/LwDllD_jn8g/s320/IMG_0607.JPG" width="212" /&gt;&lt;/a&gt;Kami tahu, kalian para  wanita sungguh sebenarnya menghargai usaha yang  kami lakukan. dan yang  kalian harus tau, kami selalu bersungguh-sungguh  untuk orang yang kami  sayangi!&lt;br /&gt;hanya saja kami butuh kalian tersenyum ketika kami merasa  lelah, hampir  putus asa, dan sungguh kami akan kembali mngerjakan itu  untuk kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semua! hanya karena kalian...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ya! kami pun tahu. bahwa ketika kalian hanya diam dan meperlihatkan bahwa kalian bosan, kalian ingin kami tetap sabar.&lt;br /&gt;tapi kami tidak mau terlihat tidak bisa mengerti kalian dengan mengajukan pertanyaan "jadi maunya gimana?".&lt;br /&gt;kami  akan diam sesaat, dan berpikir apa yang bisa membuat senyum kalian   kembali lagi? karena senyum kalian yang menghidupkan hidup kami,   sungguh! semua hanya karena kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sebenarnya pun tahu. bahwa kalian senang jika kami menulis kata-kata romantis seperti di film2 korea yang kalian tonton.&lt;br /&gt;kalian berangan-angan bahwa hal yang terjadi di film itu terjadi dalam kehidupan kalian? (*ya kan?).&lt;br /&gt;tapi  justru karena kalian sering mengangan-angankan hal itu, kami tidak   melakukan itu untuk kalian, kami berpikir keras, memutar otak menyiapkan   kejutan yang bahkan tidak terpikir di angan2 kalian, untuk melihat   kalian tersenyum, sungguh! semua hanya karena kalian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami pun tau, kalian menerima kami di samping kalian bukan semata2 kami tampan.&lt;br /&gt;ketika  kalian mengidolakan seseorang yang tampan maka kami akan memasang   tampang tidak peduli, dan mencoba mengalihkan pembicaraan, bukan kami   tidak peduli, sebenarnya kami cukup muak dengan cara kalian menyanjung   lelaki yang bahkan mengenal kalian saja tidak!&lt;br /&gt;tapi kami harus  menjadi pemimpin yang baik untuk kalian. dan menjadikan  kami bersikap  lebih bijaksana di depan kalian. sungguh! semua itu hanya  karena  kalian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami cukup mengerti bahwa kalian menghargai  setiap usaha yang kami  lakukan untuk membantu kalian mengerjakan tugas  kalian, ketika kalian  mengatakan dalam kesulitan, sungguh kami akan  berusaha sebisa kami untuk  membantu kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan ketika  kami datang kerumah kalian dengan makanan, tanpa tugas yang  kalian  butuhkan, artinya kami tidak mendapatkan apa yang kalian cari dan  yang  ada dipikiran kami saat itu hanyalah bahwa usaha terakhir yang  dapat  kami lakukan hanya menemani kalian! hingga tugas itu selesai,   meyakinkan bahwa kalian tidak lupa untuk mengisi perut kalian, kami   sungguh khawatir pada kesehatan kalian.. sungguh,semua itu hanya karena   kalian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami tau, kalian kesal ketika kami mengacuhkan  kalian hanya untuk  bermain game bersama teman2 kami. tapi ketika itu,  ketika ada sedikit  waktu, kami mencari handphone kami dan menanyakan  kabar kalian, karena  kami ingin mengetahui kabar kalian.&lt;br /&gt;dan  tahukah kalian? sebelum kami bermain game itu, kami membicarakan   pasangan kami masing-masing, membanggakan bahwa kami memiliki pasangan   terbaik di dunia! atau membicarakan masalah-masalah yang timbul pada   hubungan kami, dan masing-masing akan memberikan sarannya untuk   menyelesaikan masalah kita, itu kami lakukan hanya karena kami ingin   mendengarkan pendapat orang yang dekat dengan kami mengenai keputusan   yang akan kami buat.&lt;br /&gt;kadang memang kami mematikan handphone kami,  namun ketika kami  mengetahui kalian menelpon atau membaca sms dari  kalian, maka kami akan  meletakkan game itu dan berlari ke pojok kamar  menelepon kalian. tidak  peduli teman2 kami bersorak sorak menggoda  kami, sungguh, semua itu  hanya karena kalian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami pun sadar, kami bukan bayi yang harus kalian ingatkan untuk sembahyang, atau makan. kadang kami akan bersikap tak peduli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun  ketika kami membaca sms kalian atau mendengarkan suara kalian  ketika  mengingatkan kami untuk makan, maka pada saat itu kami pasti  tersenyum  dan berterima kasih (walaupun tidak kami ucapkan), dan ketika  kami  membalas dengan kata-kata "iya, kamu juga ya..",&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka kami benar2 tulus mengatakannya... sungguh, semua itu hanya karena kalian...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kami acuh pada kalian, maka pada saat yang sama kami sedang menyiapkan kejutan untuk kalian.&lt;br /&gt;dan  ketika kami memberikan barang milik kami pada kalian waktu   mengantarkan kalian hingga pintu dan pamit pada orang tua kalian, maka   kalian harus tau bahwa barang itu adalah barang yang berharga untuk   kami. (walaupun barang itu terlihat biasa untuk kalian) tolong   tersenyumlah untuk kami, karena senyum itu yang menghidupkan hidup kami!&lt;br /&gt;sungguh, semua itu hanya karena kalian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika kalian bersedih, lalu kami melakukan hal-hal konyol, melontarkan lelucon-lelucon yang mungkin tidak lucu.&lt;br /&gt;maka kami sungguh tidak bermaksud memperkeruh suasana, kami ingin melihat kalian kembali tersenyum.&lt;br /&gt;hanya  itu! dan ketika kalian melihat kami dengan pandangan tidak suka,  maka  ketika itu kami sungguh merasa bersalah, jalan terakhir yang akan  kami  lakukan adalah meminta maaf.. berharap itu dapat sedikit mengurangi   beban kalian. sungguh, semua itu hanya karena kalian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejujurnya kami tidak menyukai pujaan hati kami menangis.&lt;br /&gt;Sungguh  itu membuat kami bingung setengah mati! maka tolong jangan  salahkan  kami, ketika kami meminta kalian berhenti menangis. namun kami  pasti  akan mendengarkan apa yang kalian ucapkan dalam tangis kalian, dan   percayalah, kami akan tetap disamping kalian walaupun kalian menangis   hingga tertidur di depan kami. maka, kami akan membawa kalian masuk   kerumah dan pamit pulang pada ayah ibu kalian.&lt;br /&gt;Dan tunggulah, maka  kami akan menelepon kalian keesokan harinya untuk  menanyakan kabar  kalian. atau datang ke rumah membawakan coklat untuk  melihat senyum  kalian lagi.&lt;br /&gt;sungguh, itu hanya karena kalian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi  kami, kalian tetap yang tercantik! ketika kalian bertanya mengenai   berat badan kalian yang naik? atau baju kalian yang mulai tidak cukup?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka dalam hati kami tertawa. namun yang keluar dari mulut kami hanya senyuman.&lt;br /&gt;kami  akan berkata tidak, bukan untuk membohongi kalian, tapi karena di  mata  kami kalian tetap paling indah!! karena kami sebenarnya tidak  mencari  malaikat yang tanpa cela, atau bidadari yang paling cantik  sedunia,  kami mempunyai peri kecil yang selalu ada di samping kami.&lt;br /&gt;ya! itu adalah kalian.. mengertilah, sungguh, itu hanya karena kalian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kalian berkata baik2 saja, maka kami akan tersenyum dan berkata, "ok, kalo ada apa2 bilang ya".&lt;br /&gt;karena  kami tidak ingin memaksa kalian mengatakan sesuatu yang tidak  ingin  kalian katakan pada kami, dan tanpa kalian minta kami akan  bertanya  pada sahabat kalian apakah kalian benar2 baik2 saja? jika  sahabat  kalian tidak mau menceritakannya maka kami tidak akan mencari  tau lagi.&lt;br /&gt;karena  kami berharap kalian cukup mempercayai kami untuk menceritakan   semuanya.. bukan karena kami memaksa kalian, sungguh, itu semua hanya   karena kalian....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika kalian membutuhkan kami,  yakinlah bahwa kami akan selalu ada  untuk kalian. ketika kalian  mengatakan "tidak usah" pun, kami akan  selalu ada di samping kalian.  karena kalian adalah orang yang kami  sayangi, percayalah..!! sungguh,  semua ini hanya karena kalian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kami sudah memilih kalian, maka yakinlah, kalian adalah peri kecil kami, setidaknya itu yang kami pikirkan saat itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kalian (mungkin tanpa kalian sadari) menyakiti hati kami dan meninggalkan kami, kami mungkin akan marah.&lt;br /&gt;tapi  itu hanya sesaat, dan yang kalian harus tahu, ketika kami benar2  telah  memilih kalian untuk menemani kami, maka walaupun hubungan itu   berakhir, separuh ruangan hati kami sudah kalian tulis menjadi ruangan   kalian, maka ketika kami mempunyai kekasih yang lain, maka mereka hanya   akan mengisi ruang di sisi yang lain, datang, dan pergi pada sisi itu.  ruangan kalian akan tetap kosong untuk kalian, ketika kalian kembali  untuk kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tolong, jangan khianati kami dengan  lelaki yang lain! karena itu  akan sangat menyakitkan untuk kami! Dan  maaf, kami mungkin.. akan  meninggalkan kalian selamanya.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: &lt;a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8062111" rel="nofollow" target="_blank"&gt;http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8062111&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-2569070053819954241?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/2569070053819954241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/copas-kami-laki-laki-sebenarnya-tahu.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2569070053819954241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/2569070053819954241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/copas-kami-laki-laki-sebenarnya-tahu.html' title='[copas] Kami Laki-laki Sebenarnya Tahu...'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-1PUbFxntIM4/TbeScxLQeFI/AAAAAAAAAZg/LwDllD_jn8g/s72-c/IMG_0607.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-3030080759444603215</id><published>2011-04-24T17:47:00.000+07:00</published><updated>2011-04-24T17:47:09.362+07:00</updated><title type='text'>Dunia Maya untuk Cari Jodoh. Bolehkah?</title><content type='html'>&lt;div class="mbl notesBlogText clearfix"&gt;&lt;div&gt;Siang ini seorang kawan  menanyakan proses saya dengan mas. Ketika saya jawab sejujurnya (ngapain  juga bohong, hehe), beliau meminta saya menulis sebuah artikel atau  feature terkait proses saya. Trus, apa kaitannya dengan judul tulisan  kali ini? Tak lain dan tak bukan karena 'kerusuhan' saya dan suami  berawal di dunia maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua berawal di sebuah hari yang  saya lupa kapan, ketika saya aktif di sebuah forum maya. Forum tersebut  sangat nyata bagi saya karena anggotanya juga berperan aktif dalam  kehidupan nyata, dan saya sadar bukan cuma kaskus.us yang aktif dalam  kegiatan sosial membawa nama forum maya mereka. Dalam forum tersebut  saya berinteraksi dengan banyak orang, termasuk suami saya. Ya ya ya,  saat itu kami belum berproses. Bahkan saya memandangnya sebagai seorang  kawan dengan kemampuannya. Kami berinteraksi dengan cara kami bersama  teman-teman yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu masa, beliau berproses dengan  saya. Kami serius menjalani proses dengan perantara seorang kawan.  Akhirnya, kami berkomitmen untuk menjaga hijab meski kami bukan aktivis  kawakan. Malah, kami hanya dua manusia yang sedang belajar Islam. Maka,  sms jarang, interaksi forum jarang, dan telepon kalau conference dengan  orangtua kami jalani dengan ringan hati. Kami tak gelisah bila sehari  tak mendapati salah satu mengirim sms. tak ada kata 'sayang', 'cinta'.  bukan kami tak saling memiliki rasa, tapi kami sudah berkomitmen menjaga  semua yang menjerumuskan kami berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau laki-laki  tercuek yang mungkin pernah saya temui. Beliau laki-laki yang mampu  membuat orangtua berkata 'iya'. Entah karena mama dan bapak percaya pada  kedewasaan beliau,atau karena beliau bisa masak :D (peace mas). Tapi  satu yang pasti, kami masih menjaga hubungan dalam koridor agama, Insya  Allah. Malah, kami coba tak berkomunikasi via Facebook sebelum undangan  disebar (awalnya rusuh2an sih tetep, hehe).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi yang  kurang? Hmm, terkait pasca nikah, saya tuliskan di catatan lain, ya,  terkait keromantisan (ihiiirrrr). Jadi, bolehkah cari jodoh di dunia?  Boleh. Tentu dengan syarat (sesuai syari'at).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*mas, may lagi belajar romantis, nih. jangan ketawain atau ledekin ya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="photo photo_center"&gt;&lt;div class="photo_img" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img class="img" src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/208755_1642526418832_1106994824_1336919_6644305_a.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-3030080759444603215?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/3030080759444603215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/dunia-maya-untuk-cari-jodoh-bolehkah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/3030080759444603215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/3030080759444603215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/dunia-maya-untuk-cari-jodoh-bolehkah.html' title='Dunia Maya untuk Cari Jodoh. Bolehkah?'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-3031136860110199072</id><published>2011-04-24T17:30:00.000+07:00</published><updated>2011-04-24T17:30:27.230+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><title type='text'>Tentang Cinta Seorang Suami</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Dil ne yeh kaha hai dil se&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;mohabbat ho gayi hai tum se&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Dentingan musik diiringi sebait lagu awal itu menggugah saya untuk terus menyimak. Ya, seorang teman membuat saya penasaran dengan kesukaannya akan sebuah lagu berjudul "dil ne yeh kaha hai". Saya search di web khusus video dan mendapati lagu itu berupa klip india. hmm, ternyata, itu adalah bagian cerita sebuah film zaman dahulu India!&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;entah kenapa saya merasa sangat tertarik menyimak sampai habis, bahkan mendownload lagu ini. Tak hanya itu, saya juga mencari tahu tentang film tersebut. Sepertinya saya perlu menjabarkan sedikit film Dhadkan ini ya?&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Seperti film India zaman dahulu yang hampir seragam kisah terkait percintaan, maka film ini juga diawali dengan kisah cinta putri orang kaya dengan pemuda tampan dari kalangan miskin dan dianggap anak haram. Eleuh, kejamnya dunia. Percintaan mereka ditentang, tentu dari pihak sang perempuan. Kemudian perempuan kaya dijodohkan dengan lelaki kaya juga. Oke, oke, untuk mempermudah, kita sebut nama yuk, toh dalam film ini juga ada nama-nama tokoh.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Anjali, sang gadis, meski sudah menjadi istri Ram, tetap menjaga kesucian cintanya pada Dev (pemuda miskin itu). Tak ada perselingkuhan fisik di sini karena Anjali otomatis tinggal bersama Ram yang jauh dari tempat tinggal Dev. Di sini juga dimulai kisah menantu yang selalu disalahkan oleh keluarga Rm. intinya, ketidakharmonisan deh. Anjali sabar menghadapi berbagai tuduhan yang diarahkan padanya sampai Ram juga ikut membela Anjali meski ia tahu Anjali belum mencintainya (eleeeeuh....). Ram yang dididik untuk membela kebenaran di dunia kepolisian, tidak peduli pada keluarganya yang terus menuduh Anjali. Ia terus membela Anjali bila memang Anjali terbukti benar. Lambat laun hal itu membuat Anjali jatuh hati pada Ram.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Ketika pernikahan mereka berjalan 3 tahun, Dev hadir kembali dalam hidup Anjali. Kini Dev sudah menjadi pengusaha kaya dan berusaha merebut Anjali (Duh, itu kan udah jadi istri orang). Anjali mulai teringat cinta lamanya dan bimbang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Apa kata Ram ketika Anjali bimbang? Hmm, sangat indah.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Yap, bagi saya, Ram adalah sosok suami sejati yang begitu tegas menghadapi permasalahan hidupnya. Ram juga suami yang begitu sabar menjalankan kewajibannya sebagai suami: mengayomi keluarga. Ram sadar dirinya tidak dicintai sejak awal oleh istrinya, tapi ia tidak ingin menjadikan itu masalah besar dalam pernikahannya. Ia yakin bahwa Anjali adalah perempuan yang memang ditakdirkan Tuhan untuknya, jadi ia tak ragu untuk berusaha membahagiakan istrinya. Terakhir, Ram adalah sang pengambil keputusan. Yap, jelang akhir film, Dev mengakui perasaannya terhadap Anjali di depan Ram. Tapi tidak seperti film lebay lain yang pastinya pihak laki-lki menyerahkan pada perempuan untuk menentukan siapa yang dipilih. Di sini Ram membuktikan ke-suami-annya.&amp;nbsp; Dipertahankannya Anjali sebagai istrinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;Maaf temans, terganggu dengan tulisan saya. Hanya ingin menuliskan sudut pandang saya terhadap sebuah film saja.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-3031136860110199072?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/3031136860110199072/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/tentang-cinta-seorang-suami.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/3031136860110199072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/3031136860110199072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/tentang-cinta-seorang-suami.html' title='Tentang Cinta Seorang Suami'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-7261006742358645125</id><published>2011-04-16T16:28:00.002+07:00</published><updated>2011-04-16T16:28:45.571+07:00</updated><title type='text'>Khamoshi: The Musical</title><content type='html'>Hari ini saya searching tentang film India jadul. berikut sinopsis film yang saya cari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita berawal di pinggiran kota Goa, ada sepasang suami istri yang  buta dan tuli penganut setia agama Katolik, mereka bernama Joseph  Braganza dan istrinya Flavy. Kehidupan mereka sangat miskin. Untuk  memenuhi kebutuhan sehari-hari, Joseph pun berjualan sabun keliling dari  pintu ke pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu istrinya, Flavi tengah hamil dan akhirnya melahirkan  seorang putri bernama Annie. Tidak lama kemudian lahir pula seorang  putra, Sam namanya. Kelahiran kedua anaknya ternyata tumbuh normal,  mereka bisa bicara dan mendengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kebahagian pasangan yang buta dan tuli ini tidak lama, beberapa  tahun kemudian Sam mendapat kecelakaan serius dan akhirnya meninggal  dunia. Hal ini pun membuat Joseph menjadi hilang kepercayaan. &lt;br /&gt;Annie tumbuh besar, menemukan jalan hidupnya didunia musik dan  hiburan. Hingga ia bertemu dengan seorang pemuda bernama Raj dan  keduanya jatuh cinta. Sayangnya, cinta kasih mereka ditentang oleh kedua  orang tua Annie terutama ayahnya, Joseph. Karena Raj beragama Hindu dan  bukan warga setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan makin komplek ketika diketahui bahwa Annie telah hamil.  Ayahnya pun memaksa dirinya untuk aborsi. Sebab jika tidak, maka ia akan  diusir dari rumahnya. Tapi keinginan ayahnya itu ditolak olehnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-7261006742358645125?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/7261006742358645125/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/khamoshi-musical.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/7261006742358645125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/7261006742358645125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/khamoshi-musical.html' title='Khamoshi: The Musical'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-1097215190986138806</id><published>2011-04-16T13:23:00.001+07:00</published><updated>2011-04-16T13:23:43.248+07:00</updated><title type='text'>Cinta Masa Muda</title><content type='html'>Pagi ini tetangga menyetel lagu bergenre dangdut koplo dengan judul lagu  cinta monyet yang aslinya dibawakan Goliath. Pasti banyak nih yang tahu  lagu itu. Saya jadi teringat masa lalu saya—sebuah pelajaran masa  kini—di SMP dan SMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa SMP saya adalah masa indah versi saya.  Saya sangat ingat ketika saya yang selalu mementingkan pelajaran mulai  tergoda dengan laki-laki. Pengaruh sering membaca komik Jepang—bergenre  serial cantik—juga mungkin yang terjadi pada saya. Sebagian besar komik  itu menceritakan perempuan yang memendam perasaan terhadap teman  sekolah, tetangga, atau bahkan pada gurunya. Yang tenar saat itu adalah  Imadoki dan serial manis lain—terutama karangan Mito Orihara—sebagai  acuan khayalan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi lelaki yang saya taksir pertama kali  itu tidak jago basket seperti di dalam komik. Bukan lelaki tampan, dan  dari segi kepintaran, jauh di bawah saya (helaah, narsis). Dia teman TK  saya, juga teman klub karate saya di SMP.  Keturunan Cina dengan agama  Kong Hu Cu menepiskan harapan saya untuk jadian dengannya. Boro-boro  jadian, dekat-dekat dia saja saya sudah gemetaran. Saya sangat ingat  beberapa hal terkait perasaan saya itu:&lt;br /&gt;1. Saya tanpa sengaja jadi  ‘mesin absensi’ paling akurat terkait kehadirannya di sekolah karena  mata saya mencari sosoknya terus.&lt;br /&gt;2. Saya merasa bahwa dia terus  memperhatikan saya, matanya terus tertuju pada saya sehingga saya salah  tingkah sendiri.&lt;br /&gt;3. Adrenalin saya naik, jantung saya berdegup sangat  kencang dan cepat bila saya berdekatan atau bersisian dengannya. Bahkan  sampai suara saya gemetar kala bicara dengannya (makanya saya memilih  tak bicara padanya).&lt;br /&gt;4. Saya gelisah kalau dia tidak muncul hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih  banyak lagi, tapi itu yang sering saya alami saat merasakan suka.  Seorang May yang notabene kutubuku bisa suka sama laki-laki? Saat itu  saya tidak percaya, kawan. Tapi itu yang terjadi. Masih tersimpan rapi  di diary.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin kita tidak akan selalu berada di SMP, tapi  akan beranjak lebih dewasa. SMA adalah jenjang berikutnya yang saya  pilih. Lagi-lagi saya suka pada seseorang yang suka mengajak saya  bertengkar. Saya alihkan segera dengan berbagai kegiatan.  Meski saya  tetap menjadi ‘mesin absensi’ akuratnya, saya  lebih memilih menghindar  karena hanya akan terus bertengkar bila bertemu mata. Mungkin benar,  bila benci kadang menjadi cinta. Dan saya yakin itu bukan cinta monyet  saya. Saya yakin bahwa itu cinta yang sebenarnya (namanya juga anak  muda, meras benar bahwa saya benar-benar cinta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahu apa saya  soal cinta? Sedangkan saya memiliki idealisme untuk tidak  menggembar-gemborkan perasaan terhadap lawan jenis beserta segala  perniknya—pacaran,nikah,de el el—di kalangan siswa. Baik yang ikut ROHIS  maupun tidak. Bagi saya, saat itu memikirkan kristenisasi serta  penangkalannya, memikirkan saudara-saudara yang tidak beruntung mengecap  kehidupan layak, jauh lebih penting dibanding memperbincangkan nikah,  pacaran, cinta, de el el. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski sulit, pengalihan itu berbuah  hasil. Saya tidak lagi memandang laki-laki itu seseorang yang berarti.  Saya tidak lagi menjadi ‘mesin absensi’ akuratnya. Dan Sebelum lulus  SMA,   saya sudah menganggapnya sekadar rival saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, saya  hanya tersenyum bila mengingat semua itu. Menjadikannya pengalaman  berharga saya terkait cinta di kalangan pemuda. Ya, tak perlu mencoba  menghentikan rasa itu karena ia adalah warna masa-masa muda. Hanya  mengalihkan pada kegiatan berguna. Dan ianya akan terlupa kala pikiran  kita terpenuhi hal lain yang lebih bermakna. Tetap semangat, kawan muda  ^.^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-1097215190986138806?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/1097215190986138806/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/cinta-masa-muda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/1097215190986138806'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/1097215190986138806'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/cinta-masa-muda.html' title='Cinta Masa Muda'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-4912531949966873166</id><published>2011-04-09T09:33:00.000+07:00</published><updated>2011-04-09T09:33:42.154+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kisah'/><title type='text'>[memori may-dian] Pertemuan Pertama</title><content type='html'>Memandang layar datar ini, aku teringat sebuah pertemuan. Pertemuan  berkesan di antara sekian kesan pertemuan. Dia, lelaki yang bisa membuat  orangtuaku berkata ‘ya’ atas rencana kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu aku  mengadakan janji temu dengan seorang lelaki yang kutaksir usianya  minimal 2 tahun di atasku. Selama ini kami belum pernah bertemu muka.  Tentu saja karena beliau beda kota denganku. Yang mempertemukan kami  hanya hobi terhadap anime Jepang. Beliau benar-benar penuh kejutan.  Siapa sangka lelaki lulusan teknik ini menggandrungi Sailormoon—yang  notabene disukai perempuan—sejak kecil? Tapi karena hal itulah kami  bertemu. Beliau hendak memberikan DVD Sailormoon lengkap padaku. Hebat,  sebegitunya, pikirku. Aku yang suka Naruto saja tidak sampai mengoleksi  seluruh DVDnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kami berempat—aku dan temanku,  beliau dan temannya—bertemu, lagi-lagi ada kejutan. Tasnya ituuuu  benar-benar membuatku sweatdrop. Tas yang tren di kalangan ABG  perempuan. Tas punggung dengan motif polkadot. Sangat identik dengan  perempuan, bukan? Sedangkan aku memakai tas punggung yang err...maskulin  sekali. Runtuh semua bayanganku tentang lelaki dewasa nan bertampang  pekerja. Beliau malah lebih mirip ABG labil yang mejeng di keramaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami  makan malam di sebuah tempat dan sedikit berbincang tentang hal-hal  umum agar kedua teman kami juga bisa ikut bicara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat  yang kutunggu tiba, beliau memberi DVD Sailormoon. Eh? Beneran? Kuterima  DVD-DVD itu dari tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada lagi,” ujarnya.  Surprise!! Dolphin pink yang pernah dibicarakannya ikut dibawa.&amp;nbsp; Dan itu  untukku. WHAT!? Aku? Aku yang lebih berminat dengan mobil-mobilan malah  mendapatkan boneka? Tapi kuterima juga boneka itu, boneka kedua setelah  pemberian dari mama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“So sweet, manis banget,”sahut  temanku. Aku hanya bisa mengucap terima kasih sambil berpikir tak  percaya (ingat: saat itu aku tak menggaruk kepalaku). Kukira  keterkejutanku sudah selesai. Ternyata tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini,  sekalian. Kemarin beli di Gramedia,” katanya (kalau tidak salah). Sebuah  buku berjudul “Taman-Taman Cinta Rasulullah”. Sungguh tega orang ini,  memberiku buku yang sulit kucerna dengan organ perutku. Lagi-lagi ucapan  terima kasih yang bisa kusampaikan. Heran, padahal dia tahu aku lebih  suka buku-buku santai dan bergaya bahasa seperti Salim A. Fillah, tapi  kenapa dia malah memberi buku terjemahan—yang notabene sangat kuhindari  karena bahasanya yang berat—dari Arab pula? Bersyukurlah, May. Begitu  pikirku. Dan saat itu tak ada pikiran apapun melintas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebenarnya  mas kelahiran tahun berapa, sih? Kok gayanya kayak masih SMA?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“1988.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CUKUP!  Aku bisa pingsan dengan semua kejutan ini. Jadi, wajar juga, dunk,  kalau beliau suka Sailormoon?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya kira May masih berumur  19,”lanjutnya. Kontan teman-teman tertawa. Kecuali aku. Benar-benar  parah kondisiku saat itu. Habis sudah harapanku bertemu mas-mas yang  usianya lebih tua, dewasa. *tapi beliau tetap dewasa, kok, ternyata.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-4912531949966873166?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/4912531949966873166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/memori-may-dian-pertemuan-pertama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/4912531949966873166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/4912531949966873166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/04/memori-may-dian-pertemuan-pertama.html' title='[memori may-dian] Pertemuan Pertama'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-6627570618053495047</id><published>2011-03-25T15:50:00.002+07:00</published><updated>2011-03-25T15:50:57.503+07:00</updated><title type='text'>Kalau Belum Siap, Jangan Ajak Dia</title><content type='html'>Yap, kita bersua kembali dalam tulisan saya. Semoga tidak bosan dengan  tulisan-tulisan saya, temans. Kali ini saya sangat ingin membahas  tentang hati. Entah kenapa. Tapi, hal ini bermula dari kalimat Uchiha  Sasuke dalam serial “Sisi Lain Kehidupan” karya saya di sebuah komunitas  menulis fiksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sasuke Uchiha, mahasiswa jurusan ilmu sosial dan  politik Universitas Oxford, mengatakan pada dosennya, “Menikah adalah  cara paling ksatria.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimatnya tidak semata berdasar angan  indah belaka terhadap pernikahan. Karena ia sendiri adalah mahasiswa  berbeasiswa di kota Oxford. Dia hanya satu dari kalangan berstatus  sosial ‘rendah’: kelas bawah. Dia tinggal di panti asuhan dan mendapat  beasiswa karena kecerdasannya. Ia tak mampu memanjangkan angannya  terhadap kisah indah pernikahan karena di pikirannya hanya ada kehidupan  sosial serta bagaimana solusi menyelesaikan permasalahan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam  cerita itu, Uchiha Sasuke memiliki rasa cinta terhadap seorang putri  Pak Menteri. Tanpa mengharapkan kehidupan indah, ia hanya memandang dari  jauh, mencintai dalam diam sang gadis. Ia tak ingin memberi angan  indahnya cinta yang terlalu tinggi pada dirinya. Ia menyadarkan dirinya  bahwa banyak permasalahan sosial yang harus diurus dibanding seorang  gadis yang sangat tidak setara dengannya. Ia hanya berharap memiliki  keluarga yang tenteram, tapi kini hanya melihat realita. Ia menyadari  sepenuhnya konsekuensi berumah tangga. Kedewasaan Uchiha Sasuke berusaha  ditampilkan dalam kisah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di akhir cerita, ternyata Pak  Menteri mengizinkan Uchiha menikahi putrinya. Sebuah keajaiban mungkin,  tapi hal itu didahului pengamatan Pak Menteri pada kinerja Sasuke dalam  Departemennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah Cinderella? Bukan sama sekali. Tapi saya  melihat bahwa Uchiha Sasuke mampu memandang pernikahan secara dewasa.  Lembaga pernikahan baginya bukanlah sesuatu hal yang diperjuangkan  dengan cara Romeo-Juliet, apalagi dihadapi berlebihan layaknya  Sampek-Engtay. Uchiha Sasuke memandang pernikahan dalam kehidupannya  hanya berjalan dengan izin keluarga sang perempuan.  Uchiha Sasuke  melihat cinta harus diperjuangkan dengan kedewasaan buila belum terikat  pernikahan, bukan dengan pemanjangan angan dan keindahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya  melihat Uchiha Sasuke sebagai ikhwan yang berusaha dewasa memandang  pernikahan. Tidak seperti fenomena (maaf) Ketika Cinta Bertasbih yang  mewabah di kalangan ikhwan-akhwat—atau sebutsaja pelaku da’wah—di  sekitar saya. Saya melihat fenomena ini dimana seorang lelaki akan  berkata,”ukht, ane ada minat sama anti. Ane akan menikahi anti. Apa anti  bersedia?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang perempuan dengan kondisi psikologinya yang masih  labil tentu merasa banyak hal: melambung, bingung, diajak bicara susah  nyambung. Akhirnya mereka ‘berproses’ dan berinteraksi layaknya  suami-istri. Apa bedanya proses dengan pacaran kalau begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya  pribadi lebih bangga pada sosok Uchiha Sasuke itu daripada pada ikhwan  yang sering nampak memberi perhatian dengan sms, telepon, status,  komentar, dan lain-lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1570117534018592567-6627570618053495047?l=maesaroh-sya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/feeds/6627570618053495047/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/03/kalau-belum-siap-jangan-ajak-dia.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/6627570618053495047'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1570117534018592567/posts/default/6627570618053495047'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://maesaroh-sya.blogspot.com/2011/03/kalau-belum-siap-jangan-ajak-dia.html' title='Kalau Belum Siap, Jangan Ajak Dia'/><author><name>maesaroh</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12584509537253205407</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_8Qd79Lndw3o/TE3Ge39PngI/AAAAAAAAAUc/igHYZVy1tPI/S220/sibe.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1570117534018592567.post-7466456313732158288</id><published>2011-03-06T21:27:00.002+07:00</published><updated>2011-03-16T21:43:06.729+07:00</updated><title type='text'>[insya Allah] Pernikahan May-Nurdin</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh6.googleusercontent.com/-hYtGkjd7GOU/TXOZCOPCCfI/AAAAAAAAAX8/f8-5_hG6Mwk/s1600/Undangan+May+12-30+sd+15.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="187" src="https://lh6.googleusercontent.com/-hYtGkjd7GOU/TXOZCOPCCfI/AAAAAAAAAX8/f8-5_hG6Mwk/s320/Undangan+May+12-30+sd+15.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-U3bnBhVbzyw/TXOZEdPUILI/AAAAAAAAAYA/ii9jLZyyzcc/s1600/Copy+%25282%2529+of+Undangan+May+12-30+sd+15.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://lh5.googleusercontent.com/-U3bnBhVbzyw/TXOZEdPUILI/AAAAAAAAAYA/ii9jLZyyzcc/s320/Copy+%25282%2529+of+Undangan+May+12-30+sd+15.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh4.googleusercontent.com/-uEsEIFYMfzE/TXOZGuDKu2I/AAAAAAAAAYE/_L_QDnZbv9c/s1600/Copy+%25283%2529+of+Undangan+May+12-30+sd+15.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="https://lh4.googleusercontent.com/-uEsEIFYMfzE/TXOZGuDKu2I/AAAAAAAAAYE/_L_QDnZbv9c/s320/Copy+%25283%2529+of+Undangan+May+12-30+sd+15.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://lh3.googleusercontent.com/-XNp2ro1q3aE/TXOZJ-3AIPI/AAAAAAAAAYI/KbgM-q1mtT0/s1600/Copy+of+Undangan+May+12-30+sd+15.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="212" src="https://lh3.googleusercontent.com/-XNp2ro1q3aE/TXOZJ-3AIPI/AAAAAAAAAYI/KbgM-q1mtT0/s320/Copy+of+Undangan+May+12-30+sd+15.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&lt;/span&gt;Bismillahirrahmanirrahim&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Assalamu’alaikum warahmatullahiwabarakatuh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Maha Suci Allah SWT yang telah menciptakan makhlukNya berpasang-pasangan. Ya Allah limpahkanlah berkah dan rahmatMu pada pernikahan &lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;putra dan putri &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;kami:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;b&gt;Maesaroh &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;dengan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;Nurdhianto&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Akad Nikah, insya Allah dilaksanakan pada:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ahad, 27 Maret 2011 (22 Rabiul Akhir 1432)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pukul 10.00 WIB&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;di Musholla Baiturrasyidin&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jl. Mampang Prapatan XV &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jakarta Selatan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Walimatul ‘ursy (resepsi pernikahan) insya Allah dilaksanakan pada:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ahad, 27 Maret 2011 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pukul 12.00.00 s.d. 15.00 WIB&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Bertempat di Aula Musholla Baiturrasyiddin&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jl. Mampang Prapatan XV&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jakarta Selatan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoN
